← Beranda
Cara Naik KRL dari Jakarta ke Rangkasbitung, Transit di Tanah Abang
Rian AlfiantoSelasa, 15 September 2026 | 00.50 WIB
Stasiun Bogor resmi operasikan rangkaian KRL SF12 mulai 15 Juli 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Bagi warga Jakarta yang ingin bepergian ke Rangkasbitung menggunakan transportasi umum, KRL Commuter Line bisa menjadi pilihan praktis dan relatif terjangkau.

Rute menuju Rangkasbitung berpusat di Stasiun Tanah Abang, dari sini penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan KRL jalur hijau (Green Line) hingga Stasiun Rangkasbitung.

Perjalanan dari Tanah Abang menuju Rangkasbitung memerlukan waktu sekitar 90–110 menit, dengan tarif perjalanan sekitar Rp 8.000.

Baca Juga: Mau ke Pekanbaru dari Medan? Ini 5 Bus yang Bisa Dipilih, Termurah Rp 275 Ribu

Karena tidak semua wilayah Jakarta memiliki kereta langsung ke Rangkasbitung, penumpang perlu menyesuaikan rute dan melakukan transit menuju Tanah Abang terlebih dahulu.

Berikut panduan cara naik KRL ke Rangkasbitung dari sejumlah wilayah Jakarta yang bisa menjadi acuan sebelum berangkat.

1. Dari Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan

Penumpang yang berangkat dari kawasan Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan, termasuk sekitar Sudirman dan Manggarai, dapat mengarahkan perjalanan terlebih dahulu ke Stasiun Tanah Abang.

Baca Juga: 7 Bus Wonosobo-Jakarta, Mana yang Paling Nyaman? Harga Tiket Mulai Rp 155 Ribu

Salah satu pilihannya adalah naik KRL dari Stasiun Manggarai menuju Tanah Abang.

Penumpang dari kawasan Sudirman juga dapat memanfaatkan Stasiun Sudirman, kemudian menyesuaikan perjalanan menuju Tanah Abang.

Setibanya di Tanah Abang, perjalanan dilanjutkan dengan berpindah ke KRL yang menuju Rangkasbitung.

Pastikan memperhatikan informasi tujuan kereta di papan keberangkatan karena rangkaian pada lintasan tersebut juga dapat melayani tujuan seperti Parung Panjang atau Serpong.

2. Dari Jakarta Timur dan kawasan Bekasi

Bagi penumpang yang tinggal di Jakarta Timur atau datang dari arah Bekasi, perjalanan menuju Rangkasbitung membutuhkan transit sebelum mencapai Tanah Abang.

Penumpang dari arah Bekasi atau Jatinegara dapat menggunakan KRL menuju kawasan transit seperti Stasiun Manggarai.

Baca Juga: Bus Bandung-Yogyakarta: 4 Pilihan untuk Hemat, Fleksibel hingga Nyaman

Dari sana, perjalanan diteruskan menuju Tanah Abang.

Setelah tiba di Tanah Abang, penumpang harus kembali berpindah peron untuk melanjutkan perjalanan menggunakan KRL menuju Rangkasbitung.

Rute ini memang membutuhkan perpindahan kereta, tetapi tetap menjadi salah satu pilihan transportasi umum yang praktis bagi penumpang dari sisi timur Jakarta.

Baca Juga: Pilihan Travel Shuttle Bogor-Sukabumi, Cek Rute dan Layanannya Sebelum Berangkat

3. Dari Jakarta Kota

Penumpang yang memulai perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota juga bisa menuju Rangkasbitung dengan mengandalkan jaringan KRL dan melakukan transit.

Perjalanan dapat diarahkan melalui jalur menuju kawasan Kampung Bandan, Duri, atau Manggarai, kemudian dilanjutkan menuju Stasiun Tanah Abang.

Alternatif lainnya adalah menuju Stasiun Duri, lalu menggunakan KRL menuju Tanah Abang.

Baca Juga: Kapal DLU Surabaya-Lombok September 2026: Jadwal, Tarif, dan Panduannya Supaya Nyaman 18 Jam di Laut

Dari Tanah Abang, perjalanan terakhir menuju Rangkasbitung dilakukan dengan KRL jalur hijau.

Karena terdapat beberapa kemungkinan jalur transit, penumpang sebaiknya memeriksa tujuan kereta saat berada di stasiun agar tidak salah memilih rangkaian.

4. Kenapa Tanah Abang menjadi titik penting?

Stasiun Tanah Abang menjadi titik penting dalam perjalanan Jakarta-Rangkasbitung karena penumpang dari berbagai arah Jakarta dapat mengakses kereta menuju kawasan Banten dari stasiun ini.

Bagi yang belum terbiasa menggunakan KRL, bagian yang perlu diperhatikan justru bukan hanya perjalanan dari Jakarta menuju Tanah Abang, tetapi saat berpindah kereta di Tanah Abang.

Baca Juga: Naik Bus dari Semarang ke Kendal? Ini Rute, Tarif, dan Waktu Tempuh yang Perlu Diketahui

Pastikan melihat papan informasi tujuan dan posisi peron sebelum berpindah.

Jangan hanya mengandalkan perkiraan berdasarkan arah datangnya kereta, karena posisi peron dan layanan kereta dapat berubah mengikuti operasional perjalanan.

5. Siapkan kartu pembayaran sebelum berangkat

Untuk menggunakan layanan KRL, penumpang dapat menyiapkan Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik seperti e-money yang masih aktif.

Baca Juga: 7 Kereta Api Murah Jakarta-Tegal, Tarif Mulai Rp180 Ribu dengan Pemandangan Pantura

Sebaiknya pastikan saldo mencukupi sebelum memasuki stasiun.

Sebagai langkah aman, penumpang dapat menyiapkan saldo minimal sekitar Rp 15.000 sehingga tidak perlu repot melakukan pengisian ulang ketika hendak berangkat.

Selain saldo, pastikan kartu dapat digunakan dan tidak mengalami kendala saat tap in maupun tap out.

Baca Juga: Rayakan 39 Tahun Identitas Eurasia dengan Kampanye "Global Vision, Local Heart"

6. Perhatikan perjalanan saat transit di Tanah Abang

Transit menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Rangkasbitung.

Setelah turun dari kereta yang membawa penumpang ke Tanah Abang, jangan terburu-buru mengikuti arus penumpang.

Cari papan informasi perjalanan dan pastikan kereta yang dipilih mengarah ke Rangkasbitung.

Jika tersedia informasi tujuan lain dalam satu koridor, periksa kembali tujuan akhir rangkaian sebelum naik.

Baca Juga: Maskot Penguin Suica Pensiun, JR East Siapkan 3 Kandidat Pengganti

Langkah sederhana ini dapat menghindarkan penumpang dari perjalanan yang justru berlawanan arah atau harus turun dan transit kembali di stasiun berikutnya.

Sebagai informasi juga, waktu perjalanan KRL menuju Rangkasbitung dari Tanah Abang berada di kisaran 90–110 menit.

Namun, bagi penumpang yang berangkat dari wilayah Jakarta lainnya, waktu perjalanan total tentu lebih panjang karena harus menuju Tanah Abang dan melakukan transit.

Baca Juga: HUT ke-270 Jogja, Pemkot Siapkan 7 Events Unggulan dari Malioboro Run hingga SarkemFest

Karena itu, jika memiliki jadwal lanjutan di Rangkasbitung, sebaiknya jangan membuat waktu keberangkatan terlalu mepet.

Berikan ruang waktu untuk perpindahan kereta, antrean di stasiun, maupun kondisi operasional yang dapat memengaruhi perjalanan.

Dengan begitu, perjalanan Jakarta-Rangkasbitung menggunakan KRL dapat dilakukan lebih nyaman tanpa harus terburu-buru ketika berpindah kereta.

Baca Juga: Henan Kenalkan 5 Rute Wisata Khusus untuk Turis Indonesia, Ada Destinasi Kung Fu hingga Kuliner

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah