JawaPos.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat, namun belum sepenuhnya berbanding lurus dengan dampak bisnis yang dihasilkan. Di tengah kesenjangan tersebut, berbagai inisiatif mulai digencarkan untuk mendorong adopsi AI yang lebih efektif, sekaligus memperkuat transformasi digital lintas sektor—mulai dari industri hingga layanan publik.
Salah satunya lewat BytePlus Indonesia AI Day 2026 pada Kamis (16/4) lalu di Jakarta. Mengusung tema "Unleash Frontier AI Capabilities", acara ini menghadirkan ragam solusi berbasis AI terbaru dari BytePlus yang dirancang untuk mendukung transformasi digital perusahaan dari berbagai sektor di Indonesia, mulai dari e-commerce, digital native, media, hingga sektor publik.
Inisiatif ini juga memperkuat komitmen BytePlus dalam memberdayakan perusahaan untuk mengadopsi AI secara lebih cepat dan efektif. Langkah ini juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan produktivitas nasional, menciptakan nilai ekonomi, dan memperkuat daya saing bangsa melalui adopsi AI.
"Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat antara mitra, pelanggan, dan pemangku kepentingan industri menjadi kunci untuk mendorong kemajuan berkelanjutan dan membangun ekosistem digital yang tangguh serta saling menguntungkan," kata Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia, Leon Chen dalam keterangannya, dikutip Senin (20/4).
Baca Juga: Suka Overthinking? Berikut 3 Hal yang Benar-benar Membantu Ketika Otak Anda Tidak Mau Diam
Dalam acara ini, pihaknya menghadirkan beragam solusi berbasis AI terdepan, salah satunya adalah BytePlus ModelArk, platform terpadu untuk large language models (LLM), yang memungkinkan developer memilih dan mengintegrasikan berbagai model untuk berbagai aplikasi, mulai dari chatbot cerdas hingga konten yang kaya personalisasi.
Selain itu, rangkaian model Seed yang memungkinkan perusahaan hingga layanan masyarakat di Indonesia untuk mengembangkan pengalaman digital yang terintegrasi di atas infrastruktur siap pakai; mulai dari Dola Seed 2.0 yang menggabungkan kemampuan penalaran dasar, Dreamina Seedance 2.0 yang membuat video secara dinamis, hingga Dola Seedream 5.0 yang menghasilkan gambar dari bahasa alami secara mutakhir.
Pihaknya juga menggelar sejumlah diskusi tingkat tinggi bersama perwakilan lintas industri untuk mengulas dampak nyata pemanfaatan solusi berbasis AI di sejumlah perusahaan Indonesia dari berbagai skala, mulai dari peningkatan efisiensi operasional hingga penguatan pengalaman pelanggan.
Salah satunya adalah Transjakarta, operator Bus Rapid Transit (BRT) terbesar di Asia Tenggara. Dengan mengintegrasikan solusi layanan chatbot bertenaga AI dari BytePlus ke aplikasi TJ: Transjakarta, penumpang kini dapat mengakses informasi rute, jadwal, dan layanan secara cepat melalui interaksi bahasa alami, meningkatkan kenyamanan dan efektivitas perencanaan perjalanan dalam kota.
Kinerja chatbot ini juga berhasil mengurangi waktu penanganan pertanyaan pelanggan hingga 93,82% di berbagai platform media sosial milik Transjakarta—memungkinkan ribuan pertanyaan dari pengguna layanan untuk ditangani secara bersamaan dan konsisten, bahkan pada jam sibuk.
Direktur Sistem Teknologi Informasi dan Pelayanan Transjakarta, Raditya Maulana Rusdi, mengatakan, Integrasi teknologi BytePlus ke dalam ekosistem digital menandai perubahan penting dalam cara Transjakarta melayani jutaan komuter hariannya.
Dengan mengotomatiskan pertanyaan rutin di seluruh platform media sosial Transjakarta, kami tidak hanya mencapai waktu respons instan tetapi juga memberdayakan tim operasional kami untuk bertransisi dari dukungan manual ke tugas strategis berbobot lebih tinggi.
"Skalabilitas ini memastikan bahwa bahkan selama jam sibuk, setiap komuter menerima informasi akurat dan real-time tentang rute dan jadwal tanpa delay. Kemitraan kami dengan BytePlus memperkuat komitmen Transjakarta untuk meningkatkan pengalaman pelanggan bagi semua warga Jakarta," ungkapnya.
Baca Juga: Trump Klaim Negosiasi dengan Iran Sangat Baik, Tapi Tetap Sindir Keras Teheran
Selain memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra penting dalam transformasi digital Indonesia, BytePlus menekankan bahwa adopsi AI oleh perusahaan hingga layanan masyarakat di Indonesia bukan sekadar teknologi, melainkan strategi pertumbuhan.
“Melalui solusi AI, perusahaan hingga layanan masyarakat dapat mendorong inovasi, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memperkuat daya saing di tengah tuntutan pasar yang dinamis. Kami harap semakin banyak perusahaan dapat mulai memanfaatkan AI secara efektif guna mendorong transformasi digital yang nyata dan berdampak di Indonesia,” tutup Leon.