← Beranda
Viral Video Jemaah Haji Embarkasi Makassar Ditelantarkan, Ini Faktanya
Sabik Aji Taufan• Jumat, 9 Juni 2023 | 19.15 WIB
Viral potongan video yang dinarasikan terjadi penelantaran jemaah haji kelompok terbang (kloter) 14 Embarkasi Makassar (UPG 14). Kasi Layanan Akomodasi Daker Madinah, Ali Machzumi membantahnya.
JawaPos.com - Viral potongan video yang dinarasikan terjadi penelantaran jemaah haji kelompok terbang (kloter) 14 Embarkasi Makassar (UPG 14). Kasi Layanan Akomodasi Daker Madinah, Ali Machzumi membantahnya. Menurutnya, jemaah UPG 14 sempat pindah penginapan, dan malah lebih dekat dengan Masjid Nabawi.
 
Potongan video yang viral, kata Ali, adalah suasana saat proses pemindahan jemaah dari hotel asal ke hotel berikutnya. "Sebenarnya ini masalah sudah selesai. Di awal hanya ada miss komunikasi. Pihak majmuah memindahkan jemaah ke hotel yang lebih dekat dengan Masjid Nabawi," kata Ali Machzumi, Jumat (9/6).
 
"Jadi mereka dipindahkan ke hotel yang lebih dekat dengan masjid Nabawi. Sama sekali bukan ditelantarkan. Jemaah haji asal Kabupaten Luwu Utara sekarang sudah berada di hotelnya,” sambungnya.
 
Baca Juga: Pacific Dihabisi dengan Fast Break
 
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Iqbal Ismail. Dia menjelaskan bahwa potongan video yang menyebut jemaah Luwu Utara telantar itu tidak benar.
 
"Bukan ditelantarkan tetapi dipindahkan ke hotel yang jauh lebih bagus dan dekat dengan Masjid Nabawi. Kemudian teman-teman rombongannya yang lain panik dikira diusir justru diberi hotel yang lebih dekat karena banyak lansia yang di kloter itu," sebutnya.
 
Ketua Kloter 14 Luwu Utara, Ahwan melalui rekaman video juga ikut meluruskan informasi yang berkembang. Dia mengatakan hal itu terjadi saat perpindahan hotel yang sebenarnya telah disepakati sebelumnya.
 
Baca Juga: Dalam Kondisi Mabuk, Pratu J Tikam Pengamen Dangdut Dorong sampai Tewas
 
"Jadi pindah hotel ini dilakukan karena agar jemaah lebih dekat dengan Masjid Nabawi. Jarak hotel yang diberikan itu justru berjarak 50 meter saja dari masjid dan ini sangat strategis dan membantu kita, hanya yang terlihat di video itu proses perpindahannya jadi bukan telantar. Itu sama sekali tidak benar," tegasnya.
 
EDITOR: Bintang Pradewo