← Beranda
Gubes UINSA Tegaskan Rektor Baru Tidak Akan Picu Konflik Kampus
Dadang Kurnia• Kamis, 24 September 2026 | 00.14 WIB
Ratusan mahasiswa UINSA Surabaya kembali menduduki gedung rektorat sebagai desakan agar Prof Akh Muzakki mundur dari jabatan rektor pada Senin (21/9) (Dok Dadang Kurnia/ JawaPos.com).

JawaPos.com - Guru besar UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bidang Sejarah Pemikiran Islam Klasik, Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. memastikan tidak ada permainan dalam pemilihan rektor pengganti Prof. Akh Muzakki setelah yang bersangkutan mengundurkan diri.

 

Ia juga memastikan, rektor terpilih nantinya akan bisa diterima seluruh civitas akademika UINSA Surabaya dan tidak menimbulkan gejolak. Dengan begitu, aktivitas kampus akan kembali berjalan dengan sebagaimana mestinya.

 

"Nanti (rektor) yang terpilih yang benar-benar bisa diterima civitas akademika UINSA agar tidak kembali menimbulkan gejolak," ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (23/9).

 

Prof. Imam Ghazali juga memastikan pemilihan rektor pengganti Prof. Akh Muzakki nantinya dilangsungkan dengan penuh integritas. Ia menegaskan, rektor terpilih nantinya adalah yang paling layak dengan perolehan nilai tertinggi.

 

"Tapi sudah menjamin nanti yang terpilih itu pemilik nilai tertinggi. Kan nanti ada Timsel untuk memilih tiga besar kandidat, nah nanti yang nilainya paling tinggi yang terpilih," ucapnya.

 

Namun demikian, saat ditanya bocoran nama-nama yang berpotensi menggantikan Prof. Akh Muzakki, ia enggan mengungkapkannya. "Kalau nama-namanya kan rahasia termasuk misalkan nanti sudah ada tiga besar. Jadi saya belum bisa menyebutkan," kata dia.

 

Pengunduran di Prof. Akh Muzakki sebagai rektor tersebut terjadi setelah mahasiswa melakukan demonstrasi berjilid-jilid menolak pimpinan tertinggi di kampus setempat. Massa mahasiswa bahkan sampai menyegel kampus dan mengakibatkan proses belajar mengajar lumpuh total.

 

EDITOR: Diar Candra