JawaPos.com - General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir mengungkapkan, jumlah penerbangan yang mengalami penyesuaian akibat erupsi Anak Gunung Krakatau terus bertambah.
Berdasarkan kondisi operasional hingga pukul 10.35 WIB terdapat 36 penerbangan yang mengalami penyesuaian.
Rinciannya, 34 penerbangan mengalami pembatalan (cancel) dan 2 penerbangan mengalami penyesuaian jadwal atau keterlambatan (delay/standby).
"Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif bersama maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik," ujarnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (6/9).
Meski demikian, Bandara Juanda tidak sampai dilakukan penutupan karena tidak terdampak langsung abu erupsi Anak Gunung Krakatau tersebut.
Tohir menjelaskan, adanya aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau telah berdampak pada operasional sejumlah bandara di sekitar wilayah tersebut.
Dimana telah terjadi penyesuaian operasional penerbangan pada beberapa bandara, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdana Kusuma, dan Bandara Radin Inten II Lampung.
"Kondisi tersebut kemudian menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan, sehingga turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda," ujarnya.
Berikut daftar penerbangan di Bandara Juanda yang harus dibatalkan atau dilakukan penyesuaian akibat erupsi Anak Gunung Krakatau:
1. Penerbangan Dibatalkan (Cancel):
Kedatangan (Arrival):
- Lion Air (LNI 690) rute CGK-SUB (STD 05.05 WIB)
- Batik Air (BTK 6584) rute CGK-SUB (STA 09.30 WIB)
- Batik Air (BTK 7513) rute HLP-SUB (STA 10.15 WIB)
- Citilink (CTV 738) rute CGK-SUB (STA 07.45 WIB)
- Citilink (CTV351), rute UPG – SUB (STA 11.25 WIB)
- Garuda Indonesia (GIA 304), rute CGK – SUB (STA 08.30 WIB)
- Garuda Indonesia (GIA 302), rute CGK – SUB (STA 09.30 WIB)
- Garuda Indonesia (GIA 322), rute CGK – SUB (STA 10.25 WIB)
- Garuda Indonesia ( GIA 312), rute CGK – SUB (STA 13.50 WIB)
- Citilink ( CTV 718), rute CGK – SUB (STA 10.55 WIB)
- Citilink ( CTV 736), rute CGK – SUB (STA 13.30 WIB)
- Citilink ( CTV 176), rute HLP – SUB (STA 14.00 WIB)
- Citilink (CTV 716), rute CGK – SUB (STA 16.45 WIB)
- Pelita Air (PAS 204), rute CGK – SUB (STA 12.15 WIB)
- Pelita Air (PAS 206), rute CGK – SUB (STA 16.00 WIB)
Keberangkatan (Departure):
- Batik Air (BTK 6391) rute SUB-CGK (STD 05.05 WIB)
- Pelita Air (PAS 213) rute SUB-CGK (STD 06.10 WIB)
- Lion Air (LNI 693) rute SUB-CGK (STD 07.40 WIB)
- Batik Air (BTK 6585) rute SUB-CGK (STD 10.10 WIB)
- Batik Air (BTK 7516) rute SUB-HLP (STD 10.55 WIB)
- Batik Air (BTK 7510) rute SUB-HLP (STD 07.30 WIB)
- Citilink (CTV 739) rute SUB-CGK (STD 09.00 WIB)
- Citilink (CTV 350) rute SUB-UPG (STD 08.55 WIB)
- Garuda Indonesia (GIA 305), rute SUB – CGK (STD 07.05 WIB)
- Garuda Indonesia (GIA 323), rute SUB – CGK (STD 08.20 WIB)
- Garuda Indonesia (GIA 303), rute SUB – CGK (STD 10.15 WIB)
- Garuda Indonesia (GIA 327), rute SUB – CGK (STD 11.10 WIB)
- Garuda Indoensia (GIA 317), rute SUB – CGK (STD 14.35 WIB)
- Citilink (CTV 719), rute SUB – CGK (STD 11.25 WIB)
- Citilink (CTV 737), Rute SUB - CGK (STD 14.00 WIB)
- Citilink (CTV 177), rute SUB – HLP (STD 14.35 WIB)
- Citilink (CTV 717), rute SUB – CGK (STD 17.15 WIB)
- Pelita Air (PAS 203), rute SUB – CGK (STD 10.45 WIB)
- Pelita Air (PAS 205), rute SUB – CGK (STD 13.25 WIB)
2. Penerbangan Penyesuaian / Standby :
Keberangkatan (Departure):
Lion Air (LNI 694), rute CGK – SUB (STD 10.35) \ Status standby
Kedatangan (Arrival):
Lion Air (LNI 697), rute CGK – SUB (STD 11.05 WIB)\ Status standby