← Beranda
Akhirnya Tiba, Siri Berbasis AI Siap Meluncur dengan Kemampuan Mirip ChatGPT
Nanda Prayoga• Senin, 8 Juni 2026 | 20.50 WIB
Siri. (Dok. Apple)

 

JawaPos.com - Apple dikabarkan semakin dekat untuk menghadirkan versi terbaru Siri yang telah dibekali teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif. Kehadiran asisten virtual generasi baru ini menjadi salah satu fitur yang paling dinantikan pengguna setelah perusahaan pertama kali memperkenalkannya pada pertengahan 2024.

Sejak pengumuman awal tersebut, pengembangan Siri berbasis AI sempat menghadapi sejumlah kendala yang membuat jadwal peluncurannya beberapa kali mundur. Namun, berbagai laporan terbaru mengindikasikan bahwa Apple kini siap membuka akses perdana untuk fitur tersebut bersamaan dengan pengenalan sistem operasi iOS generasi berikutnya.

Seperti dilansir dari GSM Arena, menurut laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, Siri versi terbaru kemungkinan akan diperkenalkan dalam status beta atau tahap uji coba. Artinya, tidak semua pengguna bisa langsung mengakses fitur tersebut sejak hari pertama. Apple disebut akan menerapkan sistem daftar tunggu bagi pengguna yang ingin menjadi kelompok pertama yang menjajal kemampuan baru Siri.

Hingga kini belum diketahui apakah mekanisme daftar tunggu tersebut hanya berlaku selama masa pengujian beta atau tetap dipertahankan setelah versi final iOS diluncurkan secara luas. Jika skema itu diterapkan dalam jangka panjang, pengguna kemungkinan harus menunggu giliran sebelum dapat mengaktifkan Siri generasi terbaru di perangkat mereka.

Berbeda dengan Siri yang selama ini lebih banyak berfungsi sebagai asisten perintah suara, versi baru ini disebut akan memiliki kemampuan layaknya chatbot AI modern.

Siri nantinya dapat memahami konteks percakapan yang lebih kompleks, memberikan jawaban yang lebih natural, hingga mempertahankan alur diskusi dalam waktu yang lebih lama seperti yang saat ini ditawarkan oleh ChatGPT maupun Gemini.

Apple juga dikabarkan akan mengintegrasikan kemampuan AI tersebut secara menyeluruh ke dalam ekosistem perangkatnya. Dengan demikian, pengalaman menggunakan Siri akan terasa lebih konsisten di iPhone, iPad, Mac, hingga perangkat Apple lainnya.

Salah satu fitur yang disebut tengah disiapkan adalah sinkronisasi riwayat percakapan melalui iCloud. Fitur ini memungkinkan pengguna melanjutkan percakapan dengan Siri dari perangkat yang berbeda tanpa kehilangan konteks pembahasan sebelumnya. Sebagai contoh, percakapan yang dimulai di iPhone dapat diteruskan melalui Mac atau iPad dengan informasi yang tetap tersimpan.

Meski menghadirkan pengalaman yang lebih personal, Apple disebut tetap memberikan kendali penuh kepada pengguna terkait privasi data. Pengguna nantinya dapat menentukan berapa lama riwayat percakapan disimpan dalam sistem.

Opsi yang tersedia dikabarkan mencakup penghapusan otomatis setiap 30 hari, satu tahun, atau menyimpan riwayat tanpa batas hingga pengguna memutuskan untuk menghapusnya sendiri.

Kehadiran Siri generasi baru ini menjadi bagian dari strategi Apple untuk mengejar ketertinggalan dalam persaingan AI generatif yang dalam dua tahun terakhir berkembang sangat pesat. Dengan kemampuan percakapan yang lebih cerdas dan integrasi yang lebih dalam ke seluruh ekosistem Apple, Siri diharapkan mampu bersaing dengan layanan AI populer yang lebih dulu hadir di pasar.

Apabila tidak ada perubahan jadwal, Apple diperkirakan akan mengungkap lebih banyak detail mengenai Siri berbasis AI dalam agenda peluncuran perangkat lunak terbarunya tahun ini, sebelum akhirnya tersedia bagi pengguna secara lebih luas pada musim gugur mendatang.

EDITOR: Estu Suryowati