JawaPos.com - Kehadiran Virtual SOC Essential berbasis SIEM 24/7 menandai perjalanan Defend IT360 sebagai perusahaan keamanan dalam melindungi bisnis dari ancaman digital. Di tengah meningkatnya serangan siber global, banyak perusahaan masih merasa sistem mereka aman—hingga gangguan operasional, kehilangan data, atau penurunan kepercayaan pelanggan benar-benar terjadi.
Minimnya visibilitas ancaman, keterbatasan SDM, serta tingginya biaya membangun sistem keamanan internal menjadi tantangan utama.
Didirikan pada 2024, Defend IT360 (PT Data Enkripsi Informasi Teknologi) hadir dengan pendekatan keamanan siber yang tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif untuk memastikan keberlanjutan bisnis di era digital.
Data Cybersecurity Ventures menyebutkan kerugian global akibat serangan siber telah mencapai USD 10,5 triliun per tahun pada 2025. Sementara di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat kerugian akibat penipuan dan serangan siber mencapai Rp476 miliar dalam periode November 2024 hingga awal 2025.
CEO Defend IT360, Sudino Oei, mengatakan bahwa meningkatnya kompleksitas ancaman membuat perusahaan mulai menyadari pentingnya investasi pada sistem keamanan yang komprehensif.
“Keamanan siber bukan lagi sekadar proteksi, tetapi bagian penting dari strategi keberlangsungan bisnis,” ujarnya.
Sepanjang operasionalnya, Defend IT360 telah menganalisis 3.824 target VAPT, memonitor lebih dari 5,9 miliar event log dan 750 endpoint melalui tim Security Operation Center (SOC).
Dari jumlah tersebut, terdeteksi 16.248 indikasi ancaman yang memerlukan tindak lanjut berbasis threat intelligence.
Virtual SOC Essential: Solusi Efisien Monitoring Keamanan 24/7
Memasuki tahun kedua, Defend IT360 menghadirkan Virtual SOC Essential sebagai solusi monitoring keamanan yang lebih fleksibel dan efisien.
Layanan ini mengandalkan teknologi Security Information and Event Management (SIEM) yang bekerja selama 24/7 untuk mendeteksi ancaman secara real-time di berbagai infrastruktur IT, termasuk firewall, server (Windows/Linux), Active Directory, VPN, hingga endpoint security.
Melalui sistem ini, berbagai aktivitas mencurigakan dapat terdeteksi sejak dini, seperti: Brute force attack, Privilege escalation, Port scanning, Aktivitas malware dan Akses data tidak wajar.
Jika terjadi potensi ancaman, sistem akan mengirimkan notifikasi otomatis kepada klien disertai ringkasan insiden untuk percepatan respons. Selain itu, klien juga mendapatkan laporan keamanan bulanan yang mencakup tren ancaman dan evaluasi sistem.
Tidak hanya deteksi, layanan ini juga memberikan rekomendasi peningkatan keamanan berbasis people, process, dan technology, guna memperkuat postur keamanan secara berkelanjutan.
Relevan untuk Bisnis yang Bertumbuh
Virtual SOC Essential menjadi solusi ideal bagi perusahaan menengah hingga enterprise yang membutuhkan perlindungan menyeluruh tanpa harus membangun SOC internal yang kompleks dan mahal.
Layanan ini relevan untuk berbagai sektor, mulai dari finansial, kesehatan, manufaktur, hingga perusahaan teknologi yang menghadapi tuntutan keamanan dan compliance yang semakin tinggi.
Dengan pendekatan yang adaptif dan komprehensif, Defend IT360 menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam membantu bisnis menghadapi ancaman siber secara proaktif.
Ke depan, Defend IT360 berkomitmen menghadirkan inovasi keamanan siber yang berdampak nyata, sekaligus mendukung perusahaan agar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dengan aman di era digital.