JawaPos.com - Cuaca panas diprediksi mendominasi sebagian besar wilayah Jawa Timur pada Selasa (8/9). BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda memperkirakan mayoritas kabupaten/kota akan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan, dengan suhu tertinggi mencapai 35 derajat Celsius di Mojokerto.
Kondisi cuaca terik akan mendominasi sebagian besar wilayah dataran rendah sejak pagi hingga sore hari. Kota Mojokerto tercatat sebagai daerah dengan cuaca paling panas hari ini, dengan suhu udara maksimal menembus angka 35 derajat celsius.
Menyusul di bawahnya Bojonegoro, Lamongan, Sidoarjo, dan Jombang yang juga tergolong sangat terik dengan suhu maksimal mencapai 34 derajat celsius.
Sementara itu, untuk ibu kota provinsi, Kota Surabaya, suhu udara diprakirakan berada di kisaran 26 hingga 33 derajat celsius dengan kelembapan mencapai 37-70 persen.
Kendati didominasi cuaca kering dan cerah, BMKG mencatat anomali cuaca berupa potensi hujan di beberapa titik.
Di antaranya Kabupaten Banyuwangi yang diprediksi bakal diguyur hujan dengan intensitas ringan pada siang hingga sore hari, tepatnya antara pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Di Kota Batu, hujan ringan juga diprakirakan turun secara singkat pada siang hari, sebelum dilanjutkan potensi kabut di sore dan malam hari.
Terkait pergerakan angin, angin di mayoritas Jatim bergerak dari Selatan dan Tenggara. Kecepatan angin tertinggi tercatat berada di Nganjuk yang mencapai 29,9 kilometer per jam. Kemudian disusul Ngawi dengan kecepatan 27,1 kilometer per jam dan Ponorogo 26,9 kilometer per jam.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar mulai Sabtu (5/9).
OMC dimaksudkan untuk menekan kebakaran hutan dan lahan yang di antaranya terjadi di Gunung Semeru dan Kawah Ijen.
OMC tersebut juga diakuinya telah berhasil membuat beberapa daerah diguyur hujan dengan intensitas ringan. Di antaranya Banyuwangi dan Malang.
Dengan demikian, potensi hujan yang hari ini diprakirakan BMKG bakal mengguyur Banyuwangi dan Kota Batu, bisa jadi berkaitan dengan OMC yang digelar BPBD Jatim dan tim gabungan.