JawaPos.com - Malang memiliki destinasi sejarah yang dapat membawa pengunjungnya bernostalgia sekaligus mempelajari sejarah yang ada. Destinasi sejarah tidak hanya untuk sarana belajar, melainkan juga dapat sarana rekreasi.
Berikut merupakan destinasi sejarah yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur. Pastinya cocok buat pengunjung yang ingin mempelajari sejarah dan wawasan umum.
Apa saja? Simak penjelasan selengkapnya!
Baca Juga: 4 Rekomendasi Destinasi Wisata Sejarah Kota Surabaya, Tempat Rekreasi Sekaligus Menambah Pengetahuan
Museum Brawijaya
Dilansir dari akun tiktok @singosaribolumalang, Museum Brawijaya dibangun pada tahun 1962 oleh Brigjen TNI (Purn) Soerachman. Terdapat koleksi peninggalan sejarah, seperti senjata perang, seragam, dan mobil zaman dulu.
Museum ini terletak di Jl. Besar Ijen No. 25, Gading kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Museum ini dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB dengan harga tiket masuk museum ini sebesar Rp10.000.
Tomboan Ngawonggo
Dilansir dari akun tiktok @budalrek, Tomboan Ngawonggo merupakan salah satu destinasi wisata sejarah, budaya, dan kuliner yang terletak di Dusun Nanasan, Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.
Tempat wisata ini memiliki konsep desa kecil di tengah hutan. Wisatawan dapat menikmati destinasi ini sambil minum minuman khas Tomboan. Selain itu, wisatawan dapat melihat situs petirtaan yang berupa pemandian suci dengan ornamen relief dan arca.
Museum Mpu Purwa
Dilansir dari akun tiktok @sibukamayy, museum ini terletak di Perumahan Griya Santa, Jl. Soekarno Hatta No. 210 Blok B, Mojolangu, Lowokwaru, Malang. Museum ini mudah diakses dan harga tiket masuknya gratis.
Museum ini menyuguhkan beberapa area, seperti area topeng khas daerah Malang, area sejarah museum, dan area media interaktif bagi pengunjung. Museum ini memiliki dua lantai yang masing-masing menyuguhkan koleksi budaya dan sejarah.