JawaPos.com - Bagi kamu yang ingin bepergian dari Bandung ke Tasikmalaya tanpa harus repot membawa kendaraan sendiri, layanan travel bisa menjadi pilihan praktis. Sejumlah operator menyediakan keberangkatan dari beberapa titik di Bandung dengan tarif mulai Rp 120 ribu, sementara waktu perjalanan umumnya berkisar 3–4,5 jam tergantung kondisi lalu lintas.
Rute Bandung-Tasikmalaya cukup sering digunakan untuk perjalanan wisata, bisnis, maupun mengunjungi keluarga. Selain menawarkan pilihan keberangkatan dari pagi hingga malam, beberapa travel juga menyediakan layanan yang memudahkan penumpang menuju lokasi tujuan di Tasikmalaya.
Namun, sebelum memesan tiket, penting untuk memperhatikan titik jemput, jadwal keberangkatan, tarif, serta karakteristik jalur yang akan dilewati.
Baca Juga: Sambut Liga Inggris 2026/2027, Mikel Arteta: Saya Lebih Semangat, Saya Lebih Lapar!
Pilihan Travel Bandung-Tasikmalaya
Berikut beberapa layanan travel yang bisa menjadi pertimbangan untuk perjalanan dari Bandung menuju Tasikmalaya.
1. Aragon Shuttle
Aragon Shuttle menjadi salah satu pilihan bagi penumpang yang mencari tarif perjalanan relatif terjangkau. Harga tiketnya sekitar Rp 120 ribu untuk perjalanan dari Bandung menuju kawasan Indihiang, Tasikmalaya.
Titik keberangkatannya berada di Pasteur, sehingga dapat menjadi pilihan bagi penumpang yang berada di sekitar Bandung bagian utara maupun akses masuk kota.
Jadwal keberangkatan tersedia pada 04.00 WIB, 07.00 WIB, 10.00 WIB dan 20.00 WIB.
Dengan pilihan jadwal tersebut, penumpang bisa menyesuaikan keberangkatan dengan kebutuhan perjalanan, baik untuk berangkat pagi maupun melakukan perjalanan pada malam hari.
2. City Trans Utama
City Trans Utama menawarkan perjalanan Bandung-Tasikmalaya dengan tarif sekitar Rp 200 ribu.
Salah satu keunggulannya adalah pilihan titik keberangkatan yang cukup beragam. Penumpang dapat memilih naik dari Pasteur, Cileunyi, Buahbatu, atau Dipatiukur.
Jadwal perjalanan tersedia mulai pagi hingga malam hari. Pilihan titik jemput ini dapat membantu penumpang menghemat waktu menuju lokasi keberangkatan karena tidak harus datang ke satu terminal atau pool tertentu. Tujuan perjalanan diarahkan menuju Kota Tasikmalaya.
3. Pelangi Travel
Bagi penumpang yang mengutamakan kemudahan sampai ke lokasi tujuan, Pelangi Travel menawarkan sistem jemput door to door.
Tarif perjalanan berada di kisaran Rp 200 ribu. Dengan konsep tersebut, layanan ini bisa menjadi alternatif bagi penumpang yang tidak ingin berpindah kendaraan setelah tiba di Tasikmalaya.
Layanan door to door juga menarik bagi penumpang yang membawa barang cukup banyak atau bepergian bersama keluarga. Tujuan yang dilayani mencakup berbagai kawasan di Tasikmalaya.
4. Urban Travel
Pilihan lainnya adalah Urban Travel dengan tarif sekitar Rp 120 ribu. Travel ini menyediakan sejumlah titik keberangkatan di Bandung, yakni Cimahi, Pasteur, Dipatiukur, dan Buahbatu.
Jadwal keberangkatan tersedia mulai pagi hingga malam hari.
Dengan tarif yang relatif terjangkau dan pilihan titik jemput yang tersebar, Urban Travel dapat dipertimbangkan oleh penumpang yang ingin mencari alternatif perjalanan Bandung-Tasikmalaya.
Berapa Jarak Bandung ke Tasikmalaya?
Jarak Bandung ke Tasikmalaya berada di kisaran 95 hingga 113 kilometer, tergantung rute dan titik awal maupun tujuan yang digunakan.
Jika menggunakan kendaraan darat seperti mobil, motor, atau bus, waktu perjalanan normal berkisar 3 hingga 4,5 jam. Durasi tersebut bukan angka pasti karena sangat dipengaruhi kondisi lalu lintas, terutama di jalur selatan Jawa Barat.
Sementara itu, perjalanan menggunakan kereta api dapat berlangsung sekitar 2 hingga 3 jam, tergantung layanan kereta dan jadwal yang dipilih.
Bagi pengguna travel, estimasi perjalanan darat perlu diperhitungkan dengan lebih fleksibel karena jalur Bandung-Tasikmalaya melewati sejumlah kawasan yang memiliki kontur berbukit dan titik rawan kepadatan.
Jalur Bandung-Tasikmalaya Melewati Tanjakan dan Kelokan
Perjalanan darat dari Bandung menuju Tasikmalaya bukan sekadar perjalanan antarkota. Jalurnya melewati kawasan pegunungan dengan kombinasi tanjakan, turunan, kelokan, dan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan.
Dari Bandung, perjalanan umumnya bergerak menuju Cileunyi, kemudian melewati kawasan Nagreg, Limbangan, dan Malangbong sebelum menuju Lingkar Gentong, Ciawi, dan akhirnya masuk ke Tasikmalaya.
Karakter medan tersebut membuat waktu tempuh bisa berubah cukup signifikan, terutama ketika lalu lintas sedang padat.
Lingkar Gentong menjadi salah satu bagian perjalanan yang perlu diperhatikan karena terdapat tanjakan dan turunan yang cukup menantang. Pada periode tertentu, seperti akhir pekan, musim liburan, atau arus mudik dan balik, kepadatan lalu lintas juga dapat meningkat.
Meski memiliki medan yang menantang, jalur Bandung-Tasikmalaya juga menawarkan pemandangan khas kawasan pegunungan Jawa Barat.
Perjalanan melewati Nagreg hingga kawasan Tasikmalaya menyuguhkan panorama perbukitan, lembah, dan hamparan pepohonan. Karena itu, perjalanan darat dengan travel bisa menjadi pengalaman tersendiri, terutama bagi penumpang yang tidak sedang terburu-buru.
Namun, keindahan pemandangan sebaiknya tidak membuat penumpang mengabaikan kondisi perjalanan. Jalur yang berkelok dan memiliki perubahan elevasi membuat perjalanan tetap membutuhkan perhatian terhadap kondisi kendaraan serta lalu lintas.
Penumpang tidak perlu terlalu khawatir jika membutuhkan tempat untuk beristirahat atau membeli kebutuhan selama perjalanan.
Di sepanjang jalur utama Bandung-Tasikmalaya cukup mudah ditemukan SPBU, rumah makan, warung, serta sejumlah tempat istirahat.
Fasilitas tersebut menjadi penting terutama ketika perjalanan berlangsung lebih lama akibat kemacetan. Penumpang yang membawa anak-anak, lansia, atau memiliki kebutuhan tertentu juga sebaiknya memperhitungkan waktu istirahat ketika memilih perjalanan darat.