← Beranda
Cara AI Mengubah Lanskap Pengobatan dan Akses Terapi Pasien
Nanda PrayogaKamis, 16 April 2026 | 23.08 WIB
Ilustrasi: AI atau kecerdasan buatan. (Freepik/DC Studio)

JawaPos.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) kian membuka peluang baru dalam dunia kesehatan. Peran AI meliputi percepatan riset hingga peningkatan akses terapi bagi pasien.

Kolaborasi lintas sektor teknologi dan farmasi menjadi langkah strategis. Tujuannya menghadirkan solusi pengobatan lebih inovatif, efektif, dan menjangkau lebih banyak pasien.

Novo Nordisk, sebuah perusahaan farmasi global, menggandeng OpenAI untuk mempercepat transformasi digital di sektor kesehatan. Tujuan dari kolaborasi ini percepat pengembangan terapi baru. Selain itu, meningkatkan kualitas layanan bagi pasien secara menyeluruh.

"Kolaborasi ini membantu kami mempercepat penemuan terapi baru dan menghadirkannya ke pasar dengan lebih cepat dari sebelumnya," kata Presiden dan CEO Novo Nordisk Mike Doustdar dalam keterangannya pada Kamis (16/4).

Baca Juga: Meta Akuisisi Moltbook, Jejaring Sosial Tempat Bot Kecerdasan Buatan Saling Berbincang

Mike Doustdar menuturkan, inovasi tersebut manfaatkan kapabilitas AI untuk analisis data. AI dapat membantu mengidentifikasi obat menjanjikan dan mempercepat waktu penelitian hingga obat tersedia pasien.

Kolaborasi dirancang dengan perlindungan data dan tata kelola ketat. Pengawasan manusia juga diterapkan agar teknologi digunakan secara etis dan sesuai regulasi.

Dari sisi teknis, AI bantu perusahaan tingkatkan keterampilan tenaga kerja. Literasi AI juga dikembangkan di seluruh lini organisasi, termasuk manufaktur dan rantai pasok.

Selain itu, AI mendukung distribusi dan kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan. Program percontohan akan diluncurkan di seluruh departemen untuk integrasi penuh.

Target penyelesaian integrasi penuh adalah akhir 2026. Departemen riset, manufaktur, dan operasional komersial ikut dalam program percontohan ini.

Baca Juga: Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI, Platform Kecerdasan Buatan Lokal Berbasis Aplikasi untuk Publik

"AI sedang mentransformasi berbagai industri, dan dalam bidang ilmu hayati (life sciences), teknologi ini dapat membantu manusia hidup lebih baik dan lebih lama," ujar CEO OpenAI Sam Altman.

"Kolaborasi dengan Novo Nordisk ini akan membantu mempercepat penemuan ilmiah, menjalankan operasional global yang lebih cerdas, serta mendefinisikan ulang masa depan dari penanganan pasien," sambung Sam Altman.

EDITOR: Ilham Safutra