← Beranda
Menkomdigi Sebut Arsip Digital Jadi Fondasi Pengembangan AI, Ini Alasannya
Nanda Prayoga• Jumat, 16 Oktober 2026 | 20.29 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan sambutan disela-sela peluncuran GEBUK JUDOL (Ronde 3 di Jakarta, Kamis (1/10). (Dok Kemkomdigi)

JawaPos.com - Pengelolaan arsip digital menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

 

 Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menilai, pencatatan dan pengelolaan data yang baik diperlukan agar informasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program hingga pengambilan kebijakan.

 

“Karena kemampuan mengelola, memelihara, menghubungkan, dan mengolah data menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan teknologi digital,” jelas Meutya dalam Penyerahan Hasil Pengawasan Kearsipan Internal di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (15/10).

 

Menurut Meutya, arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi kegiatan, tetapi juga dapat digunakan untuk mengevaluasi pencapaian program, menyusun kebijakan berikutnya, mengefisienkan anggaran, serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan kegiatan.

 

“Pengarsipan sering dianggap sebagai suatu proses yang berada paling ujung. Padahal, sebagaimana dalam lomba lari, yang paling penting adalah bagaimana kita mencapai garis finish,” ujar Meutya.

 

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan pencatatan dalam setiap proses kerja agar data yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan. “Karena pencatatan yang akurat harus menjadi kebiasaan dalam setiap proses kerja. Bagi kami, pencatatan menjadi nomor satu. Data harus akurat, tidak boleh salah menyampaikan,” jelasnya.

Untuk memperkuat pengelolaan arsip, Komdigi menerapkan prinsip T3, yakni Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Terhubung berarti memastikan arsip terintegrasi dan dapat dimanfaatkan lintas unit kerja untuk mendukung produktivitas serta pengambilan keputusan.

Sementara itu, Tumbuh menempatkan arsip sebagai sumber pembelajaran organisasi melalui rekam jejak program dan hasil evaluasi. Adapun Terjaga menekankan perlindungan terhadap keamanan, keutuhan, dan kerahasiaan arsip, termasuk pelaksanaan pemusnahan sesuai klasifikasi, masa retensi, dan prosedur yang berlaku.

 

Meutya berharap, penyerahan hasil pengawasan kearsipan internal dapat memperkuat komitmen seluruh unit kerja dalam menjadikan pengelolaan arsip sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan pencapaian kinerja kementerian.

 

EDITOR: Diar Candra