JawaPos.com - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan sejak Sabtu (5/9) untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik di Jawa Timur mulai berdampak.
"Di beberapa wilayah sudah mengalami hujan meskipun intensitasnya kecil. Tetapi dari hujan yang ada tersebut sudah bisa membantu dalam proses pembasahan di beberapa area-area yang dianggap rawan kebakaran," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto, Senin (7/9).
Gatot menjabarkan, daerah yang mengalami hujan ringan akibat OMC tersebut di antaranya Kabupaten Lumajang.
Hujan terpantau di pengamatan hujan otomatis atau Automatic Rain Gauge (ARG) Pronojiwo dan Pasirjambe.
Baca Juga: PT Timah Kerahkan 15 Fire Fighter Tangani Karhutla di Kalimantan Barat
Kemudian di Kabupaten Banyuwangi, hujan ringan terpantau di ARG Licin Jambu dan ARG Kalibaru.
Selanjutnya di Kabupaten Malang hujan ringan tercatat di ARG Sitiarjo dan ARG Dampit.
Di Kabupaten Jember hujan ringan terpantau ARG Rekayasa Panti. Selanjutnya di Kabupaten Trenggalek hujan terpantai Stasiun ARG Trenggalek dan di Kabupaten Pacitan juga dilaporkan terjadi hujan dengan intensitas ringan.
"Hari ini, penyemaian bibit hujan dilakukan di wilayah Gunung Argopuro dan Ijen, khususnya di Alas Purwo. Ini sedang dilakukan penyemaian dengan bahan NaCl sebanyak 800 gram," lanjutnya.
Berdasarkan data BMKG, kebakaran hutan dan lahan di Jatim tersebar di beberapa titik.
Baca Juga: Instruksi Prabowo ke Kapolri soal Karhutla: Segera Nama-nama Korporasi itu Sampai ke Saya!
Di antaranya adalah Gunung Semeru, Lumajang; Gunung Wilis, Nganjuk; Kawah Ijen Banyuwangi; Gunung Arjuno Welirang, Pasuruan; dan Bukit Sariwani, Probolinggo.