← Beranda
Pekerja Kreatif di Malang Diajak Bedah Tuntas Potensi AI lewat Masterclass
Dadang Kurnia• Minggu, 27 September 2026 | 00.34 WIB
Peserta ROG AI Masterclass di Malang mengikuti sesi praktik pemanfaatan teknologi AI. (ASUS Indonesia)

 

 

 

JawaPos.com - Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tak lagi sekadar tren teknologi masa depan. AI sudah menjadi kebutuhan esensial sehari-hari yang harus diantisipasi.

Merespons kebutuhan itu, ajang edukasi teknologi bertajuk ROG AI Masterclass digelar di Kota Malang. Malang menjadi kota kedua penyelenggaraan program edukasi ini setelah Yogyakarta.

Program ini hadir sebagai wadah interaktif bagi pegiat digital dan profesional. Pekerja kreatif pun diajak memahami lebih dalam pemanfaatan AI yang tepat guna.

Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, menyampaikan masyarakat perlu dibantu memahami penerapan AI dalam pekerjaan. Menurutnya, pemahaman itu harus praktis dan sesuai bidang kerja masing-masing.

"Melalui ROG AI Masterclass, kami ingin membantu komunitas memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara praktis untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kualitas kerja," ujar Lenny melalui siaran tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (26/9).

Pihaknya berkomitmen membangun ekosistem edukasi bagi pengguna. Tujuannya supaya potensi AI dapat dimaksimalkan sesuai kebutuhan berbagai industri yang dinamis.

"AI kini bukan lagi teknologi masa depan, melainkan bagian dari kehidupan dan pekerjaan sehari-hari," ucapnya.

Agar materi relevan dengan kebutuhan industri saat ini, kegiatan berlangsung dengan menggandeng Content Creator dari Mindplace, La Junta. Peserta diajak membedah studi kasus penerapan ekosistem AI modern lewat workshop dan diskusi interaktif.

Materi pembahasan mencakup membangun ruang kerja berbasis AI yang efektif. Peserta juga belajar merancang alur kerja yang melipatgandakan produktivitas.

Selain itu, pegiat kreatif di Malang dikenalkan pada peran AI Agent dalam mengotomatisasi tugas harian yang repetitif. Mereka mendapatkan pemahaman terkait konsep Local AI dan pengaplikasiannya dalam pembuatan konten dan pengembangan bisnis.

Edukasi yang diadakan tidak hanya berupa teori semata. Seluruh peserta juga mendapatkan kesempatan praktik langsung alias hands-on experience.

Mereka mempraktikkan alur kerja AI menggunakan perangkat laptop berspesifikasi tinggi. Laptop tersebut memang dirancang khusus untuk memproses kerja kecerdasan buatan secara optimal.

Baca Juga: LPS Tingkatkan Literasi Keuangan Bagi Gen-Z Lewat Kuliah Perdana Malang Mbois

Sebagai apresiasi dan nilai tambah, seluruh peserta berhak membawa pulang sertifikat keikutsertaan. Sertifikat ini diharapkan jadi pelengkap portofolio profesional sekaligus bukti komitmen beradaptasi dengan disrupsi teknologi digital saat ini. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan