← Beranda
Kelas Atas! 5 Weton Unggulan yang Diangkat Setinggi Langit oleh Kekayaan dan Kehormatan Dimanapun
Irfan FerdiansyahRabu, 12 Agustus 2026 | 01.44 WIB
Ilustrasi weton kelas atas dengan aura bangsawan menyala terang. (freepik)

JawaPos.com - Dalam budaya Jawa, weton bukan sekadar penanggalan lahir, melainkan juga dipercaya sebagai penentu nasib, karakter, jodoh, hingga rezeki seseorang. 

Menurut Primbon Jawa, ada beberapa weton yang dianggap sebagai weton kelas atas, yaitu mereka yang memiliki keberuntungan luar biasa dalam hal kekayaan, kehormatan, dan kemuliaan hidup. 

Orang-orang dengan weton ini dipercaya memiliki aura kepemimpinan, rezeki yang tak putus, serta dihormati di mana pun berada.

Dilansir dari Youtube Ngaos Jawa, terdapat 5 weton unggulan menurut Primbon Jawa yang kehidupannya diangkat setinggi langit karena kekayaan dan kehormatan yang selalu mengikuti.

1. Senin Legi

Jumlah Neptu: 9 (Senin: 4 + Legi: 5)

Orang yang lahir pada weton Senin Legi dipercaya memiliki karisma alami dan keberuntungan finansial yang tinggi. 

Mereka dianugerahi insting bisnis yang kuat, mudah dipercaya orang lain, dan sering mendapat kepercayaan memimpin atau mengatur. 

Dalam Primbon, weton ini termasuk dalam kategori raja rejeki.

Ciri Khas:

Berwibawa dan disegani sejak muda.

Sering mendapat pertolongan dari orang terpandang.

Punya potensi besar menjadi pengusaha sukses atau pejabat penting.

Kehormatan dan kekayaan sering datang beriringan dalam hidup Senin Legi. 

Bahkan dalam masa sulit, mereka selalu bisa bangkit dan mendapat peluang emas yang tak terduga.

2. Rabu Kliwon

Jumlah Neptu: 15 (Rabu: 7 + Kliwon: 8)

Weton Rabu Kliwon dikenal sebagai salah satu weton terkuat dalam spiritual dan wibawa sosial. 

Orang yang lahir di hari ini biasanya memiliki pengaruh besar di lingkungan sekitarnya, bahkan tanpa harus berusaha keras.

Ciri Khas:

Aura pemimpin dan pengayom.

Disegani oleh banyak orang, termasuk mereka yang lebih tua.

Rezeki deras dari jalur tidak terduga.

Menurut Primbon, Rabu Kliwon adalah weton yang sering "diangkat" oleh takdir mulia, di mana kehormatan lebih dulu datang, dan kekayaan pun mengikuti seiring waktu. 

Tak jarang, mereka menjadi tokoh masyarakat atau pemimpin komunitas.

3. Jumat Wage

Jumlah Neptu: 9 (Jumat: 6 + Wage: 3)

Jumat Wage adalah salah satu weton dengan aura spiritual dan finansial yang seimbang. 

Orang yang lahir di hari ini cenderung beruntung secara alamiah—apa yang mereka kerjakan cenderung membuahkan hasil besar, bahkan kadang melebihi ekspektasi.

Ciri Khas:

Ramah, mudah diterima semua kalangan.

Rezeki datang dari relasi yang luas.

Memiliki energi magnetik, sering membuat orang lain nyaman dan ingin membantu.

Dalam Primbon, Jumat Wage termasuk weton yang punya rejeki tanpa henti dan hidup penuh kemuliaan jika mampu menjaga keseimbangan spiritual dan material.

4. Minggu Pon

Jumlah Neptu: 12 (Minggu: 5 + Pon: 7)

Lahir pada Minggu Pon berarti dilimpahi dengan ambisi besar, kecerdasan strategis, dan kharisma alami. 

Weton ini sangat sering diasosiasikan dengan orang sukses secara materi dan dihormati dalam pergaulan.

Ciri Khas:

Penuh inisiatif dan semangat juang.

Visioner dan jeli melihat peluang.

Mampu menaklukkan tantangan besar.

Mereka yang lahir pada Minggu Pon cenderung akan mendapatkan posisi terhormat dalam karier, serta kekayaan yang meningkat drastis ketika berada di usia matang.

5. Kamis Pahing

Jumlah Neptu: 17 (Kamis: 8 + Pahing: 9)

Dengan jumlah neptu yang tinggi, Kamis Pahing termasuk weton istimewa yang jarang dimiliki tapi sangat kuat dalam keberuntungan. 

Mereka yang lahir di hari ini sering disebut sebagai "anak langit"—selalu dinaungi berkah walau tanpa usaha berlebih.

Ciri Khas:

Sangat cerdas dan penuh wibawa.

Dihormati bahkan oleh orang-orang berpengaruh.

Rezeki datang dari reputasi dan nama baik.

Menurut Primbon, Kamis Pahing adalah weton bangsawan spiritual—sering kali dilindungi secara tak kasat mata, hidupnya dinaungi kejayaan, dan jarang mengalami penderitaan besar.

Penutup

Primbon Jawa mengajarkan bahwa weton adalah peta awal dalam kehidupan, bukan takdir mutlak. 

Meski kelima weton di atas dipercaya sebagai weton kelas atas yang hidupnya diangkat setinggi langit oleh kekayaan dan kehormatan, semua itu tetap harus diiringi oleh usaha, doa, dan perilaku baik.

Namun demikian, bagi masyarakat Jawa, mengetahui weton tetap menjadi bagian penting dalam memahami potensi diri dan jalan hidup, serta sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal yang sarat makna.

EDITOR: Hanny Suwindari