JawaPos.com – Sopir Mobil Toyota Alphard nopol N 1882 NCI berinisial Y, 52, mengakui kelalaiannya hingga mengakibatkan kecelakaan beruntun di Jalan Menur Pumpungan Surabaya, Rabu (9/9) sore.
Kepada polisi, Y mengaku insiden yang menyebabkan 11 motor, 3 mobil dan gerobak bakso rusak itu dipicu rasa kantuk usai minum obat karena tak enak badan.
Seusai insiden itu, Y langsung diamankan di Polsek Sukolilo untuk menghindari amukan massa serta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini kondisi pengemudi memang konsumsi obat. Obat dalam arti dia menyampaikan dia kondisi kurang enak badan," kata Kapolsek Sukolilo AKP Yunus Kurniawan.
Baca Juga: Tidak Ada Korban Jiwa! Kronologi Alphard Tabrak 11 Pemotor dan Tiga Mobil hingga Lima Orang Terluka
Keterangan itu, kata Yunus, akan didalami oleh Satlantas Polrestabes Surabaya sehingga bisa diambil kesimpulan.
"Nanti akan didalami sama Satlantas Polrestabes Surabaya," jelasnya.
Berdasarkan keterangan petugas di lokasi, sebelum terjadi tabrakan beruntun, Y sempat menabrak sebuah mobil di lokasi yang tak jauh saat tabrakan beruntun.
"Kurang lebih sekitar 500 meter dari tempat kejadian perkara (TKP)," katanya. Polisi juga masih mendalami apa ada upaya melarikan diri setelah kejadian pertama.
"Kalau itu masih didalami, karena kami dari Polsek Sukolilo hanya melaksanakan TPTKP. Nanti kewenangan di pendalaman itu dari Satlantas Polrestabes Surabaya," jelasnya.
Baca Juga: Mobil Alphard Tabrak 11 Pemotor dan 3 Mobil di Jalanan Surabaya
Keterangan itu diamini Y. Dia mengatakan insiden itu terjadi usai dirinya minum obat karena kondisinya yang kurang fit.
Namun, langkah itu justru membawa petaka. Obat yang ditenggaknya justru menimbulkan efek samping mengantuk.
"Saya kan habis enggak enak badan, makan minum obat," katanya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus ini agar dapat disimpulkan secara utuh.
Diberitakan sebelumnya, insiden kecelakaan beruntun ini menyebabkan 11 motor, 3 mobil dan gerobak bakso rusak.
Baca Juga: Soal Kecelakaan Maut di Kembangan Jakbar, Pihak BYD: Kami Turut Prihatin Atas Kejadian Tersebut
Tak hanya itu, total ada lima orang yang mengalami luka-luka dan saat ini masi dirawat di RS Haji Surabaya.