JawaPos.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif mendorong transformasi digital di berbagai sektor. Namun, di balik peluang itu, keamanan siber dinilai menjadi fondasi utama agar pertumbuhan ekonomi digital berlangsung aman dan berkelanjutan.
Isu tersebut menjadi sorotan dalam soft launching National Cybersecurity Connect (NCC) 2026 PT Naganaya Indonesia Internasional bersama Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) di Jakarta.
Mengusung tema Securing Trust and Resilience in the Age of AI-Driven Digital Transformation, NCC 2026 dirancang sebagai forum yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, asosiasi, hingga penyedia solusi keamanan siber.
Baca Juga: Resmi! Google Assistant Bakal Hilang dari Ponsel Android Mulai September
Forum ini bertujuan memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi tantangan keamanan digital di tengah pesatnya transformasi berbasis AI.
Dalam soft launching itu digelar talk show bertajuk National Cybersecurity Connect 2026 Preview: Bringing the Cybersecurity Ecosystem Together.
Diskusi menghadirkan perwakilan dari EmbedIT, Zentara, kalangan perbankan, hingga Naganaya Indonesia, membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem keamanan siber nasional.
Baca Juga: Indonesia Didesak Percepat 5G hingga Data Center, Mastel: Jangan Sampai Tertinggal
"Ancaman siber saat ini berkembang jauh lebih kompleks seiring masifnya adopsi teknologi berbasis AI. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk membangun ekosistem keamanan siber nasional yang tangguh dan terpercaya," ujar Sulistyo, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan serta Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN RI).
"Kami menyambut baik inisiatif National Cybersecurity Connect sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi tersebut," imbuh dia.
Sementara itu, Kementerian Ekonomi Kreatif menilai keamanan siber menjadi elemen penting untuk menjaga keberlanjutan ekonomi kreatif digital yang kini semakin bergantung pada teknologi.
"Keamanan siber merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan ekonomi kreatif digital Indonesia. Melalui National Cybersecurity Connect 2026, kami berharap tercipta kolaborasi yang lebih erat antara pelaku ekonomi kreatif, industri teknologi, dan pemangku kepentingan lain dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berdaya saing," kata Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.
Sementara itu, Presiden Direktur Naganaya Indonesia Aditya Adiguna mengatakan, penyelenggaraan NCC edisi kelima diharapkan tidak hanya menjadi ruang bertukar wawasan, tetapi juga melahirkan kolaborasi konkret yang memperkuat ketahanan siber nasional.
"NCC 2026 adalah wujud komitmen kami untuk terus menjadi jembatan kolaborasi antara pemerintah, industri, dan komunitas keamanan siber di Indonesia. Kami ingin NCC tidak hanya menjadi ajang berbagi wawasan, tetapi juga platform bisnis yang menghasilkan kolaborasi nyata bagi penguatan ketahanan siber nasional," ujar Aditya Adiguna.
Baca Juga: Komisi Eropa Perketat Aturan Transparansi AI, Deepfake Kini Wajib Diberi Label Jelas
National Cybersecurity Connect (NCC) 2026 akan menghadirkan konferensi, diskusi panel, hingga pameran teknologi keamanan siber yang lebih luas guna memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan digital di era AI.