← Beranda
7 Weton Sakti Mandraguna: Mereka Mampu Menangkal Energi Negatif, Iri Dengki, hingga Ilmu Hitam, Cek Wetonmu!
Vindi Rayinda AyudyaJumat, 10 Juli 2026 | 17.20 WIB
Ilustrasi Weton Sakti Mandraguna (Freepik)

 

 

JawaPos.com - Dalam tradisi Primbon Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui karakter dan peruntungan seseorang, tetapi juga dipercaya berkaitan dengan kekuatan batin serta energi spiritual yang dimiliki sejak lahir.

Sebagian masyarakat Jawa meyakini bahwa ada beberapa weton yang memiliki aura sangat kuat sehingga mampu menjadi pelindung alami dari berbagai pengaruh negatif.

Kepercayaan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih menjadi bagian dari khazanah budaya Jawa hingga sekarang.

Menurut sejumlah catatan Primbon Jawa, terdapat tujuh weton yang sering disebut sebagai weton sakti mandraguna.

Pemilik weton ini dipercaya memiliki energi spiritual yang lebih dominan dibandingkan weton lainnya. Aura positif yang mereka pancarkan konon mampu menangkal energi negatif, iri dengki, fitnah, hingga berbagai pengaruh buruk yang diyakini berasal dari ilmu hitam atau niat jahat orang lain.

Tak hanya itu, orang-orang dengan weton tersebut juga digambarkan memiliki mental yang kuat, intuisi yang tajam, serta keteguhan hati dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.

Mereka cenderung tidak mudah goyah oleh tekanan, mampu bangkit setelah mengalami kegagalan, dan sering kali memiliki firasat yang cukup akurat ketika menghadapi situasi tertentu.

Dalam pandangan Primbon Jawa, kekuatan ini bukan sekadar perlindungan spiritual, tetapi juga menjadi modal untuk menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan percaya diri.

Meski demikian, penting dipahami bahwa keyakinan mengenai weton dan kekuatan spiritual merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa yang berkembang di tengah masyarakat.

Informasi ini sebaiknya disikapi sebagai warisan budaya dan kearifan lokal, bukan sebagai fakta ilmiah atau kepastian yang dapat dibuktikan secara empiris.

Nilai-nilai seperti berbuat baik, menjaga sikap, memperkuat doa, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama tetap menjadi fondasi utama dalam menjalani kehidupan.

Lantas, weton apa saja yang disebut memiliki aura sakti mandraguna dan dipercaya mampu menangkal energi negatif, iri dengki, hingga pengaruh buruk menurut Primbon Jawa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Dilansir dari kanal Youtube Ngaos Jawa, inilah tujuh weton yang dikenal energi positif paling kuat, mereka mampu menangkal niat buruk, aura iri, maupun pengaruh negatif dari lingkungan sekitar.

1. Weton Jumat Kliwon

Jumat Kliwon sering dianggap sebagai weton dengan lapisan spiritual paling tebal dalam kepercayaan Jawa. 

Jumat dipandang sebagai hari sakral yang sarat nilai keheningan dan doa, sementara Kliwon dikenal sebagai pasaran dengan getaran gaib paling kuat. 

Perpaduan keduanya melahirkan pribadi yang tidak hanya berwibawa, tetapi juga memiliki medan energi yang terasa jelas, bahkan tanpa banyak bicara.

Orang dengan weton Jumat Kliwon kerap memancarkan aura yang membuat suasana di sekitarnya berubah. 

Kehadiran mereka sering terasa “berat” namun menenangkan, seolah membawa batas alami yang tidak mudah dilanggar. 

Inilah sebabnya niat buruk, iri, atau dengki dari orang lain sering kali terpatahkan sebelum benar-benar bekerja. 

Bukan karena perlawanan langsung, melainkan karena energi negatif merasa tidak mendapat ruang.

Perlindungan batin Jumat Kliwon bekerja secara senyap. Mereka jarang sadar bahwa dirinya sedang dilindungi, namun berkali-kali lolos dari situasi berbahaya, konflik besar, atau rencana buruk orang lain. 

Kepekaan batin yang tinggi membuat intuisi mereka berfungsi seperti radar. 

Ada rasa tidak nyaman yang muncul tiba-tiba ketika berada di tempat atau situasi yang salah, mendorong mereka menjauh sebelum masalah terjadi.

Dalam banyak kasus, Jumat Kliwon juga memiliki hubungan batin yang kuat dengan dimensi spiritual dan leluhur. 

Selama mereka menjaga sikap rendah hati dan tidak menyalahgunakan kekuatan batin ini, perlindungan tersebut akan terus menguat seiring bertambahnya usia.

2. Weton Selasa Kliwon

Selasa Kliwon memancarkan aura yang tidak mencolok, namun sangat stabil. 

Mereka bukan tipe yang menakutkan atau mencuri perhatian, tetapi memiliki keteguhan batin yang sulit digeser. 

Ketenangan mereka bukan berasal dari kelemahan, melainkan dari pengendalian diri yang matang.

Energi perlindungan Selasa Kliwon bersumber dari keseimbangan emosi dan pikiran. 

Mereka jarang bereaksi berlebihan terhadap provokasi, sehingga energi negatif tidak menemukan celah untuk menempel. 

Dalam kepercayaan Jawa, emosi yang meledak-ledak sering membuka pintu bagi gangguan batin, dan Selasa Kliwon justru menutup pintu itu dengan sikap kalem.

Masalah memang tetap datang, namun tidak berkembang menjadi kekacauan. 

Konflik yang melibatkan Selasa Kliwon cenderung cepat mereda karena mereka tidak memberi “bahan bakar” bagi energi buruk. 

Bahkan, orang yang berniat menjatuhkan sering kehilangan motivasi karena tidak mendapat reaksi yang diharapkan.

Dalam jangka panjang, weton ini dikenal memiliki daya tahan hidup yang kuat. 

Tekanan batin, fitnah, atau situasi sulit jarang meninggalkan bekas mendalam karena perlindungan mereka bekerja dari dalam, bukan dari luar.

3. Weton Kamis Legi

Kamis Legi dikenal memiliki aura yang lembut, bersih, dan terang. Energi mereka tidak bersifat menyerang atau menekan, melainkan menenangkan. 

Orang lain sering merasa nyaman berada di dekat Kamis Legi, bahkan tanpa alasan yang jelas. Inilah tanda kuatnya getaran positif yang mereka pancarkan.

Perlindungan batin Kamis Legi bekerja melalui harmoni. Energi negatif memang bisa datang, namun sulit bertahan lama karena tidak selaras dengan getaran batin mereka. 

Dalam banyak kasus, konflik justru mereda dengan sendirinya ketika Kamis Legi terlibat, seolah situasi dipaksa kembali ke jalur yang lebih damai.

Selain itu, Kamis Legi sering dikelilingi oleh orang-orang yang tulus. Relasi yang sehat dan penuh niat baik ini bukan kebetulan, melainkan cerminan dari energi yang mereka pancarkan. 

Lingkaran sosial yang positif tersebut menjadi lapisan perlindungan tambahan, baik secara batin maupun nyata.

Dalam perjalanan hidup, Kamis Legi sering terhindar dari masalah besar yang merusak jiwa. 

Bukan karena hidup mereka tanpa ujian, tetapi karena setiap ujian datang dalam bentuk yang masih bisa dihadapi tanpa menguras batin secara berlebihan.

4. Weton Minggu Pon

Minggu Pon memiliki aura yang kuat dan tegas. Karisma mereka terpancar secara alami, membuat orang lain segan bahkan sebelum mengenal lebih jauh. 

Aura ini bukan sekadar soal kepercayaan diri, melainkan kombinasi antara mental baja dan prinsip hidup yang kokoh.

Perlindungan Minggu Pon berasal dari keteguhan batin. Mereka tahu siapa dirinya dan apa yang ingin dijalani, sehingga omongan negatif, iri hati, atau tekanan dari luar jarang memengaruhi arah hidupnya. 

Energi buruk sering “memantul” karena tidak menemukan keraguan di dalam diri mereka.

Dalam kondisi sulit, Minggu Pon cenderung tetap berdiri tegak. Tekanan justru memperkuat mental mereka, bukan meruntuhkannya. 

Aura perlindungan ini bekerja seperti perisai yang menjaga kestabilan jiwa, terutama saat menghadapi pengkhianatan atau persaingan tidak sehat.

Selama Minggu Pon tidak terjebak pada kesombongan, kekuatan batin ini akan menjadi pelindung kuat yang membuat mereka sulit dijatuhkan, baik secara mental maupun energi.

5. Weton Rabu Wage

Rabu Wage dikenal memiliki keseimbangan yang jarang dimiliki weton lain. 

Logika dan perasaan berjalan seiring, menciptakan aura stabil yang sulit ditembus. 

Mereka mampu membaca situasi dengan jernih tanpa terbawa emosi berlebihan.

Perlindungan Rabu Wage berasal dari kejernihan batin. Energi negatif sering kehilangan arah karena tidak menemukan reaksi impulsif. 

Pikiran yang terkontrol membuat mereka mampu memilah mana yang layak dipikirkan dan mana yang harus dilepaskan.

Selain itu, Rabu Wage dikenal memiliki doa batin yang kuat. Niat baik yang konsisten, meski tidak selalu diucapkan, membangun benteng spiritual yang kokoh.

Perlindungan ini berkembang seiring kedewasaan dan kebijaksanaan hidup.

Dalam jangka panjang, weton ini cenderung memiliki kehidupan yang lebih stabil secara batin, meski secara lahiriah tidak selalu mencolok.

6. Weton Sabtu Pahing 

Sabtu Pahing memiliki aura keras, tegas, dan dominan. Energi mereka terasa seperti pagar tinggi yang tidak mudah dilewati. 

Orang dengan niat buruk sering merasa enggan mendekat, bahkan tanpa alasan logis.

Perlindungan Sabtu Pahing bersumber dari prinsip hidup yang jelas dan karakter yang kuat. 

Mereka tidak mudah dikendalikan atau dimanipulasi, baik secara pikiran maupun energi. Ketegasan ini menjadi benteng alami yang sangat efektif.

Dalam kepercayaan Jawa, Sabtu Pahing sering dikaitkan dengan perlindungan leluhur yang kuat. 

Selama mereka menjaga etika, tata krama, dan tidak melanggar nilai hidup, perlindungan ini akan tetap menyertai, bahkan semakin kuat seiring usia.

7. Weton Senin Legi

Senin Legi memancarkan aura lembut yang menenangkan, namun jangan salah menilai. Perlindungan batin mereka bekerja secara konsisten dan tahan lama. 

Energi negatif jarang bertahan karena tidak mendapat ruang untuk berkembang.

Ketulusan hati dan sikap positif terhadap hidup menjadi sumber utama perlindungan Senin Legi. 

Mereka tidak menyimpan dendam berlarut-larut, sehingga batin tetap bersih dan ringan. Energi baik yang dipancarkan menciptakan ruang aman bagi diri sendiri.

 

Weton ini juga dikenal sering mendapat pertolongan tak terduga di saat genting. 

Seolah ada kekuatan yang selalu menjaga langkah mereka tetap berada di jalur aman. 

Hubungan batin dengan energi semesta berjalan selaras, memperkuat perlindungan alami sepanjang hidup.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti