← Beranda
Google Pics Meluncur, Bawa Fitur Edit Gambar AI ke Workspace
Nanda PrayogaRabu, 2 September 2026 | 13.26 WIB
Tampilan Google Pics. (Dok. Google)

JawaPos.com - Google mulai memperluas akses pengguna ke Pics, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membuat sekaligus mengedit gambar dengan kontrol yang lebih fleksibel.

Aplikasi ini sebelumnya diperkenalkan Google pada Mei lalu dan kini mulai tersedia untuk sejumlah pelanggan layanan berbayar.

Seperti dilansir dari Engadget, saat pertama kali diumumkan, Google menyebut Pics akan hadir bagi pengguna Google AI Pro dan Ultra pada musim panas.

Kini, menjelang berakhirnya musim tersebut, perusahaan akhirnya mulai menggulirkan aplikasinya.

Baca Juga: Gemini Makin Canggih, tapi Google Justru Bikin Pengalaman AI Terasa Ribet

Selain pelanggan Google AI Pro dan Ultra, Pics juga tersedia bagi pengguna Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, dan Enterprise Plus.

Pengguna Google AI Pro for Education turut memperoleh akses mulai hari ini, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Pics mengandalkan teknologi generator gambar Nano Banana yang dikembangkan Google.

Cara penggunaannya cukup fleksibel. Pengguna bisa membuat visual baru hanya dengan memasukkan perintah teks atau memanfaatkan gambar yang sudah dimiliki sebagai bahan awal untuk kemudian diedit menggunakan AI.

Google mengatakan Pics mampu menghasilkan gambar berdasarkan instruksi yang diberikan pengguna, sekaligus menawarkan sejumlah alternatif yang dianggap relevan dengan perintah tersebut.

Baca Juga: Google Rilis Tombol Preferred Sources, Media Favorit Kini Lebih Sering Muncul di Search

"Pics akan menghasilkan apa pun yang Anda deskripsikan, bahkan menyediakan berbagai pilihan alternatif yang bermanfaat berdasarkan perintah Anda," jelas Google.

Tidak hanya sebatas menghasilkan gambar, Pics juga membawa sistem segmentasi objek yang memungkinkan pengguna mengedit elemen tertentu secara lebih spesifik.

Objek di dalam gambar dapat dipindahkan, diperbesar atau diperkecil, hingga diubah bentuknya, baik objek tersebut dibuat menggunakan AI maupun berasal dari gambar asli.

Kemampuan pengolahan teks di dalam gambar juga menjadi salah satu fitur yang ditawarkan.

Pengguna dapat mengganti atau menerjemahkan teks yang terdapat pada sebuah visual tanpa harus mengubah tampilan desain maupun jenis huruf yang digunakan. Saat diluncurkan, fitur tersebut sudah mendukung 29 bahasa.

Baca Juga: Google Pakai AI untuk Cegah Jejak Pesawat Picu Pemanasan Bumi

Untuk kebutuhan visual dengan resolusi tinggi, Pics juga menyediakan fitur peningkatan resolusi hingga 2K dan 4K.

Google turut memungkinkan pengguna menjalankan beberapa proses penyuntingan sekaligus, sehingga pekerjaan mengolah gambar dapat dilakukan dengan lebih efisien.

Terintegrasi Langsung dengan Google Workspace

Google tidak membuat Pics sebagai aplikasi yang berdiri sendiri. Perusahaan turut menghubungkannya dengan berbagai layanan dalam ekosistem Workspace, termasuk Docs dan Slides.

Ketika pengguna memilih sebuah gambar di Docs atau Slides, berbagai kontrol penyuntingan dari Pics dapat langsung diakses tanpa harus meninggalkan dokumen yang sedang dikerjakan.

Dengan begitu, pengguna tidak perlu membuka tab atau aplikasi lain hanya untuk melakukan perubahan pada gambar.

Baca Juga: Google Bikin AI Makin Pintar Bantu Pelajar, Bisa Buat Kuis hingga Simulasi 3D

Dalam beberapa minggu ke depan, integrasi tersebut akan diperluas. Google mengatakan pengguna nantinya dapat membuka serta mengedit gambar yang tersimpan di Google Drive secara langsung melalui Pics.

Fitur kolaborasi juga disiapkan untuk mendukung pekerjaan bersama. Pengguna Workspace nantinya dapat mengajak rekan kerja untuk berkolaborasi dalam mengolah gambar yang sama.

Google memang tidak secara terang-terangan menyebut aplikasi lain sebagai pesaing Pics dalam pengumuman terbarunya.

Namun, integrasi yang begitu erat dengan Workspace menunjukkan upaya perusahaan untuk membuat pengguna tetap berada dalam ekosistem layanannya ketika membutuhkan kebutuhan visual.

"Anda tidak seharusnya perlu berpindah-pindah aplikasi hanya untuk membuat dan membagikan visual," ujar Google.

Baca Juga: Sergey Brin Kembali Pegang Kendali AI Google, Dorong Gemini Bisa Kembangkan Diri

Perusahaan menambahkan, pengguna kini dapat memanfaatkan teknologi pembuatan dan penyuntingan gambar berbasis AI langsung dari lingkungan kerja mereka.

Dengan integrasi tersebut, proses memindahkan gambar antar-aplikasi melalui metode copy-paste atau berpindah tab diharapkan bisa semakin berkurang.

 

EDITOR: Bayu Putra