← Beranda
YouTube Bikin Kreator kian Mudah Viral, AI Bisa Bedah Video hingga Buat Thumbnail
Nanda Prayoga• Minggu, 27 September 2026 | 15.48 WIB
Ilustrasi logo YouTube (REUTERS/Lucy Nicholson)

 

 

JawaPos.com - YouTube menghadirkan sejumlah pembaruan untuk YouTube Studio dalam acara tahunan Made On YouTube. Berbagai fitur baru tersebut dirancang untuk membantu kreator menganalisis performa video, menyempurnakan konten, hingga mengembangkan audiens.

Seperti dilansir dari TechCrunch, salah satu pembaruan yang dihadirkan adalah perluasan fitur tanya-jawab berbasis AI, Ask Studio, ke perangkat iOS dan Android. Fitur tersebut memungkinkan kreator berinteraksi dengan AI untuk mendapatkan informasi maupun masukan terkait pengelolaan kanal mereka.

YouTube juga memperkenalkan fitur masukan untuk draf video. Dengan memanfaatkan AI, fitur tersebut dapat meninjau video yang belum dipublikasikan dan memberikan saran terkait tempo, struktur, hingga penyampaian cerita atau storytelling.

Selain itu, YouTube Studio kini memiliki feed riset baru yang menampilkan jenis konten yang sedang berhasil di platform. Kreator dapat memanfaatkan informasi tersebut sebagai referensi dan mengadaptasinya ke dalam konten dengan gaya mereka sendiri.

Urusan thumbnail dan judul video juga mendapat pembaruan. Kreator kini dapat memanfaatkan aplikasi Studio untuk membuat thumbnail dan judul secara otomatis berdasarkan isi video sekaligus menyesuaikannya dengan gaya khas masing-masing.

YouTube turut menghadirkan fitur dynamic thumbnail yang memungkinkan kreator menghasilkan tiga pilihan gambar pratinjau. Ketiga pilihan tersebut kemudian dapat ditampilkan kepada segmen audiens yang berbeda untuk melihat gambar mana yang memberikan performa lebih baik.

YouTube menyatakan kreator telah menggunakan fitur pengujian A/B untuk menjalankan lebih dari 40 juta pengujian terhadap judul dan thumbnail. Dalam waktu dekat, kreator juga akan dapat menguji hingga tiga potongan video untuk mengetahui bagian pembuka atau hook yang paling efektif menarik perhatian penonton.

Tak berhenti di situ, YouTube Studio nantinya dapat memantau performa thumbnail secara otomatis. Jika sebuah gambar pratinjau dinilai memiliki performa kurang optimal, sistem akan menggantinya secara proaktif.

Pembaruan juga menyasar fitur analitik. YouTube ingin agar Studio tidak hanya menyajikan angka mentah terkait performa sebuah video, tetapi juga membantu kreator memahami alasan di balik capaian tersebut.

Melalui analitik yang diperbarui, kreator nantinya bisa mendapatkan saran mengenai cara membuat konten yang lebih menarik bagi penonton berdasarkan data performa video.

Baca Juga: YouTube Bakal Bikin Algoritma Sesuai Maumu, Cukup Tulis Video yang Ingin Ditonton

Selain pembaruan YouTube Studio, YouTube turut memperkenalkan sejumlah alat lain untuk membantu kreator. Di antaranya adalah fitur penyuntingan berbasis percakapan di Shorts serta pembaruan untuk aplikasi YouTube Create. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan