JawaPos.com - Fenomena embun beku atau embun upas kembali menjadi daya tarik utama Dataran Tinggi Dieng setiap musim kemarau. Saat suhu udara turun hingga di bawah 0 derajat Celsius, hamparan rumput dan tanaman berubah menjadi kristal es yang menciptakan pemandangan bak negeri musim dingin.
Momen langka di Dataran Tinggi Dieng ini umumnya terjadi pada Juni hingga September. Waktu terbaik untuk menyaksikan embun beku itu sebelum pukul 06.00 WIB.
Jika berencana berburu embun beku di Dieng, ada sejumlah destinasi yang wajib masuk daftar kunjungan karena menawarkan panorama terbaik. Berikut 10 tempat wisata di Dieng yang paling direkomendasikan saat musim embun upas.
1. Kompleks Candi Arjuna
Kompleks Candi Arjuna menjadi lokasi paling ikonik untuk menikmati embun upas. Saat pagi hari, hamparan rumput di sekitar kompleks candi biasanya tertutup lapisan kristal es tipis yang berpadu dengan bangunan candi bersejarah, menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik.
2. Bukit Sikunir
Bukit Sikunir terkenal sebagai salah satu lokasi terbaik menikmati matahari terbit di Indonesia. Ketika musim dingin tiba, kawasan sekitar Telaga Cebong di kaki bukit kerap diselimuti embun beku sehingga panorama sunrise menjadi semakin memukau.
3. Gunung Prau
Bagi pencinta pendakian, Gunung Prau menawarkan pengalaman berbeda saat musim kemarau. Sabana di puncak gunung sering dipenuhi kristal es pada pagi hari, berpadu dengan panorama lautan awan dan deretan pegunungan yang membentang.
Baca Juga: InJourney: Kerja Sama Konservasi Prambanan dengan India Buka Peluang Kenaikan Kunjungan Wisatawan
4. Kawah Sikidang
Kawah Sikidang menghadirkan sensasi unik karena wisatawan dapat merasakan kontras antara hawa dingin khas Dieng dengan semburan uap panas dari kawah aktif. Lokasi ini juga menjadi salah satu destinasi favorit karena tiketnya terintegrasi dengan Kompleks Candi Arjuna.
5. Batu Pandang Ratapan Angin
Dari Batu Pandang Ratapan Angin, wisatawan dapat menikmati panorama Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian. Saat pagi hari, kabut tebal yang menyelimuti kawasan membuat lanskap terlihat semakin dramatis.
6. Telaga Warna
Telaga Warna merupakan ikon wisata Dieng yang terkenal karena airnya dapat memantulkan beragam warna akibat kandungan mineral alami. Ketika suhu sangat rendah, area di sekitar telaga juga tampak lebih eksotis dengan embun beku yang menghiasi pepohonan dan rerumputan.
7. Batu Angkruk
Batu Angkruk menawarkan gardu pandang dan dek kaca yang menghadap langsung ke pegunungan. Tempat ini menjadi favorit wisatawan untuk menikmati golden sunrise sambil merasakan udara dingin khas Dieng.
8. Pintu Langit Sky View
Pintu Langit Sky View menghadirkan panorama "negeri di atas awan" yang memanjakan mata. Menikmati secangkir minuman hangat sambil menyaksikan matahari terbit menjadi pengalaman yang banyak diburu wisatawan.
9. Bukit Sidengkeng
Bukit Sidengkeng berada di kawasan konservasi alam dan menawarkan sudut pandang terbaik untuk menikmati keindahan Telaga Warna secara menyeluruh. Latar pepohonan pinus dan kabut pagi membuat suasana terasa semakin menenangkan.
Baca Juga: 7 Bus Solo-Denpasar yang Banyak Dicari Penumpang, Tarif Mulai Rp 340 Ribuan dengan Fasilitas Lengkap
10. Curug Sikarim
Curug Sikarim menjadi pilihan menarik bagi pencinta wisata alam. Air terjun ini biasanya dikunjungi menggunakan layanan Jeep Tour Dieng karena jalurnya menantang. Perjalanan yang menembus kabut pagi memberikan pengalaman berbeda selama musim dingin.
Kapan Waktu Terbaik Melihat Embun Upas di Dieng?
Fenomena embun beku di Dieng biasanya muncul pada puncak musim kemarau, yakni Juni hingga September. Peluang melihat embun es paling besar terjadi sebelum pukul 06.00 WIB, ketika suhu udara dapat turun hingga di bawah titik beku.
Karena suhu sangat dingin, wisatawan disarankan mengenakan jaket tebal, sarung tangan, kupluk, serta datang sejak dini hari agar tidak melewatkan momen terbentuknya embun upas yang hanya bertahan dalam waktu singkat setelah matahari terbit.
Baca Juga: 10 Kereta Api Jakarta-Purwokerto yang Nyaman, Cek Jadwal Keberangkatan dan Pilihan Terbaiknya