← Beranda
Robot Humanoid Unitree Viral usai Jatuh saat Moonwalk ala Michael Jackson
Nanda PrayogaSelasa, 26 Mei 2026 | 23.01 WIB
Sebuah robot humanoid buatan Unitree mengalami dua kali terjatuh saat membawakan tarian moonwalk ala Michael Jackson dalam pertunjukan langsung di Shenzhen. (Robotsbeat)

 

 

JawaPos.com - Sebuah robot humanoid buatan Unitree mengalami dua kali terjatuh saat membawakan tarian moonwalk ala Michael Jackson dalam pertunjukan langsung di Shenzhen. Momen tersebut viral setelah videonya ditonton lebih dari 5 juta kali di platform X hanya dalam beberapa hari sejak diunggah.

Seperti dilansir dari Robots Beat, robot itu tampil dalam acara yang digelar oleh toko robot Future Era. Di awal pertunjukan, ia tampak mampu menari mengikuti lagu Billie Jean dengan gerakan kaki yang cukup sinkron di depan penonton dan kru kamera. Namun, masalah mulai muncul ketika robot mencoba naik ke platform panggung yang lebih tinggi dan kehilangan keseimbangan.

Meski sempat berhasil berdiri kembali dan melanjutkan pertunjukan, gerakannya terlihat semakin goyah. Tak lama kemudian, robot itu kembali terjatuh dan kali ini tidak mampu bangkit sendiri, sehingga staf acara harus menyeretnya keluar dari panggung.

Video tersebut memicu berbagai reaksi di media sosial. Sebagian warganet menjadikannya bahan candaan, bahkan ada yang menyamakan gerakan robot itu dengan “paman mabuk yang menari di pesta pernikahan.”

Komentar lain menyindir bahwa “film baru Michael Jackson terlihat sangat buruk.” Ada pula yang menilai staf seharusnya memindahkan robot sambil ikut menari agar terlihat seperti bagian dari pertunjukan.

Di sisi lain, beberapa orang justru menyoroti pencapaian teknologinya. Salah satu komentar menyebut publik terlalu fokus menertawakan kegagalan robot tanpa menyadari kemampuan teknis yang membuatnya masih bisa menjaga keseimbangan setelah pertama kali tersandung.

Beragam respons tersebut menunjukkan bagaimana robot humanoid masih dipandang publik, di satu sisi cukup mengesankan karena mampu melakukan gerakan kompleks yang dulu sulit dibayangkan, tetapi di sisi lain masih rentan mengalami kegagalan ketika menghadapi situasi yang tidak sepenuhnya terduga.

Insiden di Shenzhen juga bukan yang pertama. Pada Maret lalu, sebuah robot dilaporkan harus dikeluarkan dari restoran di California setelah kehilangan kendali saat pertunjukan tari dan merusak sejumlah piring. Tahun sebelumnya, robot Unitree lainnya juga sempat bergerak tiba-tiba ke arah kerumunan dalam sebuah festival hingga menabrak seorang perempuan lanjut usia di balik pembatas keamanan.

Rangkaian kejadian tersebut memperlihatkan tantangan besar dalam pengembangan robot humanoid. Meski mampu tampil impresif dalam kondisi yang terkontrol, robot masih kesulitan beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang tidak terduga, seperti permukaan berbeda, area ramai, atau platform bertingkat.

Baca Juga: Robot Humanoid Pamer Kemampuan Bahasa hingga Aksi Tinju di Hong Kong, Tiongkok Percepat Dominasi Teknologi AI Global

Karena itu, kemampuan robot humanoid belum dianggap benar-benar matang hanya dari demonstrasi atraktif semata. Teknologi ini baru akan dinilai siap digunakan secara luas ketika mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara stabil dan aman di lingkungan yang dinamis serta sulit diprediksi. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan