JawaPos.com - Midea Electronics Indonesia memperkuat pijakannya di sektor manufaktur dalam negeri dengan meresmikan fasilitas produksi Air Conditioner (AC) dan refrigerator sekaligus menandai pencapaian produksi 3 juta unit. Peresmian tersebut berlangsung di fasilitas Residential Air Conditioner Midea Electronics Indonesia, Cikarang, pada Rabu (9/9).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Midea dalam mengembangkan kapasitas produksi di Indonesia. Selain peresmian, acara juga diisi dengan tur fasilitas manufaktur AC untuk melihat langsung proses produksi serta seremoni pencapaian produksi dan penguatan kapasitas manufaktur perusahaan.
“Pencapaian 3 juta unit merupakan milestone penting dalam perjalanan manufaktur Midea di Indonesia. Kami akan terus berinvestasi, memperkuat produksi lokal, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur Indonesia,” ujar Jack Ding, President Director Midea Electronics Indonesia.
Pengembangan fasilitas AC menjadi salah satu bagian dari ekspansi manufaktur Midea di Indonesia. Fasilitas Residential Air Conditioner di Cikarang berdiri di atas lahan seluas 51.405 meter persegi. Luas bangunannya direncanakan meningkat dari sekitar 13.000 meter persegi menjadi 43.000 meter persegi.
Ekspansi manufaktur juga dilakukan pada kategori produk lainnya. Pada 2024, Midea mengembangkan produksi Twin Tub Washing Machine melalui pabrik seluas 17.000 meter persegi yang selanjutnya akan diperluas untuk memproduksi mesin cuci Top Loading.
Untuk produk refrigerator, Midea membangun fasilitas di Karawang di atas lahan lebih dari 150.000 meter persegi. Pabrik tersebut disiapkan untuk memproduksi sejumlah kategori, meliputi side-by-side, double door, single door, hingga chest freezer.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengapresiasi perkembangan investasi dan aktivitas produksi Midea di Indonesia. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan peningkatan kapasitas industri elektronika nasional.
“Pada kesempatan hari ini, kita menyaksikan bersama pencapaian produksi 3 juta unit produk, yang terdiri atas 2,25 juta unit produk air conditioner (AC), 1 juta unit produk refrigerator, dan 367.500 unit produk mesin cuci, sekaligus acara peresmian pabrik Midea Indonesia untuk Air Conditioner dan Refrigerator,” ujar Faisol Riza.
Faisol menyebut perkembangan tersebut turut tercermin dari aktivitas ekspor. Hingga 2026, perusahaan telah mengekspor sekitar 2 juta unit produk ke sejumlah negara di kawasan ASEAN dan Amerika Utara.
Menurutnya, capaian ini menunjukkan semakin kuatnya kapasitas manufaktur elektronika di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui berbagai instrumen kebijakan, di antaranya penerapan SNI wajib dan TKDN. Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pengembangan manufaktur dan salah satu basis produksi penting Midea untuk melayani kebutuhan pasar regional maupun global,” tukasnya.
Sementara itu, President Residential Air Conditioner PT Jaya Refrigeration Equipment Ma Kai memastikan perusahaan akan melanjutkan penguatan investasi dan kegiatan operasional di Indonesia. Midea juga berupaya memperbesar keterlibatan pemasok dalam negeri dalam aktivitas produksinya.
“Kami akan terus memperkuat investasi dan produksi lokal, meningkatkan penggunaan pemasok dalam negeri, serta menjalankan operasional yang aman, patuh terhadap regulasi, dan berkelanjutan untuk memberikan kontribusi positif bagi Indonesia,” ujar Ma Kai.
Dari sisi industri nasional, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto melihat ekspansi fasilitas manufaktur dapat memperkuat ekosistem industri di dalam negeri.
“Ekspansi investasi seperti ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing produk yang diproduksi di dalam negeri,” ujarnya.