← Beranda
5 Weton yang Disebut Berlimpah Rezeki di Bulan Agustus, Peluang Datang dari Arah Tak Terduga
Niko SulpriyonoSenin, 17 Agustus 2026 | 06.39 WIB
Ilustrasi digeruduk rezeki (senivpetro/Freepik)

JawaPos.com – Dalam tradisi Jawa, weton kelahiran kerap dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga gambaran mengenai keberuntungan seseorang. Salah satu sumber yang sering menjadi rujukan dalam kepercayaan tersebut adalah Primbon Jawa.

Bulan Agustus pun dipercaya sebagian masyarakat sebagai periode yang membawa peluang baru bagi sejumlah weton. Rezeki yang dimaksud tidak selalu berupa uang secara langsung, tetapi bisa hadir melalui pekerjaan, relasi, kesempatan usaha, maupun pertolongan yang datang pada waktu yang tepat.

Sejumlah ramalan Primbon Jawa bahkan menyebut ada lima weton yang memiliki peluang keberuntungan cukup kuat pada Agustus. 

Lantas, weton apa saja yang masuk dalam daftar tersebut?

Baca Juga: Rezeki Makin Lancar, 12 Weton Ini Diprediksi Beruntung Secara Finansial di Agustus

Dilansir dari kanal YouTube TITEN KEJAWEN, berikut ulasan selengkapnya.

1. Senin Kliwon

Senin Kliwon dipercaya memiliki karakter pekerja keras, penuh perhitungan, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan. Sifat tersebut membuat pemilik weton ini dianggap mampu melihat kesempatan yang mungkin terlewatkan oleh orang lain.

Pada Agustus, peluang rezeki mereka dalam ramalan Primbon Jawa disebut dapat muncul melalui jalur yang tidak direncanakan. Tawaran kerja sama, ide usaha sederhana, atau perkenalan dengan seseorang bahkan bisa berkembang menjadi kesempatan yang bernilai.

Karena itu, pemilik Senin Kliwon disarankan tidak terburu-buru mengabaikan tawaran baru. Bisa jadi kesempatan yang awalnya terlihat kecil justru memberikan manfaat lebih besar di kemudian hari.

2. Jumat Pon

Jumat Pon termasuk weton yang dalam kepercayaan Jawa sering dikaitkan dengan sifat tenang, peka, dan memiliki kepedulian terhadap orang lain.

Dalam ramalan bulan Agustus, keberuntungan mereka dipercaya dapat datang melalui bantuan atau hubungan dengan orang lain. Proyek lama yang kembali ditawarkan, pembayaran yang sempat tertunda, atau dukungan dari relasi bisa menjadi salah satu bentuk peluang yang muncul.

Namun, tetap penting untuk bersikap realistis ketika mendapatkan tawaran finansial. Tidak semua peluang yang terlihat menguntungkan benar-benar aman untuk diambil.

3. Rabu Wage

Rabu Wage dikenal dalam ramalan Primbon sebagai weton yang memiliki kreativitas dan kemampuan beradaptasi cukup baik. Pemiliknya dipercaya tidak mudah kehabisan ide ketika harus mencari jalan keluar dari suatu persoalan.

Memasuki Agustus, kesempatan untuk mengembangkan usaha atau pekerjaan disebut semakin terbuka. Ide yang sebelumnya hanya berada dalam pikiran dapat mulai diwujudkan menjadi aktivitas yang menghasilkan.

Peluang juga dapat muncul melalui kerja sama dengan orang lain. Karena itu, memperluas jaringan dan berani mencoba pendekatan baru bisa menjadi langkah yang menarik bagi pemilik weton Rabu Wage.

4. Sabtu Legi

Sabtu Legi kerap digambarkan sebagai pribadi yang kuat, sabar, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dalam ramalan Primbon Jawa, keberuntungan weton ini tidak selalu datang dalam bentuk uang secara langsung.

Bantuan dari seseorang, kesempatan bertemu orang yang tepat, mendapatkan informasi penting, atau terhindar dari keputusan yang merugikan juga dapat dianggap sebagai bentuk rezeki.

Pada Agustus, pemilik Sabtu Legi dipercaya memiliki peluang untuk membuka jalan baru menuju kondisi yang lebih baik. Namun, peluang tersebut tetap perlu diikuti dengan tindakan nyata agar tidak berhenti sebagai harapan.

5. Selasa Pahing

Selasa Pahing menjadi weton terakhir dalam daftar ini. Dalam kepercayaan Primbon Jawa, pemilik weton tersebut sering dikaitkan dengan karakter berani dan kemampuan menghadapi perubahan.

Keberuntungan mereka pada Agustus dipercaya dapat muncul dari sumber yang sebelumnya tidak diperhitungkan. Relasi lama yang kembali terhubung, kesempatan melalui lingkungan pertemanan, atau aktivitas di dunia digital dapat menjadi pintu menuju peluang baru.

Meski demikian, setiap keputusan tetap perlu dipertimbangkan dengan matang. Jangan hanya mengandalkan firasat ketika menyangkut investasi, pinjaman, atau keputusan keuangan yang memiliki risiko besar.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho