JawaPos.com — Sebanyak 83 santri Ponpes Manba’ul Hikam, Sidoarjo, diduga menjadi korban keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mendapat penanganan di RS Siti Hajar pada Rabu (2/9/2026). Dari jumlah tersebut, 34 pasien menjalani rawat inap, sedangkan 49 lainnya mendapat perawatan rawat jalan.
Kondisi kesehatan para santri dilaporkan mulai membaik setelah sebelumnya mengalami keluhan usai menyantap menu MBG pada Selasa (1/9/2026) siang. Para santri tersebut berasal dari Ponpes Manba’ul Hikam di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
Baca Juga: Daftar Menu MBG yang Dikonsumsi 293 Santri Manbaul Hikam Sidoarjo Sebelum Keracunan
83 Pasien Ditangani RS Siti Hajar
Data terbaru RS Siti Hajar pada Rabu (2/9/2026) pukul 08.48 WIB mencatat total 83 pasien yang diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG. Dari jumlah itu, 34 santri masih menjalani rawat inap, sementara 49 pasien lainnya sudah masuk kategori rawat jalan.
Kondisi tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah ratusan santri dan santriwati sebelumnya dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Sidoarjo. Mereka mendapat penanganan medis setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi pada Selasa siang.
Baca Juga: 293 Santri Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo Subandi Pastikan Tidak Ada Korban Tewas
Kondisi Santri Mulai Membaik
Kabar baik datang dari kondisi para santri yang menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan. Pada Rabu (2/9/2026), sebagian pasien dilaporkan sudah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatan mereka dinilai membaik.
Meski demikian, puluhan pasien masih menjalani rawat inap di RS Siti Hajar untuk mendapatkan pemantauan dan penanganan medis lebih lanjut. Hingga pukul 08.48 WIB, tercatat 34 pasien masih dirawat inap di rumah sakit tersebut.
Baca Juga: Dinkes Sidoarjo: Total 293 Santri Ponpes Manbaul Hikam yang Diduga Keracunan MBG
Dugaan Keracunan MBG Masih Ditangani
Kasus dugaan keracunan makanan ini terjadi setelah para santri Ponpes Manba’ul Hikam mengonsumsi menu MBG pada Selasa (1/9/2026) siang. Setelah itu, sejumlah santri mengalami keluhan kesehatan hingga harus mendapatkan pertolongan medis di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.
Jumlah pasien yang tersebar di beberapa fasilitas kesehatan membuat penanganan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi masing-masing santri. Di RS Siti Hajar sendiri, sebanyak 83 pasien tercatat mendapat penanganan, dengan rincian 34 rawat inap dan 49 rawat jalan.
Perkembangan kondisi pasien menjadi perhatian utama setelah dugaan kejadian keracunan makanan tersebut. Data terbaru menunjukkan sebagian pasien sudah dapat meninggalkan rumah sakit, sedangkan pasien yang masih dirawat terus mendapatkan pemantauan dari tenaga medis.
Kasus ini juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan program MBG yang dikonsumsi para santri dalam jumlah besar. Namun, penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada para santri masih memerlukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan kondisi sebagian pasien yang mulai membaik, penanganan medis terhadap para santri terus dilakukan. RS Siti Hajar mencatat 83 pasien hingga Rabu (2/9/2026) pukul 08.48 WIB, terdiri atas 34 pasien rawat inap dan 49 pasien rawat jalan.