JawaPos.com - Guru besar UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bidang Sejarah Pemikiran Islam Klasik, Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. mengkonfirmasi pengunduran diri Prof. Akh Muzaki sebagai Rektor UINSA periode 2026-2030.
Prof. Imam Ghazali mengungkapkan, surat pengunduran diri dari sang rektor telah dikirimkan dan diterima Kementrian Agama RI. Pengiriman surat pengunduran diri dilakukan pada Selasa (22/9) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Iya benar (sudah mengirimkan surat pengunduran diri ke Kemenag). Surat dikirimkan kemarin jam 22.00 WIB dan pagi tadi suratnya sudah sampai di Kemenag," kata Prof. Imam Ghazali kepada JawaPos.com.
Prof. Imam mengungkapkan, setelah pengunduran diri Prof. Muzakki disetujui, kemungkinan posisi rektor akan diisi Pelaksana Tugas (Plt).
Meskipun, ia sempat mengusulkan agar langsung diisi rektor definitif, tetapi mekanisme yang ada mengharuskan dilakukannya penunjukkan Plt agar tidak terjadi kekosongan jabatan, sembari menunggu rektor baru terpilih.
"Informasinya habis ini akan diisi Plt karena sudah terlanjur di-SK-kan. Saya sebenarnya mengusulkan agar tidak ada Plt, tapi ternyata tidak bisa karena ini sudah ter-SK-kan jadi supaya tidak terjadi kekosongan jabatan nanti akan diisi Plt," ujarnya.
Pengunduran di Prof. Akh Muzakki sebagai rektor tersebut terjadi setelah mahasiswa melakukan demonstrasi berjilid-jilid menolak pimpinan tertinggi di kampus setempat.
Massa mahasiswa bahkan sampai menyegel kampus dan mengakibatkan proses belajar mengajar lumpuh total.