JawaPos.com – Wisatawan bisa mengeksplorasi lokasi wisata dengan cara yang berbeda melalui pengalaman, yang melibatkan kekayaan budaya, alam liar, dan kota.
Harus diakui lanskap alam dan kekayaan budaya hingga perkotaan bisa menawarkan perspektif baru dalam setiap perjalanan. Pengalaman menyatu dengan alam hingga merasakan tradisi setempat tak hanya memanjakan panca indera tapi juga pikiran dan hati.
Seperti disuguhkan Anantara Hotels & Resort dalam 25 tahun perjalanannya. Hotel dan resort ini memiliki pendekatan yang unik agar wisatawan bisa menikmati waktu santainya. Dengan pemilihan lokasi yang berbeda di setiap negara, Anantara mengajak wisatawan untuk ‘berbaur’ lebih dalam pada wisata lokal.
Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Seseorang Sebenarnya Tidak Ditakdirkan untuk Hidup di Kota Besar Menurut Psikologi
Kota Dalam Interpretasi Baru
Dalam menikamati perkotaan, wisatawan memang ditawarkan pada sudut padang berbeda. Bukan tentang kota yang sibuk, tapi mengubah pengalaman wisata menjadi momen yang lebih santai dan penuh makna.
Misalnya ketika di Anantara Palazzo Naiadi Rome Hotel. Wisatawan bia menikmati kota Roma melalui ritme Sungai Tiber yang lebih tenang. Di sini, perjalanan dengan perahu pribadi menggantikan hiruk-pikuk tur kota pada umumnya.
Menyusuri aliran sungai, fasad bangunan bersejarah dan sudut-sudut tersembunyi kota perlahan terlihat, menghadirkan perspektif yang lebih reflektif terhadap Roma. Pengalaman ini ditutup dengan aperitivoistimewa di teras panoramik yang menyuguhkan pemandangan Kota Abadi.
Lalu, di balik kemegahan Anantara New York Palace Budapest Hotel, terdapat kekayaan budaya Hungaria melalui tradisi di lingkungan sekitarnya. Perjalanan menuju desa Tard memperlihatkan seni sulam folk-artMatyó, yang dijaga dan dipraktikkan oleh pengrajin lokal dari generasi ke generasi.
Para tamu dapat mengambil bagian dalam workshop kerajinan tangan yang dijalankan oleh keluarga, dilanjutkan dengan kunjungan ke gereja lokal dan menikmati masakan rumahan gulyas di siang hari, ditemani alunan lagu tradisional yang menandai pertemuan dan perayaan musiman.
Menikmati Alam Dari Sudut Pandang Berbeda
Lebih dari menikmati pemandangan, destinasi alam bisa memberikan pengalaman yang lebih mendalam. Ketika mengunjungi Anantara Ubud Bali Resort, fokus perjalanan bergeser dari pantai-pantai Bali yang telah terkenal menuju kawasan pedalaman. Desa-desa, hutan, dan lahan pertanian menawarkan pemandangan Bali yang lebih beragam.
Perjalanan dengan mini jeep terbuka melintasi persawahan hingga ke permukiman bersejarah Taro, salah satu komunitas Hindu tertua di Bali, berlangsung secara bertahap dengan pendampingan Naturalist resor. Perjumpaan dengan satwa liar di Hutan Alas Taro, termasuk kerbau putih yang disakralkan, serta kunjungan ke kawasan konservasi kunang-kunang, mengungkap sisi Bali yang lebih tenang dan berakar pada ekologi serta tradisi.
Pengalaman alam berbeda pun bisa dirasakan ketika berkunjung ke Anantara Desaru Coast Resort & Villasdi Malaysia. Suasana destinasi ini pun berubah sepenuhnya. Menyusuri hutan bakau mengungkap ekosistem yang berbeda setelah matahari terbenam, ketika kunang-kunang berkumpul dan memancarkan kerlip cahaya di sepanjang tepian sungai.
Didampingi Naturalist resor, perjalanan ini dilengkapi dengan piknik gourmet yang disajikan di atas perahu. Pengalaman ini mengedepankan ketenangan, memberikan kesempatan untuk benar-benar menikmati lingkungan sekitar.
Sementara itu, di The Royal Livingstone Victoria Falls Zambia Hotel by Anantara, keindahan Air Terjun Victoria dapat dinikmati melalui sebuah perjalanan yang menghadirkan beragam sudut pandang. Pengalaman dimulai dari udara melalui perjalanan helikopter selama 22 menit, yang menawarkan panorama luas air terjun yang menggelegar serta ngarai di sekitarnya.
Selanjutnya, perjalanan berlanjut ke Sungai Zambezi, dengan perahu pribadi yang membawa tamu menuju sebuah pulau terpencil. Di sana, suasana yang telah ditata secara khusus memungkinkan tamu menikmati energi dan keindahan alam dengan ritme yang lebih tenang.
Budaya Dalam Perspektif Baru
Destinasi budaya bisa dieksplorasi melalui keterlibatan langsung dan karya kerajinan. Ini menghadirkan hubungan yang lebih mendalam dengan warisan, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat.
Misalnya ketika berkunjung ke Anantara Jewel Bagh Jaipur Hotel, kisah Rajasthan dapat ditemukan di desa-desa tempat kerajinan tradisional masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Para wisatawan diperkenalkan kepada para pengrajin di Manpura yang membuat karpet dengan teknik simpul tangan, membentuk gerabah, serta membuat gelang lak.
Setiap interaksi memperlihatkan praktik kerajinan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Pengalaman ini dihadirkan melalui interaksi secara langsung, mulai dari berjalan menyusuri gang-gang bersejarah peninggalan Rajput hingga mencicipi cita rasa khas Rajasthan yang disiapkan oleh keluarga setempat, membawa warisan budaya tersebut lebih dekat melalui pengalaman langsung.
Sedangkan di Anantara Angkor Resort, kisah Kamboja dihadirkan melalui simbolisme dan ritual yang berpusat pada bunga teratai. Perjalanan dimulai di Angkor Wat, Siem Reap, tempat motif teratai terukir pada batu, sebelum berlanjut ke perkebunan teratai saat senja.
Di sana, para wisatawan dapat memanen teratai dan mengolah serat dari batangnya menjadi benang sutra. Perjalanan ditutup dengan menikmati sajian multi-hidangan yang terinspirasi dari tradisi Kerajaan, di mana setiap elemen pengalaman mencerminkan makna budaya bunga teratai bagi masyarakat Kamboja.
Anantara Mina Ras Al Khaimah Resort menyoroti warisan penyelaman mutiara di kawasan ini melalui kunjungan ke Suwaidi Pearl Farm. Pengalaman ini menelusuri sejarah budidaya mutiara dan perannya dalam membentuk perkembangan emirat, sekaligus memperkenalkan teknik-teknik tradisional yang masih dipraktikkan hingga saat ini.
Didampingi para ahli, para wisatawan dapat menyaksikan prosesnya, mulai dari tiram hingga menjadi mutiara siap pakai, dan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kerajinan yang telah mengakar di kehidupan masyarakat pesisir.