JawaPos.com - Terbang ke luar negeri kini tidak selalu berarti harus rela kehilangan koneksi internet selama berjam-jam. Vietjet menyiapkan WiFi berkecepatan tinggi gratis di dalam pesawat melalui teknologi Starlink.
Bagi wisatawan, koneksi internet di udara bukan cuma soal mengisi waktu dengan menonton video.
Akses tersebut bisa digunakan untuk berkirim pesan, menghubungi keluarga, menyelesaikan pekerjaan, mencari informasi perjalanan hingga mengakses berbagai layanan digital sebelum pesawat mendarat.
Baca Juga: Jakarta ke Kebumen Naik Kereta, Ini Pilihan KA, Tarif, dan Jadwalnya
Layanan ini akan diterapkan secara bertahap pada penerbangan domestik dan internasional Vietjet.
Pada tahap awal, Starlink akan dipasang di 120 pesawat yang terdiri dari 100 Airbus A321 dan Boeing 737 serta 20 Airbus A330.
Selama ini, perjalanan menggunakan pesawat memang menjadi salah satu momen ketika aktivitas digital penumpang terputus.
Baca Juga: Pilihan Wisata Dekat Jakarta hingga Singapura, Empat Destinasi dengan Karakter Berbeda
Begitu pesawat berada di ketinggian jelajah, jaringan seluler dari darat tidak lagi dapat digunakan seperti biasa.
Situasi tersebut cukup terasa dalam penerbangan lintas negara yang membutuhkan waktu beberapa jam.
Wisatawan yang ingin menghubungi keluarga, mengirim pesan kepada teman perjalanan atau mengecek informasi terkait tujuan harus menunggu sampai pesawat kembali mendarat atau menggunakan fasilitas koneksi yang tersedia di pesawat.
Dengan WiFi berkecepatan tinggi, waktu di udara dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas.
Penumpang bisa tetap berkomunikasi, membuka konten online, bekerja atau menikmati hiburan streaming selama perjalanan.
Bagi sebagian wisatawan, perubahan ini mungkin terlihat sederhana.
Baca Juga: Layanan Premium di Lounge Bandara Semakin Diminati Wisatawan Indonesia
Namun, ketika penerbangan berlangsung cukup lama, keberadaan koneksi internet dapat membuat waktu perjalanan terasa berbeda.
Berguna bagi wisatawan Indonesia yang terbang ke Vietnam
Konektivitas tersebut juga memiliki relevansi bagi wisatawan Indonesia.
Vietjet mengoperasikan penerbangan yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan sejumlah kota di Vietnam, termasuk Hanoi dan Ho Chi Minh City.
Baca Juga: Hotel Tateyama di Alpen Jepang Tutup setelah 54 Tahun, Nasib Bangunannya Belum Diputuskan
Dalam perjalanan menuju negara tujuan, wisatawan tetap membutuhkan akses terhadap berbagai informasi.
Mulai dari komunikasi dengan keluarga, koordinasi dengan teman perjalanan, hingga mengecek detail transportasi atau akomodasi setibanya di Vietnam.
Dengan internet di pesawat, kebutuhan tersebut tidak harus menunggu sampai pesawat menyentuh landasan.
Baca Juga: Driver Tempuh Rute Tidak Sesuai Aplikasi, 9 Langkah Ini Bisa Cegah Penumpang Jadi Korban Kejahatan
Meski demikian, pemasangan Starlink dilakukan secara bertahap. Artinya, keberadaan layanan tersebut tidak otomatis berarti seluruh penerbangan Vietjet langsung memiliki WiFi.
Penumpang tetap perlu mengetahui apakah pesawat yang digunakan sudah mendapatkan fasilitas konektivitas tersebut.
Perlu diketahui juga, salah satu aspek yang membedakan koneksi satelit dengan jaringan seluler biasa adalah kemampuannya menyediakan akses ketika pesawat berada jauh dari daratan.
Starlink menggunakan jaringan satelit orbit rendah yang dirancang memberikan koneksi berkecepatan tinggi dengan latensi rendah.
Baca Juga: Takut Naik Transportasi Online Malam Hari? Berikut 6 Tips Agar Terhindar dari Kejahatan
Layanannya juga memiliki cakupan di atas lautan, wilayah kutub dan area terpencil.
Kemampuan tersebut penting untuk penerbangan internasional karena sebagian perjalanan pesawat berlangsung jauh dari jaringan telekomunikasi darat.
Dengan teknologi ini, koneksi internet tidak lagi sepenuhnya bergantung pada keberadaan menara seluler di bawah jalur penerbangan.
Baca Juga: Berlayar saat Libur Lebaran 2027, Kapal StarCruises Sediakan Rute Jakarta-Singapura
Dr. Nguyen Thi Phuong Thao, Chairwoman Vietjet mengatakan, dengan Starlink, waktu di udara tidak lagi berarti waktu tanpa koneksi.
Penumpang akan dapat tetap terhubung sepanjang perjalanan, baik untuk bekerja, menikmati hiburan, maupun tetap berkomunikasi dengan keluarga dan teman.
"Hal ini mencerminkan komitmen jangka panjang Vietjet terhadap inovasi serta ambisi kami untuk membawa teknologi terdepan lebih dekat kepada lebih banyak orang," jelas dia melalui keterangannya.
Baca Juga: Dari Danau Toba hingga Bali, Pengemudi Menemukan Cerita Indonesia
Dengan kata lain, waktu penerbangan tidak lagi harus menjadi jeda total dari aktivitas digital.
120 Pesawat Menjadi Tahap Awal
Vietjet menyebut Starlink akan dipasang pada 120 pesawat dalam tahap awal.
Rinciannya mencakup 100 pesawat Airbus A321 dan Boeing 737 serta 20 pesawat Airbus A330.
Maskapai tersebut juga berencana memasukkan konektivitas internet berkecepatan tinggi dalam pengiriman pesawat pada masa mendatang.
Baca Juga: Tiket Kereta Wisata Nusantara Explorer Belum Dijual, Ini yang Perlu Diketahui Soal Tarif dan Jadwal
Langkah ini secara bertahap akan memperluas akses internet di jaringan penerbangan domestik dan internasional.
Layanan internet tersebut nantinya diberikan secara gratis bagi penumpang.
Tim Hughes, Senior Vice President of Global Business and Government Affairs SpaceX mengatakan, pengenalan Starlink di Vietjet akan melanjutkan layanan cepat dan andal yang telah menghubungkan rumah dan bisnis di darat di Vietnam.
Baca Juga: Dari The Langham hingga Amanjiwo, Daftar 47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk 'Michelin Keys 2026'
"Kami sangat antusias untuk menghadirkan pengalaman konektivitas bagi Vietjet dan para pelanggannya, menjadikan setiap perjalanan lebih baik, lebih lancar, dan jauh lebih menyenangkan," kata Tim.
Perubahan ini menunjukkan bagaimana kebutuhan penumpang pesawat ikut berubah.
Internet yang dulu lebih banyak dianggap sebagai fasilitas tambahan kini semakin berkaitan dengan aktivitas perjalanan sehari-hari.
Baca Juga: Ada Kuil untuk Boneka di Kyoto, Pemilik Bisa Berdoa dan Mengucapkan Terima Kasih
Bagi wisatawan, koneksi tersebut dapat mengurangi masa ketika mereka benar-benar terputus dari dunia luar.
Perjalanan beberapa jam di udara bisa digunakan untuk berkomunikasi, bekerja atau sekadar mencari hiburan.