← Beranda
8 Weton yang Jauh dari Kemiskinan, Selalu Beruntung dalam Hal Materi
Vindi Rayinda AyudyaMinggu, 30 Agustus 2026 | 21.54 WIB
Ilustrasi Weton yang memiliki potensi besar dalam urusan rezeki. (Magnific)

 

 

JawaPos.com - Menurut khazanah Primbon Jawa, ada delapan weton yang dipercaya memiliki jalan rezeki yang kuat dan beruntung dalam hal materi. 

Benarkah demikian, lantas apakah wetonmu termasuk di dalamnya?

Yuk simak, 8 weton yang dipercaya jauh dari kemiskinan dalam tradisi Primbon Jawa. 

Sejumlah weton ini diyakini memiliki karakter yang membuat pemiliknya lebih mudah menemukan jalan rezeki, bangkit dari kesulitan, dan perlahan membangun kehidupan yang semakin mapan.

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton bukan sekadar penanda hari kelahiran. 

Perpaduan hari dan pasaran dipercaya dapat menggambarkan karakter seseorang, termasuk cara menghadapi masalah, mencari penghasilan, membangun hubungan, hingga mengelola peluang yang datang.

Menariknya, weton yang dipercaya memiliki keberuntungan materi karena dikenal gigih, mudah beradaptasi, pandai membaca peluang, memiliki jaringan luas, atau mampu bangkit ketika berada dalam kondisi sulit.

Dikutip dari kanal YouTube Mbah Karbit, inilah delapan weton dengan potensi kuat untuk mengubah keadaan ekonomi menurut kepercayaan Primbon Jawa. 

Lantas, weton apa saja yang dipercaya memiliki keberuntungan dalam hal materi? Berikut ulasannya.

1. Senin Legi

Senin Legi menjadi weton pertama yang dipercaya memiliki kemampuan untuk terus mencari jalan rezeki. 

Dalam pembahasan Primbon Jawa, pemilik weton ini digambarkan sebagai sosok yang tidak mudah menyerah ketika berhadapan dengan kesulitan.

Ketika sebuah rencana gagal, mereka dipercaya tidak langsung menganggap semuanya berakhir. 

Sebaliknya, Senin Legi cenderung mencari alternatif lain yang memungkinkan untuk dilakukan.

Karakter tersebut menjadi salah satu alasan mengapa weton ini dianggap mempunyai peluang untuk memperbaiki kondisi ekonomi. 

Mereka tidak mudah terjebak dalam satu pola apabila cara yang digunakan sudah tidak memberikan hasil.

Dalam sumber yang mengutip pembahasan Bara Raja Cirebon, Senin Legi disebut memiliki kemampuan membaca kesempatan yang berada di sekitarnya. 

Sikap fleksibel tersebut membuatnya relatif mudah beradaptasi ketika kondisi kehidupan berubah.

Jika dikaitkan dengan kehidupan modern, kemampuan beradaptasi memang menjadi aset penting. 

Dunia pekerjaan dan bisnis dapat berubah dengan cepat, sehingga seseorang yang mampu mempelajari keterampilan baru mempunyai kesempatan lebih besar untuk menemukan sumber penghasilan.

Senin Legi juga dapat digambarkan sebagai pribadi yang tidak takut memulai kembali. 

Kegagalan dipandang sebagai pengalaman yang dapat digunakan untuk menyusun strategi baru.

Karena itu, keberuntungan materi yang dikaitkan dengan Senin Legi bukan semata-mata tentang mendapatkan uang secara tiba-tiba. 

Kekuatan utamanya dipercaya berada pada kemampuan bangkit, membaca peluang, dan terus bergerak ketika menghadapi hambatan.

Pesan yang dapat diambil cukup sederhana: ketika satu pintu rezeki tertutup, jangan berhenti mencari jalan lain dengan tetap mempertimbangkan risiko dan kemampuan diri.

2. Rabu Kliwon

Berikutnya terdapat Rabu Kliwon, weton yang dipercaya mempunyai pembawaan berwibawa serta kemampuan membangun kepercayaan. 

Dalam tradisi Primbon Jawa, karakter seperti ini sering dikaitkan dengan peluang memperoleh kemudahan dalam pekerjaan maupun usaha.

Pemilik Rabu Kliwon digambarkan mempunyai daya tarik tersendiri ketika berinteraksi dengan orang lain. 

Mereka dipercaya mampu membuat orang merasa yakin terhadap kemampuan dan perkataannya.

Kepercayaan tersebut dapat menjadi modal penting dalam perjalanan ekonomi. Dalam dunia bisnis, misalnya, hubungan jangka panjang sangat bergantung pada reputasi dan kredibilitas seseorang.

Begitu pula dalam pekerjaan. Orang yang dapat dipercaya biasanya lebih mudah memperoleh tanggung jawab yang lebih besar, kesempatan memimpin, atau rekomendasi dari orang-orang di sekitarnya.

Sejumlah pembahasan mengenai weton yang berpotensi memutus rantai kemiskinan menyebut Rabu Kliwon sebagai salah satu weton yang dipercaya mempunyai kekuatan membangun kepercayaan serta kemampuan mengelola keuangan dan jaringan.

Namun, wibawa saja tidak cukup. Kepercayaan yang diberikan orang lain harus dijaga melalui tindakan yang konsisten.

Jika seseorang mampu menggabungkan kemampuan komunikasi dengan integritas, hubungan yang dibangun dapat berkembang menjadi kesempatan baru. 

Dari sinilah, secara realistis, jaringan sosial dapat membantu membuka pintu pekerjaan, bisnis, maupun kolaborasi.

Dalam perspektif Primbon Jawa, karakter Rabu Kliwon kemudian dikaitkan dengan keberuntungan materi. 

Rezeki dipercaya datang melalui kepercayaan, relasi, dan kemampuan memanfaatkan peluang yang tersedia.

Meski demikian, seseorang tetap perlu berhati-hati ketika mengelola uang atau menerima tawaran kerja sama. Tidak semua peluang merupakan kesempatan yang baik.

Karena itu, keberuntungan Rabu Kliwon sebaiknya dimaknai sebagai dorongan untuk menjaga reputasi, membangun relasi sehat, dan mengambil keputusan finansial berdasarkan pertimbangan matang.

3. Kamis Legi

Kamis Legi juga termasuk weton yang dipercaya mempunyai potensi untuk memperbaiki kondisi ekonomi. 

Salah satu karakter yang sering dikaitkan dengannya adalah kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Dalam perjalanan hidup, keadaan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada masa ketika pekerjaan mengalami hambatan, usaha menurun, atau sumber penghasilan harus berubah.

Pemilik Kamis Legi dipercaya mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri ketika menghadapi situasi tersebut. 

Mereka tidak selalu mempertahankan pola lama apabila sudah terbukti kurang efektif.

Dalam pembahasan mengenai delapan weton yang berpotensi memutus rantai kemiskinan, Kamis Legi digambarkan mampu menjadikan pengalaman sulit sebagai titik awal untuk memperbaiki kehidupannya.

Karakter tersebut sangat relevan apabila diterapkan dalam kehidupan nyata. Kemampuan beradaptasi dapat membuat seseorang lebih siap menghadapi perubahan dunia kerja.

Misalnya, ketika sebuah pekerjaan tidak lagi memberikan peluang berkembang, seseorang dapat mempertimbangkan peningkatan keterampilan, mencari bidang baru, atau membangun usaha sampingan secara terukur.

Namun, adaptasi tidak berarti harus mengambil setiap peluang. Kemampuan memilih menjadi sama pentingnya dengan keberanian berubah.

Kamis Legi dipercaya memiliki keberuntungan materi karena mampu melihat kesulitan bukan sebagai akhir perjalanan. 

Masalah justru dapat menjadi pengalaman yang membentuk kemampuan baru.

Dari sudut pandang yang lebih realistis, filosofi tersebut mengandung pesan bahwa kondisi ekonomi dapat berubah ketika seseorang bersedia mengevaluasi kebiasaan dan memperbaiki strategi.

Karena itu, pemilik Kamis Legi dapat mengambil sisi positif dari ramalan ini dengan terus meningkatkan keterampilan, menjaga fleksibilitas, dan tidak takut memulai kembali ketika keadaan menuntut perubahan.

4. Sabtu Pahing

Sabtu Pahing dipercaya memiliki kekuatan yang berasal dari hubungan sosial dan kemampuan membangun jaringan. 

Dalam pembahasan Primbon Jawa, weton ini disebut mempunyai karakter yang membuatnya mudah mendapatkan dukungan dari lingkungan.

Dalam kehidupan seseorang, jaringan sosial memang dapat menjadi salah satu sumber informasi dan kesempatan. 

Tawaran pekerjaan, peluang bisnis, kerja sama, bahkan ide usaha terkadang muncul melalui orang-orang yang kita kenal.

Pemilik Sabtu Pahing dipercaya mampu menjalin hubungan dengan lingkungan secara baik. 

Ketika menghadapi kesulitan, mereka tidak selalu harus menghadapinya sendirian karena memiliki orang-orang yang dapat menjadi tempat bertukar pikiran atau memberikan dukungan.

Sumber yang membahas delapan weton pemutus rantai kemiskinan menyebut Sabtu Pahing sebagai weton yang kuat dalam hal relasi. 

Dukungan keluarga, teman, maupun rekan kerja dipercaya dapat menjadi kekuatan ketika seseorang sedang berusaha memperbaiki kondisi ekonomi.

Namun, membangun jaringan bukan berarti mendekati orang lain hanya demi mendapatkan keuntungan. 

Hubungan yang kuat justru tumbuh dari rasa saling menghargai dan kesediaan membantu.

Karena itu, pemilik Sabtu Pahing dipercaya akan semakin mudah menemukan kesempatan apabila mampu menjaga hubungan baik dengan lingkungan.

Dari sisi kehidupan nyata, jaringan memang dapat menjadi aset nonmaterial yang sangat berharga. 

Seseorang mungkin mempunyai keterampilan tinggi, tetapi peluangnya dapat semakin luas ketika kemampuan tersebut dikenal oleh lebih banyak orang.

Keberuntungan materi Sabtu Pahing dengan demikian dapat dimaknai sebagai rezeki yang tumbuh melalui hubungan, kepercayaan, dan kemampuan membangun koneksi yang sehat.

Semakin luas jaringan yang berkualitas, semakin banyak pula informasi dan kesempatan yang mungkin terbuka. Namun, semua tetap perlu disaring dengan pertimbangan yang matang.

5. Senin Pon

Selanjutnya ada Senin Pon, weton yang dipercaya mempunyai semangat juang tinggi dalam mengejar kesempatan. 

Pemiliknya digambarkan sebagai sosok yang gigih dan cerdik ketika mencari jalan untuk mendapatkan rezeki.

Karakter tersebut membuat Senin Pon dianggap tidak mudah menyerah ketika menghadapi keadaan yang kurang menguntungkan. 

Mereka cenderung berusaha mencari celah baru daripada hanya menunggu perubahan datang.

Dalam pembahasan yang dikaitkan dengan Bara Raja Cirebon, Senin Pon disebut memiliki semangat juang dan kecerdikan dalam mencari peluang. 

Ketika menemukan kesempatan yang dianggap sesuai, mereka dipercaya mampu mencurahkan energi untuk mengembangkannya.

Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan. Terlalu banyak mengejar peluang secara bersamaan justru dapat membuat tenaga, waktu, dan modal terbagi.

Karena itu, karakter gigih akan menjadi lebih bermanfaat jika disertai fokus. Setelah menemukan peluang yang realistis, seseorang perlu membuat rencana, menghitung risiko, kemudian menjalankannya secara konsisten.

Dalam kehidupan finansial, kemampuan mempertahankan fokus dapat membantu seseorang menghindari keputusan impulsif. 

Tidak semua peluang yang terlihat menguntungkan harus langsung diambil.

Senin Pon dipercaya memiliki keberuntungan materi karena keberaniannya untuk terus bergerak. Mereka tidak mudah menganggap kegagalan sebagai akhir.

Jika dimaknai secara positif, weton ini mengajarkan bahwa kesempatan sering kali membutuhkan keberanian untuk dicoba sekaligus kesabaran untuk dikembangkan.

Dengan demikian, pemilik Senin Pon dapat mengambil pelajaran dari ramalan ini dengan memperkuat kemampuan membaca peluang, menetapkan prioritas, dan tidak mudah menyerah ketika hasil belum sesuai harapan.

6. Jumat Pahing

Jumat Pahing memiliki karakter pekerja keras, jujur, dan penuh tanggung jawab. 

Mereka percaya bahwa kesuksesan tidak diperoleh secara instan, tetapi melalui proses yang panjang.

Dalam pekerjaan, mereka selalu berusaha memberikan hasil terbaik. Dalam usaha, mereka tidak mudah menyerah ketika menghadapi persaingan.

Primbon Jawa menyebut bahwa ketekunan tersebut membuat rezeki Jumat Pahing berkembang secara bertahap. 

Semakin bertambah usia, kondisi ekonomi mereka semakin kuat dan mampu memberikan kehidupan yang nyaman bagi keluarga.

7. Sabtu Wage

Sabtu Wage sering mengalami perjalanan hidup yang penuh tantangan. 

Namun, mereka memiliki mental yang tangguh sehingga tidak mudah menyerah.

Setiap kegagalan justru dijadikan pengalaman untuk memperbaiki langkah berikutnya. 

Mereka juga dikenal mampu belajar dari kesalahan sehingga tidak mengulanginya di masa depan.

Menurut Primbon Jawa, pengalaman hidup tersebut membuat Sabtu Wage semakin matang dalam mengambil keputusan. 

Ketika kesempatan besar datang, mereka mampu memanfaatkannya dengan baik sehingga kondisi finansial berkembang semakin pesat.

8. Minggu Pon

Minggu Pon dikenal memiliki naluri bisnis yang cukup baik. Mereka cepat menangkap perubahan dan mampu melihat peluang yang belum tentu disadari oleh orang lain.

Kemampuan tersebut membuat mereka lebih mudah memperoleh tambahan penghasilan dari berbagai sumber. 

Baik melalui pekerjaan utama, usaha sampingan, maupun investasi, mereka dipercaya mampu mengembangkan potensi yang dimiliki.

Primbon Jawa menyebut bahwa kecerdasan dalam membaca peluang menjadi salah satu alasan mengapa Minggu Pon sering dikaitkan dengan kehidupan yang makmur.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti