JawaPos.com - Netflix memastikan akan menghadirkan paket berlangganan dengan iklan di Indonesia mulai 2027. Kehadiran paket baru ini digadang-gadang menawarkan harga yang lebih terjangkau bagi pengguna, sekaligus membuka pasar iklan digital baru bagi brand dan pengiklan lokal.
Indonesia sendiri menjadi salah satu dari 15 negara baru yang akan mendapatkan ekspansi layanan tersebut. Selain Indonesia, Netflix juga memperluas paket beriklan ke Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss.
Langkah ini menandai strategi besar Netflix untuk memperkuat bisnis iklannya secara global di tengah persaingan layanan streaming yang semakin ketat.
Baca Juga: Edin Dzeko Berpeluang Ukir Sejarah, Ini Daftar Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia 2026
Amy Reinhard, President of Advertising Netflix, mengatakan ekspansi ini akan memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan untuk menikmati layanan streaming sesuai kebutuhan dan kemampuan mereka.
“Kami sangat antusias memperluas paket Netflix dengan iklan ke 15 negara baru pada 2027, termasuk Indonesia. Bagi anggota, ini berarti lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka,” kata Reinhard.
Ia menambahkan, kehadiran paket beriklan juga menjadi peluang besar bagi pengiklan untuk menjangkau audiens Netflix yang aktif dan memiliki keterlibatan tinggi.
Baca Juga: Prediksi Malut United vs Persita 17 Mei 2026: Laskar Kie Raha Bidik Kebangkitan
“Sementara bagi pengiklan, ini membuka peluang untuk terhubung dengan lebih banyak penggemar Netflix yang aktif dan terlibat di seluruh dunia. Kami melihat potensi pertumbuhan yang sangat besar dan semakin optimistis menyambut masa depan,” lanjutnya.
Paket Netflix dengan Iklan Bakal Lebih Murah
Meski belum mengumumkan harga resmi di Indonesia, Netflix memastikan detail tarif dan pilihan paket akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.
Skema paket ini memungkinkan pelanggan menikmati seluruh katalog hiburan Netflix dengan biaya lebih rendah, namun akan disertai tayangan iklan di sela-sela konten.
Model bisnis serupa sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan Netflix sejak 2022 di sejumlah negara. Strategi tersebut dinilai berhasil menarik pengguna baru yang mencari alternatif layanan streaming dengan biaya lebih ekonomis.
Saat ini, paket Netflix dengan iklan disebut telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan secara global. Netflix juga mencatat lebih dari 80 persen pelanggan paket beriklan aktif menonton setiap minggu.
Tidak hanya itu, paket dengan iklan kini menyumbang lebih dari 60 persen total pelanggan baru Netflix pada kuartal pertama tahun ini.
Ekspansi ke Indonesia juga menunjukkan semakin seriusnya Netflix membangun bisnis iklan digital global.
Perusahaan streaming asal Amerika Serikat itu kini bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan di seluruh dunia, meningkat sekitar 70 persen dibanding tahun sebelumnya.
Netflix bahkan memproyeksikan pendapatan iklan mereka mencapai sekitar USD 3 miliar tahun ini atau naik dua kali lipat dibandingkan 2025.
Baca Juga: Manggung Nggak Dibayar! Shakira, Madonna, dan BTS Tampil Tanpa Honor di Final Piala Dunia 2026
Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya minat brand untuk menempatkan iklan di platform streaming premium dengan audiens yang dinilai lebih engaged dibanding platform digital lainnya.
Tidak berhenti pada paket beriklan, Netflix juga menyiapkan berbagai inovasi baru untuk mendukung bisnis iklannya mulai 2027. Pengiklan nantinya akan memiliki akses ke format iklan baru, termasuk iklan di podcast dan video vertikal secara global.
Netflix juga memperluas peluang kolaborasi brand melalui Tudum, situs resmi penggemar Netflix yang menghadirkan konten eksklusif dan rangkuman tayangan populer. Platform tersebut diklaim mencatat lebih dari 24 juta views setiap bulan.
Selain itu, Netflix mengungkapkan telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) selama bertahun-tahun untuk mendukung pengembangan cerita hingga menciptakan pengalaman iklan yang lebih interaktif dan imersif.