← Beranda
Google Bikin Lemari Virtual Berbasis AI, Bisa Padu-Padankan Koleksi Pakaian
Nanda Prayoga• Sabtu, 26 September 2026 | 14.00 WIB
Google menghadirkan fitur berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pengguna mengubah koleksi pakaian dalam foto menjadi lemari virtual. (TechCrunch)

 

JawaPos.com - Google menghadirkan fitur berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pengguna mengubah koleksi pakaian dalam foto menjadi lemari virtual. Fitur tersebut kini tersedia bagi seluruh pengguna Google Photos di Amerika Serikat, Brasil, dan India, baik melalui perangkat Android maupun iOS.

Seperti dilansir dari TechCrunch, fitur ini pertama kali diumumkan Google pada awal tahun dan mulai digulirkan secara bertahap pada musim panas. Pengguna Android menjadi yang pertama mendapatkan akses pada Juni lalu. Kini, fitur lemari virtual tersebut telah tersedia secara lebih luas bagi pengguna Android dan iOS di wilayah yang didukung.

Konsep lemari virtual ini mengingatkan pada sistem digital yang digunakan Cher dalam film Clueless. Dalam film tersebut, karakter Cher memiliki begitu banyak pakaian hingga membutuhkan sistem digital untuk membantunya memilih busana sekaligus mengatur koleksinya.

Melalui teknologi AI, Google Photos dapat membuat salinan digital dari koleksi pakaian pengguna berdasarkan item busana yang terlihat dalam foto. Pengguna kemudian dapat mengelompokkan pakaian berdasarkan kategori, seperti atasan, bawahan, perhiasan, dan berbagai jenis item lainnya.

Baca Juga: Tak Selalu Aman, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Berdampak Saat Dikonsumsi Bersama Obat

Koleksi tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk memadukan berbagai pakaian dan menciptakan pilihan gaya busana tanpa harus membongkar seluruh isi lemari.

Google menyatakan fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna mengelola dan mengeksplorasi koleksi pakaian mereka. Perusahaan juga memastikan data mengenai cara pengguna berpakaian maupun pakaian yang dikenakan tidak dibagikan kepada pihak ketiga, termasuk peritel.

Peluncuran fitur lemari virtual ini juga dibarengi sejumlah pembaruan pada Google Photos. Salah satunya kemampuan memilih, mencerahkan, dan membagikan foto melalui satu perintah (prompt) di Gemini Spark.

Google turut meningkatkan fitur markup untuk memungkinkan pengguna melakukan penyuntingan langsung pada foto. Pengguna kini dapat memanfaatkan pena penyensor (redacting pen) untuk menyamarkan informasi sensitif, seperti pelat nomor kendaraan.

Selain itu, tersedia pengaturan ketebalan pena yang lebih presisi untuk membuat sketsa serta pilihan jenis huruf yang lebih beragam ketika pengguna menambahkan teks ke foto.

Sementara bagi pengguna Android, Google menyediakan filter foto baru bernama "Moods". Filter tersebut memungkinkan pengguna memberikan tampilan berbeda pada foto, termasuk gaya kamera film 35mm hingga kamera digital era 2000-an.

Adapun fitur Gemini Spark membutuhkan langganan Google AI Pro atau Ultra bagi pengguna di Amerika Serikat.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan