JawaPos.com - Bupati Kabupaten Sidoarjo Subandi memastika tidak ada korban jiwa dalam insiden dugaan keracunan yang terjadi pada 293 santri Pondok Pesantresn (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo,
Menurutnya, seluruh santri telah tertangani dengan baik. Mereka dirujuk ke delapan rumah sakit di Sidoarjo.
"Semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita yang meninggal itu hoaks, tidak benar. Kita sudah pastikan ada di tiga rumah sakit," kata Subandi dikutip dari Jawa Pos Radar Sidoarjo, Selasa (1/9) malam.
Bahkan kata Subandi, sebagian santri yang kondisinya mulai membaik diperbolehkan untuk pulang.
Baca Juga: Dinkes Sidoarjo: Total 293 Santri Ponpes Manbaul Hikam yang Diduga Keracunan MBG
Subandi merinci sekitar 58 santri yang dirawat di Rumah Sakit Siri Hajar juga tertangani dengan baik.
"Saya tadi sudah cek sampai dua kali di sini. Kita kontrol semuanya, kita cek satu per satu. Nanti hari ini kami pindah di Rumah Sakit Siti Hajar, kurang lebih ada sekitar 58. Juga tertangani dengan baik," ujarnya.
Diq menambahkan, penanganan medis dapat dilakukan dengan cepat karena para santri segera dibawa ke fasilitas kesehatan setelah mulai mengalami keluhan.
"Sementara hari ini juga sudah turun semua. Berarti hampir pasien kita, sementara sudah hampir kita nanti sebagian saya suruh pulang karena sudah membaik," imbuhnya.