← Beranda
Xi Jinping: AS dan Tiongkok Bertanggung Jawab Pastikan AI Tetap di Bawah Kendali Manusia
Dhimas Ginanjar• Jumat, 25 September 2026 | 17.16 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa dirinya dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan membahas keamanan, teknologi, dan kecerdasan buatan. (Andrew Harnik/Getty Images)

JawaPos.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) memiliki kemampuan sekaligus tanggung jawab untuk mengembangkan dan mengelola kecerdasan buatan (AI) agar memberikan manfaat bagi umat manusia. Xi menekankan teknologi tersebut harus “selalu berada di bawah kendali manusia”.

Dilansir dari Kyodo, Jumat (25/9), Xi menyampaikan pernyataan tersebut dalam upacara penyambutan di Gedung Putih pada Kamis. Selain membahas AI, Xi juga menyampaikan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa Beijing berharap Washington menentang “kemerdekaan Taiwan” dan menangani persoalan pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut dengan hati-hati, menurut kantor berita resmi Xinhua.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan bertujuan membawa pulau tersebut di bawah kendalinya, termasuk dengan menggunakan kekuatan jika diperlukan.

Xi menegaskan posisi Tiongkok dalam menjaga persatuan nasional dan integritas wilayahnya, demikian dilaporkan Xinhua.

Dalam upacara tersebut, Xi mengatakan kunjungan kenegaraannya selama tiga hari ke AS bertujuan untuk “melanjutkan persahabatan” dan “memperluas kerja sama”. Dia juga menyerukan komunikasi yang lebih kuat antara kedua negara.

Xi mengatakan Tiongkok dan AS harus hidup berdampingan secara damai serta menjalankan persaingan yang “sehat”. Beijing, menurut Xi, terbuka terhadap investasi dari AS dan berharap perusahaan-perusahaan Tiongkok mendapatkan perlakuan yang adil di Amerika Serikat.

Dorong Komunikasi Militer

Xi juga menyerukan agar militer kedua negara mempertahankan dialog secara rutin serta memperbaiki mekanisme komunikasi dan pencegahan krisis.

Untuk meningkatkan pertukaran masyarakat antara kedua negara, Xi mengatakan Tiongkok dan AS dapat meningkatkan penerbangan langsung.

Tiongkok juga akan mengundang 100.000 anak muda Amerika untuk datang ke negara tersebut guna menempuh pendidikan selama lima tahun ke depan.

Selain itu, Xi mengatakan dua panda raksasa dari Tiongkok akan tiba di Zoo Atlanta dalam beberapa hari. Dia menyebut hewan populer tersebut sebagai “utusan persahabatan”.

Dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut, Trump dan Xi juga dilaporkan membahas situasi di Timur Tengah.

Menurut Xinhua, Xi mendesak AS dan Iran agar sesegera mungkin kembali ke jalur penyelesaian persoalan melalui perundingan.

EDITOR: Dhimas Ginanjar