JawaPos.com - Kapal bukan pilihan transportasi yang mudah ditemukan setiap hari di rute Surabaya-Bali.
Rute dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Benoa, Bali, dilayani oleh kapal Pelni dengan jadwal terbatas.
Salah satu pilihan yang tersedia adalah KM Awu, dengan tarif sekitar Rp 253 ribu dan waktu tempuh perjalanan laut sekitar 26-28 jam.
Bagi calon penumpang yang ingin pergi ke Bali dengan biaya lebih hemat, kapal laut memang menarik untuk dipertimbangkan.
Baca Juga: 7 Pilihan Kereta Rute Yogyakarta-Kertosono Lengkap dengan Jadwal dan Harga Tiket
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Jadwal kapal Surabaya-Bali tidak seramai rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Karena itu, sebelum membeli tiket, calon penumpang perlu mengetahui jadwal keberangkatan, tarif, lama perjalanan, pilihan kapal, serta alternatif jalur darat yang bisa menjadi pilihan jika jadwal kapal tidak sesuai.
Jadwal Kapal Surabaya-Bali
Salah satu kapal Pelni yang dapat digunakan untuk perjalanan dari Surabaya menuju Bali adalah KM Awu.
Berdasarkan jadwal yang tersedia, keberangkatan terdekat kapal ini dari Surabaya menuju Bali tercatat pada 19 September, 3 Oktober dan 17 Oktober.
Tarif tiket KM Awu untuk rute tersebut sekitar Rp 253 ribu per penumpang.
Jadwal ini menunjukkan bahwa kapal Surabaya-Bali bukan layanan penyeberangan reguler yang tersedia setiap hari.
Baca Juga: 36 Rute Lion Group ke Jatim Batal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau, Cek Daftarnya
Keberangkatan juga dapat berubah mengikuti pola operasi dan rute kapal, sehingga penumpang sebaiknya memastikan kembali jadwal sebelum melakukan perjalanan.
Pilihan Kapal Pelni dari Surabaya ke Bali
Selain KM Awu, terdapat sejumlah kapal Pelni yang dapat menjadi pilihan untuk perjalanan menuju Bali, tergantung jadwal dan rute operasi masing-masing kapal.
Berikut daftar Kapal Pelni di rute Surabaya-Bali:
1. KM Awu
KM Awu merupakan kapal penumpang Pelni yang melayani sejumlah rute antarpulau dan dapat singgah di Pelabuhan Benoa, Bali.
Untuk jadwal yang tersedia dalam periode ini, KM Awu menjadi salah satu opsi bagi penumpang yang ingin berangkat dari Surabaya langsung menuju Bali melalui jalur laut.
Baca Juga: Pilihan Bus Medan-Aceh dan Padang-Aceh, Lengkap dengan Rute, Waktu Tempuh, dan Kisaran Harga
2. KM Leuser
KM Leuser juga menjadi salah satu kapal Pelni yang dapat digunakan untuk perjalanan menuju Bali ketika jadwal dan rutenya mencakup Pelabuhan Benoa.
Kapal ini memiliki kapasitas sekitar 1.000 penumpang sehingga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan transportasi laut.
3. KM Binaiya
Pilihan lainnya adalah KM Binaiya. Kapal Pelni ini juga dapat melayani rute yang transit di Pelabuhan Benoa, meski keberangkatannya tidak tersedia setiap hari.
Karena jadwal kapal Pelni mengikuti jaringan pelayaran antarpulau, calon penumpang perlu melihat jadwal berdasarkan tanggal perjalanan yang diinginkan.
Berapa Lama Perjalanan Kapal Surabaya-Bali?
Perjalanan langsung dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Pelabuhan Benoa Bali membutuhkan waktu cukup panjang.
Baca Juga: Pilihan Travel Shuttle Bogor-Sukabumi, Cek Rute dan Layanannya Sebelum Berangkat
Secara umum, perjalanan dapat memakan waktu sekitar 26-28 jam, tergantung kondisi pelayaran, cuaca, serta kemungkinan kapal singgah di pelabuhan lain.
Waktu tempuh tersebut jauh lebih lama dibandingkan pesawat. Namun, bagi penumpang yang tidak terburu-buru dan ingin mendapatkan pengalaman perjalanan laut antarpulau, kapal tetap bisa menjadi pilihan menarik.
