← Beranda
Pelebaran Jalan Menganti-Wiyung Surabaya Ditarget Tuntas 2027
Bayu PutraRabu, 9 September 2026 | 04.29 WIB
Ilustrasi Jalan Raya Wiyung Surabaya. (Antara)

JawaPos.com – Proyek pelebaran Jalan Wiyung Surabaya hingga perbatasan dengan Kabupaten Gresik di kawasan Menganti terus dikebut.

Targetnya, pelebaran jalan sepanjang 1,9 kilometer itu bisa tuntas pada 2027, untuk melancarkan arus lalu lintas dan meningkatkan konektivitas di Surabaya Barat.

Ruas Jalan Wiyung-Menganti tergolong strategis, karena menjadi penghubung utama Kota Surabaya dengan Kabupaten Gresik dan Sidoarjo di sisi Barat.

menjelaskan, ruas yang tengah dikerjakan membentang dari perempatan Jalan Babatan Unesa ke arah barat hingga Wisma Lidah Kulon.

Baca Juga: Goreng Telur lalu Ditinggal Mandi, Rumah di Tambak Wedi Surabaya Dilalap Api

“Pelebaran Jalan Wiyung-Menganti dari perempatan Jalan Babatan Unesa kita ke arah barat, sampai dengan Wisma Lidah Kulon,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Hidayat Syah, Selasa (8/9) sebagaimana dilansir dari Radar Surabaya.

Proyek ini dikerjakan secara multiyears atau tahunan. Sebelumnya, pada 2025 proyelk pelebaran telah rampung sepanjang 350 meter.

Selebihnya, pelebaran ruas jalan sepanjang 1.900 meter akan diselesaikan bertahap pada tahun 2026–2027.

 “Pekerjaan ini multiyears, dikerjakan tahun 2026 dan 2027 sepanjang 1.900 meter. Untuk target tahun 2026 ini kita selesaikan 950 meter,” tuturnya.

 Rancangan pembangunan mencakup tiga elemen utama, yakni saluran air, badan jalan, dan trotoar.

Baca Juga: CC 112 Surabaya Catat 2.375 Kejadian Darurat Januari-Agustus 2026, Inilah Detail Insidennya

Saluran air akan dibangun selebar 5,4 meter menggunakan konstruksi Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP), sementara badan jalan dibuat selebar 10 meter.

“Lalu di sisi sebelah selatan akan dibangun trotoar selebar tiga meter sebagai sarana pendukung pejalan kaki,” jelasnya.

Selain untuk menambah kapasitas jalan, pelebaran ini juga bertujuan agar jalan tersebut menyatu dengan jaringan jalan lingkar dalam barat (JDLB).

Integrasi ini diharapkan mampu mengurangi titik kemacetan sekaligus melancarkan pergerakan kendaraan di seluruh kawasan barat kota.

“Ini memang sudah lama menjadi mimpinya Surabaya untuk meningkatkan kapasitas jalan. Nantinya perjalanan antarkota akan lebih lancar dan logistik juga lebih lancar,” terangnya.

Baca Juga: Hindari Pemotor Rem Mendadak, Truk Pengangkut Ekskavator di Surabaya Kecelakaan

Kontrak pelaksanaan proyek telah berjalan sejak April 2026 dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada Mei 2027.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ketika pekerjaan ini berlangsung, terutama untuk pengguna Jalan Wiyung-Menganti di area Lidah Wetan dan Lidah Kulon. Ini untuk kebermanfaatan kita ke depannya,” imbuhnya. 

 

EDITOR: Bayu Putra