JawaPos.com - Vietnam kian menjadi destinasi favorit wisatawan Asia Tenggara, termasuk dari Indonesia. Kombinasi kota bersejarah, kuliner khas, hingga pantai tropis membuat negara ini menawarkan pengalaman liburan yang lengkap, mulai dari iruk pikuk Hanoi hingga suasana santai di Phu Quoc.
Di tengah meningkatnya minat wisata tersebut, akses menuju berbagai kota di Vietnam kini semakin terbuka lebar. Maskapai Vietjet Air juga mengumumkan menambah kapasitas penerbangan selama periode libur panjang, yang bisa dimanfaatkan wisatawan untuk merencanakan perjalanan lebih fleksibel.
Selama 25 April hingga 5 Mei 2026, Vietjet mengoperasikan hampir 3.800 penerbangan domestik, termasuk sekitar 500 penerbangan tambahan. Total kapasitas mencapai 832.000 kursi, naik sekitar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penambahan ini bertepatan dengan musim liburan besar di Vietnam seperti Hari Reunifikasi dan Hari Buruh, yang dikenal sebagai salah satu periode perjalanan tersibuk setelah Tet.
Baca Juga: ITS Ubah Sawit Jadi Bensin Ramah Lingkungan, Begini Cara Kerjanya
Bagi wisatawan, kondisi ini membuka beberapa keuntungan seperti pilihan jadwal penerbangan lebih banyak, peluang mendapatkan tiket dengan harga lebih kompetitif dan akses lebih mudah ke berbagai destinasi dalam satu perjalanan.
Wisatawan Indonesia kini memiliki opsi penerbangan langsung ke Vietnam melalui Jakarta dan Bali menuju Ho Chi Minh City dan Hanoi. Selain itu, rute baru Jakarta–Da Nang yang akan beroperasi mulai Juni 2026 juga memperluas akses ke kawasan Vietnam tengah.
Dengan konektivitas ini, pelancong bisa lebih leluasa menyusun itinerary lintas kota, misalnya dari kota metropolitan ke destinasi pantai atau kota bersejarah.
Destinasi Populer yang Wajib Masuk Itinerary
Peningkatan frekuensi penerbangan difokuskan pada kota-kota wisata utama seperti Da Nang, Nha Trang dan Hue,
Kota-kota ini menawarkan kombinasi wisata alam, budaya, dan kuliner yang menjadi daya tarik utama Vietnam.
Selain destinasi populer, wisatawan juga bisa mengeksplorasi tempat-tempat yang mulai naik daun seperti Hoi An (dekat Da Nang), Kota tua dengan lampion khas dan suasana romantis di malam hari, Ba Na Hills, Golden Bridge dan ikon wisata modern dengan pemandangan pegunungan yang dramatis.
Di Quy Nhon, pantai yang relatif lebih tenang, cocok untuk mencari suasana berbeda. Sementara di Hue, Kota bersejarah dengan kompleks istana peninggalan kekaisaran Vietnam.
Destinasi ini kini semakin mudah dijangkau berkat peningkatan frekuensi penerbangan domestik.
Baca Juga: Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Asia Tenggara, PLN IP Benchmarking dengan EVN dari Vietnam
Agar perjalanan tetap nyaman di tengah lonjakan wisatawan, calon wisatawan bisa memesan tiket lebih awal meski kursi bertambah. Lalu manfaatkan check-in online untuk efisiensi waktu dan susun itinerary lintas kota untuk pengalaman lebih kaya.
Dengan tambahan kapasitas penerbangan dan semakin luasnya konektivitas, momen libur panjang ini menjadi peluang ideal bagi wisatawan Indonesia untuk menjelajahi Vietnam, baik destinasi populer maupun hidden gem yang belum terlalu ramai.