← Beranda
Bukan Makin Tua Makin Sulit, 3 Weton Ini Justru Diramal Makin Tajir
Diajeng Gentalia RifaniSabtu, 29 Agustus 2026 | 01.01 WIB
Ilustrasi Kaya raya (Freepik)

JawaPos.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton kelahiran kerap dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, jodoh, hingga peruntungan seseorang. Perhitungan berdasarkan hari dan pasaran kelahiran tersebut masih menjadi bagian dari kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun.

Menariknya, ada sejumlah weton yang dalam tafsir Primbon Jawa dipercaya memiliki pola rezeki yang semakin baik seiring bertambahnya usia. Artinya, masa dewasa hingga usia matang justru dianggap menjadi periode ketika kondisi kehidupan dan finansial mereka semakin mapan.

Meski demikian, ramalan weton merupakan bagian dari budaya dan kepercayaan tradisional sehingga tidak dapat dijadikan kepastian mengenai masa depan seseorang. Kerja keras, kemampuan mengambil keputusan, serta cara mengelola keuangan tetap memiliki peran penting dalam menentukan kesejahteraan.

Dilansir dari kanal YouTube Bara Raja Cirebon, terdapat tiga weton yang disebut memiliki peruntungan menarik karena semakin bertambah usia, rezekinya dipercaya semakin berkembang.

Baca Juga: Rezeki Deras dan Harta Melimpah, Ini 8 Weton yang Dipercaya Memiliki Tibo Gedhong

1. Minggu Pahing

Pemilik weton Minggu Pahing digambarkan sebagai pribadi yang dermawan, cerdas, serta mampu membedakan hal yang dianggap baik dan kurang baik. Mereka juga dikenal memiliki karakter yang cukup tertutup sehingga tidak selalu mudah menceritakan persoalan pribadinya kepada orang lain.

Walaupun cenderung menjaga privasi, Minggu Pahing disebut memiliki wawasan luas dan kemampuan beradaptasi yang baik. Hal tersebut membuat mereka dapat menyesuaikan diri ketika berada di lingkungan maupun situasi yang berbeda.

Weton ini juga dipercaya memiliki beragam kemampuan sehingga dapat menekuni berbagai bidang pekerjaan. Ketekunan dan kemampuan memanfaatkan potensi diri menjadi modal untuk mengejar kesuksesan.

Dalam urusan keuangan, pemilik Minggu Pahing disebut cukup menghargai nilai uang. Mereka cenderung memilih hidup sederhana, berhati-hati dalam mengeluarkan uang, dan mempertimbangkan kebutuhan sebelum melakukan pengeluaran.

Menurut tafsir Primbon Jawa, Minggu Pahing berada di bawah naungan Waseso Segoro, yang sering dikaitkan dengan kelimpahan rezeki dan pengaruh yang luas. Karena itu, weton ini dipercaya mempunyai pola kehidupan yang semakin mapan seiring bertambahnya usia.

2. Rabu Pon

Rabu Pon dikenal sebagai weton yang mempunyai karakter sopan dan mampu membaca keadaan di sekitarnya. Dalam mengambil keputusan, mereka cenderung berhati-hati karena ingin memastikan setiap langkah yang dilakukan memberikan hasil terbaik.

Mereka juga digambarkan sebagai pribadi rajin, tangguh, dan tidak betah berdiam diri tanpa aktivitas. Dalam tafsir tertentu, Rabu Pon berada di bawah naungan Bumi Kapetak, yang dikaitkan dengan sifat pekerja keras serta ketekunan.

Kemampuan berkomunikasi dan bergaul menjadi kelebihan lainnya. Rabu Pon disebut mudah membangun hubungan dengan banyak orang sehingga memiliki jaringan pertemanan dan relasi yang cukup luas.

Di lingkungan kelompok, sosok Rabu Pon kerap digambarkan mampu menciptakan suasana menyenangkan. Jika berada dalam posisi sebagai pemimpin, mereka disebut dapat bersikap tegas sekaligus bijaksana ketika mengambil keputusan.

Karakter tersebut membuat Rabu Pon dipercaya memiliki peluang untuk mencapai posisi yang lebih baik dalam perjalanan hidupnya. Dalam kepercayaan Primbon Jawa, kemapanan mereka bahkan disebut semakin terlihat ketika usia terus bertambah.

3. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon merupakan salah satu weton yang cukup populer dalam pembahasan tradisi dan Primbon Jawa. Pemiliknya sering digambarkan sebagai sosok yang mampu membuat orang lain merasa nyaman dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan.

Mereka juga dikenal pandai berbicara, memiliki jiwa sosial tinggi, serta senang membantu orang lain. Meski demikian, karakter Jumat Kliwon disebut terkadang kurang konsisten dalam mempertahankan pendirian.

Dalam urusan pekerjaan, terdapat tafsir yang menyebut Jumat Kliwon lebih cocok mengembangkan usaha atau bekerja secara mandiri dibandingkan terus berada di bawah kendali orang lain. Kemampuan membangun relasi dan membaca peluang dianggap dapat mendukung langkah mereka dalam berwirausaha.

Jumat Kliwon juga dikaitkan dengan naungan Waseso Segoro, yang dalam kepercayaan tradisional Jawa melambangkan rezeki luas dan keberuntungan. Dengan usaha yang maksimal serta kemauan untuk terus memperbaiki diri, weton ini dipercaya memiliki peluang mencapai kehidupan yang lebih sejahtera.

Karena itu, Jumat Kliwon disebut sebagai salah satu weton yang rezekinya dapat berkembang seiring perjalanan usia. Semakin matang dalam mengambil keputusan dan mengelola kehidupan, semakin besar pula peluang mereka mencapai kemapanan.

Pada akhirnya, tiga weton tersebut dipercaya mempunyai peruntungan yang semakin baik ketika memasuki usia matang. Namun, prediksi tersebut merupakan bagian dari tafsir tradisional Jawa dan bukan jaminan seseorang akan menjadi kaya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho