← Beranda
Lahir Membawa Wibawa! 4 Weton Ini Dipercaya Punya Aura Pemimpin dan Kaya Raya
Lania MonicaSabtu, 12 September 2026 | 04.43 WIB
Ilustrasi weton pembawa kekayaan dan kekuasaan (freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, weton kelahiran kerap dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga peruntungan seseorang. Perhitungannya berasal dari perpaduan hari dalam sepekan dan lima pasaran Jawa, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, serta Kliwon.

Di dalam primbon Jawa, sejumlah weton dipercaya memiliki karakter yang kuat dan wibawa alami. Pemiliknya bahkan digambarkan mempunyai “aura raja”, yaitu pembawaan yang membuatnya mudah mendapatkan kepercayaan, dihormati, serta berpotensi menjadi sosok berpengaruh.

Kepercayaan tersebut tentu merupakan bagian dari tradisi dan budaya, bukan kepastian mengenai masa depan seseorang. Dalam ramalan primbon, keberuntungan juga disebut perlu diimbangi dengan sikap rendah hati, tanggung jawab, dan kemampuan menjaga amanah.

Dikutip dari kanal YouTube Alun Firmansyah, terdapat empat weton yang dipercaya memiliki aura kepemimpinan sekaligus peluang besar dalam urusan rezeki dan kekuasaan.

Baca Juga: Tak Gampang Goyah oleh Cibiran, 6 Weton Ini Dipercaya Punya Masa Depan Gemilang

1. Sabtu Wage

Sabtu Wage digambarkan sebagai pribadi yang memiliki mental kuat dan tidak mudah menyerah. Mereka cenderung mengandalkan kemampuan sendiri ketika menghadapi persoalan dan terus berusaha mencapai tujuan meskipun menemui banyak hambatan.

Dalam kepercayaan primbon, karakter tersebut membuat Sabtu Wage dianggap memiliki potensi untuk memegang tanggung jawab besar. Mereka juga disebut mampu memperoleh rezeki sekaligus pengaruh yang luas apabila ketekunan dan kemampuannya diarahkan dengan baik.

Namun, ada sisi karakter yang perlu dikendalikan. Sifat mudah marah, keras kepala, dan sensitif disebut dapat menjadi penghambat jika tidak dikelola. Karena itu, pemilik weton ini disarankan tetap tenang dan tidak mudah terbawa emosi.

2. Minggu Pon

Mereka yang lahir pada Minggu Pon biasanya digambarkan sebagai pribadi yang tidak terlalu banyak bicara dan lebih nyaman berkonsentrasi pada tujuan sendiri.

Sikap fokus tersebut dipercaya menjadi salah satu kekuatan yang membantu mereka mengejar keberhasilan. Dalam ramalan primbon, Minggu Pon berada dalam naungan yang mendukung pencapaian dan kemenangan sehingga dianggap memiliki peluang untuk menduduki posisi penting atau memiliki pengaruh besar.

Meski demikian, pencapaian tersebut sebaiknya tidak membuat mereka terlena. Sikap rendah hati, amanah, dan kesediaan memperhatikan kepentingan orang lain dipercaya dapat memperkuat wibawa yang dimiliki.

3. Jumat Pon

Jumat Pon memiliki pembawaan yang cenderung tenang. Meskipun tidak selalu tampil menonjol, mereka dikenal memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

Sifat mudah bersimpati dan senang membantu inilah yang dipercaya membuat Jumat Pon mendapatkan rasa hormat dari banyak orang. Dalam tradisi primbon, weton ini juga dikaitkan dengan peluang hidup berkecukupan serta kemampuan mencari penghasilan.

Akan tetapi, kekayaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Jumat Pon disarankan menjaga keseimbangan batin dengan bersyukur, menghindari keserakahan, dan tidak menjadikan materi sebagai tujuan utama.

4. Senin Pahing

Senin Pahing dikenal sebagai weton dengan karakter penuh semangat dan memiliki target hidup yang tinggi. Mereka digambarkan sebagai pekerja keras yang tidak gampang mundur ketika berhadapan dengan kesulitan.

Keuletan tersebut dipercaya menjadi modal untuk mencapai kedudukan dan kondisi finansial yang lebih baik. Dalam ramalan primbon, Senin Pahing juga disebut memiliki peluang besar untuk meraih keberhasilan apabila mampu memaksimalkan kemampuan dan tetap konsisten dalam bekerja.

Agar keberuntungan tetap berjalan seimbang, pemilik weton ini dianjurkan tidak berlebihan dalam menunjukkan pencapaian. Menjaga amanah, rendah hati, dan menghargai orang lain menjadi bagian penting dari karakter seorang pemimpin.

Pada dasarnya, sebutan “aura raja” dalam primbon lebih tepat dipahami sebagai simbol karakter seperti wibawa, keberanian, tanggung jawab, dan kemampuan memimpin. Kekayaan ataupun kekuasaan tetap membutuhkan usaha nyata, keputusan yang bijaksana, serta kemampuan mengelola peluang dalam kehidupan sehari-hari.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho