← Beranda
7 Weton Bertuah: Rahasia Sabda Dadi yang Dipercaya Ucapannya Jadi Nyata
Niko SulpriyonoJumat, 12 September 2025 | 23.55 WIB
 Ilustrasi bertuah (Freepik)

JawaPos.com - Dalam khazanah budaya Jawa, weton bukan sekadar penanda hari lahir. 

Ia dianggap sebagai cermin dari energi kosmis yang membentuk karakter, jalan hidup, bahkan kekuatan spiritual seseorang. 

Salah satu keyakinan yang paling menarik adalah tentang adanya weton tertentu yang memiliki "sabda dadi" ucapan yang diyakini dapat langsung menjadi kenyataan.

Kekuatan sabda dadi ini bukanlah mitos belaka. Ia tercatat dalam berbagai kisah turun-temurun, di mana restu dari pemilik weton sakti dapat mendatangkan rezeki, sementara amarahnya dapat membawa malapetaka. 

Kepercayaan ini membuat masyarakat Jawa sangat menghormati dan menjaga interaksi dengan para pemilik weton ini.

Artikel ini akan mengupas tuntas 7 weton yang dianggap paling sakti dan berpengaruh yang dirangkum dari kanal YouTube TITEN KEJAWEN pada Jumat (12/09). 

Anda akan memahami mengapa kata-kata mereka dipercaya memiliki daya magis serta bagaimana kearifan lokal ini mengajarkan pentingnya menjaga lisan.

1. Jumat Kliwon: Sang Pemilik Aura Spiritual Kuat

Jumat Kliwon diyakini sebagai salah satu weton paling sakti dalam tradisi Jawa. 

Kombinasi hari Jumat yang penuh berkah dan pasaran Kliwon yang sarat energi gaib menjadikan pemiliknya memiliki aura spiritual yang pekat. 

Tidak jarang, orang yang lahir di Jumat Kliwon disegani, bahkan dianggap memiliki pengaruh kuat dalam lingkungannya.

Kepercayaan ini muncul karena kata-kata mereka dianggap bergetar hingga ke dimensi gaib. 

Doa, restu, maupun ucapan baik dari mereka dipercaya membawa keberkahan. 

Sebaliknya, kemarahan atau ucapan buruk bisa berujung pada kesialan yang sulit dihindari.

Banyak kisah turun-temurun menceritakan tentang orang Jumat Kliwon yang ucapannya benar-benar terjadi, baik dalam bentuk firasat maupun sabda yang langsung terwujud. 

Karena itulah, masyarakat biasanya sangat berhati-hati dalam berinteraksi dengan mereka.

Selain itu, pemilik weton Jumat Kliwon biasanya memiliki intuisi yang tajam. 

Mereka mampu merasakan tanda-tanda dari alam dan memiliki kecenderungan mendalami hal-hal spiritual. 

Inilah yang membuat ucapan mereka semakin dipercaya sebagai bagian dari “sabda dadi.”

2. Selasa Wage: Sosok Tegas dengan Ucapan Bergetar

Selasa Wage adalah weton yang dikenal dengan karakter tegas, jujur, dan apa adanya. 

Pemilik weton ini biasanya tidak suka berbasa-basi. Setiap perkataan mereka lugas, jelas, dan sering kali langsung menyentuh inti permasalahan.

Kata-kata mereka diibaratkan seperti palu godam sekali diucapkan, dampaknya terasa nyata. 

Oleh karena itu, orang Selasa Wage sering dipercaya menjadi penasihat atau pemimpin kecil di lingkungannya. 

Ucapan mereka mampu memotivasi sekaligus memperingatkan dengan efektif.

Namun, ada sisi yang harus diwaspadai. Ketika mereka marah atau merasa dikhianati, ucapan buruk yang keluar dari mulutnya diyakini bisa berubah menjadi kutukan yang sulit dihindari. 

Inilah yang membuat orang sekitar selalu berhati-hati menjaga hubungan dengan pemilik weton ini.

Meski begitu, sabda mereka sering digunakan untuk hal baik. 

Banyak orang yang justru mencari nasihat dari Selasa Wage, karena kejujuran dan ketegasan mereka sering kali menjadi penentu jalan keluar dari masalah yang rumit.

3. Rabu Pon: Penjaga Keseimbangan dan Harmoni

Rabu Pon dikenal sebagai weton yang penuh keseimbangan. Pemilik weton ini biasanya tenang, sabar, dan mampu menempatkan diri di berbagai situasi. 

Mereka sering menjadi penengah ketika terjadi perselisihan, karena ucapannya mampu meredakan emosi.

Ucapan orang Rabu Pon tidak hanya sekadar kata-kata, melainkan dipercaya membawa energi harmonis yang selaras dengan alam. 

Karena itu, restu dari mereka sering kali dianggap membawa ketentraman batin dan keberuntungan bagi orang yang menerimanya.

Dalam cerita masyarakat Jawa, banyak orang yang percaya bahwa peringatan dari Rabu Pon jarang meleset. 

Ketika mereka mengatakan sesuatu akan terjadi, biasanya hal itu benar-benar terwujud. 

Hal ini semakin memperkuat keyakinan tentang sabda dadi pada weton ini.

Di sisi lain, karakter mereka yang lembut membuat kata-kata yang diucapkan cenderung menenangkan. 

Sabda dari Rabu Pon lebih sering digunakan untuk memberi nasihat, menjaga kedamaian, dan mempererat hubungan antar manusia.

4. Kamis Legi: Pembawa Rezeki dan Keberuntungan

Kamis Legi sering dianggap sebagai weton yang manis dan penuh berkah. Kombinasi hari Kamis yang melambangkan kebijaksanaan dan pasaran Legi yang bermakna “manis” menciptakan pribadi yang ramah, ringan tangan, dan penuh pesona.

Ucapan pemilik Kamis Legi diyakini dapat membuka jalan rezeki. Banyak orang yang sengaja meminta restu mereka sebelum memulai usaha, menikah, atau mengadakan hajatan penting. 

Restu ini dipercaya mampu mempermudah urusan dan mendatangkan keberuntungan.

Masyarakat Jawa juga meyakini bahwa orang Kamis Legi memiliki sabda yang penuh energi positif. 

Perkataan baik mereka mampu memotivasi orang lain, sekaligus menjadi doa yang membawa hasil nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, penting diingat bahwa ucapan mereka tetap memiliki kekuatan dua sisi. 

Jika mereka mengucapkan sesuatu yang buruk karena tersinggung, maka efeknya juga diyakini bisa merugikan pihak lain.

5. Minggu Pahing: Pemimpin dengan Sabda Berwibawa

Minggu Pahing dikenal sebagai weton para pemimpin. Pemiliknya biasanya berkarisma, tegas, dan mampu menggerakkan orang lain dengan sabdanya. 

Mereka memiliki wibawa alami yang membuat kata-katanya dihormati dan sering kali diikuti banyak orang.

Ucapan Minggu Pahing dianggap seperti titah raja sulit untuk dibantah. 

Karena itu, mereka sering menjadi figur penting dalam lingkungannya, baik secara formal maupun informal. 

Sabda mereka dipercaya mampu memberi semangat besar atau bahkan mengubah arah kehidupan seseorang.

Namun, sisi kepemimpinan ini juga membawa konsekuensi. Amarah orang Minggu Pahing sangat berbahaya, karena sabda buruk mereka bisa dianggap sebagai kutukan yang akan membawa kesialan. 

Hal ini membuat mereka dituntut bijak dalam menjaga ucapan. Meskipun demikian, jika digunakan dengan bijak, kata-kata Minggu Pahing mampu menjadi sumber kekuatan besar. 

Banyak kisah yang menceritakan bagaimana doa atau restu mereka membawa kejayaan bagi orang yang mendapatkannya.

6. Senin Kliwon: Penjaga Firasat dan Perlindungan Gaib

Senin Kliwon memiliki aura spiritual yang halus namun kuat. Pemilik weton ini dikenal memiliki firasat tajam, bahkan bisa merasakan sesuatu sebelum terjadi. 

Inilah yang membuat ucapan mereka sering dianggap sebagai pesan dari alam. Kata-kata orang Senin Kliwon jarang dianggap main-main. 

Banyak masyarakat yang memperhatikan nasihat atau peringatan mereka, karena sering kali terbukti benar. 

Hal ini memperkuat keyakinan bahwa ucapan mereka termasuk dalam kategori sabda dadi.

Selain itu, mereka juga dipercaya sebagai pelindung dari bahaya. Ucapan doa atau restu dari Senin Kliwon sering dianggap sebagai tameng gaib yang menjaga orang lain dari marabahaya atau kesialan.

Karakter mereka yang cenderung lembut membuat sabda mereka lebih sering digunakan untuk kebaikan. 

Namun, tetap saja ada sisi berbahaya jika mereka sampai mengeluarkan ucapan dengan nada marah atau penuh kekecewaan.

7. Sabtu Pon: Penutup dengan Kekuatan Pamungkas

Sabtu Pon disebut sebagai weton pamungkas dalam daftar ini. Pemiliknya biasanya memiliki karakter yang tenang, bijaksana, dan penuh wibawa. 

Kata-kata mereka sederhana, tetapi dampaknya sangat kuat dan sulit diabaikan. Ucapan orang Sabtu Pon sering kali menjadi penentu dalam suatu peristiwa. 

Mereka dianggap sebagai sosok yang mampu memberikan titik akhir atau keputusan terakhir dalam sebuah masalah. 

Sabda mereka dipercaya memiliki energi pamungkas yang membawa kepastian.

Dalam tradisi Jawa, restu dari Sabtu Pon diyakini membawa berkah besar, baik dalam urusan rezeki, kesehatan, maupun hubungan. 

Sebaliknya, jika mereka murka dan mengeluarkan kata-kata negatif, akibatnya bisa berlangsung panjang dan sulit ditolak.

Karena itu, masyarakat selalu menjaga hubungan baik dengan pemilik weton ini. 

Sabda Sabtu Pon dihormati bukan hanya karena dipercaya sakti, tetapi juga karena mereka biasanya bijak dalam menggunakannya.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti