JawaPos.com - Pemerintah Jepang menyetujui revisi rencana Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) untuk memproduksi cip berteknologi 3 nanometer di pabrik keduanya di Prefektur Kumamoto. Proyek tersebut diperkirakan menelan investasi USD 10,8 miliar atau sekitar Rp 193,72 triliun.
Dilansir dari Kyodo, Sabtu (17/10), Kementerian Perindustrian Jepang menyatakan persetujuan tersebut diberikan pada Jumat (16/10). TSMC sebelumnya berencana memproduksi tiga jenis cip dengan teknologi proses mulai 6 hingga 40 nanometer di pabrik tersebut.
Ketua sekaligus CEO TSMC C.C. Wei mengatakan perusahaan mengubah rencana produksi itu saat bertemu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Februari lalu.
Investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai JPY 1,70 triliun. Dari jumlah itu, Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang akan memberikan subsidi sebesar JPY 645,1 miliar atau sekitar Rp 72,9 triliun.
TSMC juga berencana meningkatkan kapasitas produksi, bergantung pada besarnya dukungan pemerintah Jepang. Jika dukungan tersebut mencukupi, total investasi berpotensi meningkat hingga lebih dari USD 15,7 miliar atau sekitar Rp 281,64 triliun.
Selain menyetujui revisi rencana di pabrik kedua, kementerian juga memberikan persetujuan atas rencana TSMC memproduksi cip berteknologi 22 hingga 40 nanometer di pabrik pertamanya di Kumamoto.
Seorang pejabat kementerian menyatakan produksi cip TSMC memiliki arti penting untuk memperkuat rantai pasok dan keamanan ekonomi Jepang.
Persetujuan tersebut menjadi bagian dari upaya Jepang memperkuat kapasitas produksi semikonduktor di dalam negeri. Cip merupakan komponen penting bagi berbagai produk elektronik, otomotif, dan perangkat teknologi.