← Beranda
Enam Weton Berkasta Tertinggi! Miliki Aura Kemakmuran yang Meninggi Menurut Primbon Cirebon
Zulfa Putri Hardiyati• Kamis, 20 November 2025 | 17.25 WIB
Weton yang diramalkan akan memiliki rezeki sangat bagus dan menjalani hidup yang serba berkecukupan. (dok: freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, selalu ada keyakinan bahwa kehidupan manusia berjalan seiring dengan denyut energi kosmis yang mengalir sejak hari kelahiran.

Di antara berbagai kombinasi weton yang dikenal masyarakat, terdapat enam weton yang dipercaya memiliki kasta tertinggi—yakni mereka yang hidupnya diarahkan menuju kemakmuran, kejayaan, dan kesejahteraan hingga masa tua.

Aura spiritual mereka disebut lebih terang, lebih stabil, dan lebih kuat dalam menarik rezeki sebagaimana hukum harmoni alam.

Menurut kanal YouTube Primbon Cirebon, keenam weton ini berada dalam naungan cakra-cakra kuat yang melambangkan energi pembangunan, ketekunan, dan kecerdasan batin.

Kombinasi tersebut menghadirkan potensi rezeki yang melimpah dan jalan hidup yang relatif mudah terbuka.

Berikut ulasan lengkapnya dalam narasi yang lebih halus dan mengalir.

1. Selasa Pahing — Kekuatan Tekad yang Membuka Pintu Kekayaan

Selasa Pahing memiliki neptu 12 dan berada dalam naungan Lintang Yuyu. Energi Yuyu melambangkan ketekunan serta kemampuan bertahan di tengah tantangan.

 Mereka dikenal memiliki kemauan keras, rajin bekerja, serta tidak mudah menyerah.

Kombinasi ini menghadirkan rezeki yang mengalir stabil, terlebih ketika mereka mampu mengarahkan semangatnya dengan konsisten.

 Weton ini sering disebut sebagai salah satu simbol kekayaan dalam primbon.

2. Selasa Legi — Rezeki yang Selalu Menemukan Jalannya

Dengan neptu 8, Selasa Legi berada dalam pengaruh Lintang Kuda yang penuh kekuatan gerak dan kelincahan.

 Pemilik weton ini sering dianggap sebagai pribadi yang diberkahi keberlimpahan.

Rezeki mereka kerap datang dari berbagai arah, bahkan pada saat-saat yang tidak terduga. Karakter tekun dan mampu menahan diri membuat weton ini semakin mudah mencapai kemapanan.

3. Rabu Legi — Tata Krama yang Membawa Keberkahan

Neptu 12 dan naungan Lintang Tangis menjadikan Rabu Legi sebagai weton dengan aura kesejukan dan keteduhan.

 Pemiliknya dikenal berbudi pekerti, santun, dan mampu menempatkan diri dengan baik di berbagai lingkungan.

 Rezekinya cenderung stabil dan membawa manfaat untuk keluarga. Karakter halus dan penuh kesabaran menjadikan hidup mereka terasa lebih lapang dan mengalir.

4. Sabtu Pon — Kaya Raya Meski Boros

Sabtu Pon memiliki neptu besar, yaitu 16, dengan naungan Lintang Serengenge. Energi Serengenge melambangkan kekuatan besar dan pancaran daya hidup yang berlimpah.

Meski disebut memiliki kecenderungan gaya hidup boros, weton ini tetap dipercaya akan hidup kaya raya.

 Rezekinya sangat kuat, sehingga apa yang hilang akan kembali melalui jalan lain. Mereka tipe pekerja keras yang selalu menemukan celah peluang.

5. Kamis Kliwon — Sabar, Kukuh, dan Penuh Janji Rezeki

Kamis Kliwon dengan neptu 16 berada di bawah Lintang Naga, simbol kekuatan agung dalam budaya Jawa. Pemilik weton ini dikenal berbudi baik, sabar, menepati janji, dan tahan banting.

Watak tersebut membuat mereka cenderung dipercaya banyak orang sehingga peluang keberuntungan datang lebih mudah. Jika ditekuni dengan sungguh-sungguh, weton ini dapat mencapai kejayaan finansial yang stabil sepanjang hidup.

6. Senin Kliwon — Berwawasan Luas dan Mudah Sukses

Dengan neptu 12 dan naungan Lintang Pedati Puyung, Senin Kliwon digambarkan sebagai pribadi mudah resah namun sangat cerdas dan berpikiran luas.

 Weton ini membawa potensi kesuksesan besar, terutama ketika mereka menemukan jalur hidup yang sesuai dengan wawasan intelektual dan ketajaman intuisi mereka.

Lintang Pedati Puyung melambangkan perjalanan yang penuh hasil, sehingga pemilik weton ini cenderung menutup hidup dalam kemapanan.

Enam weton di atas sering digambarkan sebagai kelompok ber-kasta tertinggi dalam primbon Jawa, karena aura keberuntungan yang menaungi mereka sejak lahir.

Namun sebagaimana selalu ditekankan oleh Primbon Cirebon, seluruh ramalan ini hanyalah panduan spiritual dan tidak sepenuhnya menentukan nasib seseorang. Usaha, doa, niat baik, dan keteguhan hati tetap menjadi kunci utama dalam meraih kesejahteraan hidup.

EDITOR: Hanny Suwindari