Kenapa Kapal Surabaya-Bali Jarang Dipilih?
Meski tersedia, rute kapal langsung Surabaya-Bali relatif jarang menjadi pilihan utama wisatawan.
Ada beberapa alasan yang membuat masyarakat lebih sering memilih jalur darat atau pesawat.
1. Waktu tempuh lebih panjang
Perbedaan waktu perjalanan menjadi pertimbangan terbesar. Kapal langsung Surabaya-Bali membutuhkan sekitar 26-28 jam.
Baca Juga: LRT Jakarta Rute Manggarai-Velodrome Mulai Beroperasi Terbatas Hari Ini
Sementara itu, perjalanan melalui jalur darat Surabaya-Banyuwangi dan dilanjutkan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk umumnya dapat ditempuh dalam kisaran 10-14 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan waktu tunggu.
Jika menggunakan pesawat, penerbangan Surabaya-Denpasar hanya membutuhkan sekitar satu jam di udara.
Artinya, kapal lebih cocok bagi penumpang yang tidak mengejar waktu dan memang memilih perjalanan laut sebagai bagian dari pengalaman perjalanan.
2. Jadwal kapal terbatas
Tidak seperti penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang memiliki frekuensi jauh lebih tinggi, tidak tersedia kapal ferry reguler harian yang menghubungkan Surabaya langsung dengan Bali.
Kapal yang melayani atau singgah di rute tersebut merupakan bagian dari jaringan pelayaran jarak jauh Pelni.
Baca Juga: Atasi Penumpukan, Pelindo Tambah Armada Kapal Rute Tanjung Wangi-Lombok
Akibatnya, jadwal keberangkatan bisa terpaut cukup lama, bahkan sekitar dua minggu atau lebih tergantung kapal dan periode pelayaran.
Kondisi ini membuat kapal kurang fleksibel bagi wisatawan yang ingin menentukan tanggal perjalanan secara bebas.
3. Jalur Ketapang-Gilimanuk lebih praktis
Bagi masyarakat yang tetap ingin menggunakan jalur laut tetapi membutuhkan waktu lebih singkat, perjalanan melalui Banyuwangi menjadi pilihan yang lebih populer.
Dari Surabaya, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, kemudian menyeberang menggunakan kapal ferry menuju Pelabuhan Gilimanuk di Bali.
Waktu pelayaran Ketapang-Gilimanuk hanya sekitar satu jam. Setelah tiba di Gilimanuk, perjalanan dapat dilanjutkan menuju berbagai wilayah di Bali.
Baca Juga: Naik Bus dari Semarang ke Kendal? Ini Rute, Tarif, dan Waktu Tempuh yang Perlu Diketahui
Rute ini juga lebih fleksibel karena dapat digunakan oleh penumpang kendaraan pribadi maupun pengguna bus dan angkutan umum.
Selain itu, pesawat menjadi pilihan lain bagi masyarakat yang mengutamakan kecepatan.
Penerbangan Surabaya-Denpasar memiliki waktu tempuh sekitar satu jam, bahkan kerap kurang dari itu.
Meskipun harga tiket pesawat dapat lebih mahal dibandingkan kapal, perbedaan waktu perjalanan sangat signifikan.
Dalam beberapa kondisi, harga tiket pesawat kelas ekonomi dapat berada di kisaran Rp 1,3 juta-Rp 1,9 juta, tergantung maskapai, tanggal keberangkatan, waktu pemesanan, dan ketersediaan kursi.
Baca Juga: Henan Kenalkan 5 Rute Wisata Khusus untuk Turis Indonesia, Ada Destinasi Kung Fu hingga Kuliner
Karena itu, kapal lebih menarik bagi penumpang yang menjadikan tarif murah sebagai prioritas, sedangkan pesawat lebih sesuai bagi mereka yang membutuhkan perjalanan cepat.
Meski demikian, kapal Surabaya-Bali tetap menjadi alternatif menarik, terutama bagi pelancong yang ingin menikmati perjalanan laut dan tidak mengejar waktu.
Namun, karena jadwalnya terbatas dan durasinya panjang, jalur darat melalui Ketapang-Gilimanuk atau pesawat biasanya lebih praktis untuk wisatawan yang mengutamakan fleksibilitas dan kecepatan.