JawaPos.com - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur masih berlanjut hingga hari ini, Rabu (26/8).
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, hingga Selasa (25/8) sekitar pukul 22.00 WIB, kobaran api terpantau masih menyala dan merembet dari area puncak ke bawah, tepatnya di kawasan Blok Ogal Agil.
Kabid KSDHE Dinas Kehutanan Jawa Timur (Dishut Jatim), Purnomo Probo Nugroho mengatakan sebanyak 30 personel tim gabungan dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman manual jalur darat (gebyok).
Baca Juga: Ramalan Karier Zodiak Aries Rabu, 26 Agustus 2026: Utamakan Stabilitas dan Rencana
Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Tahura Raden Soerjo, Perhutani, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Pasuruan, dan BPBD Kota Batu.
"Mereka (personel gabungan) berangkat melalui jalur Sumber Brantas Batu dan Tretes Pasuruan. Untuk vegetasi yang terbakar, mayoritasnya cemara gunung. Selebihnya, adalah alang-alang dan semak belukar," tuturnya, Rabu (26/8).
Selain jalur udara, BPBD Jatim juga mengerahkan Helikopter PK-DAP berkapasitas 1.000 liter untuk pemadaman jalur udara, yakni operasi water bombing. Operasi dilakukan delapan kali dengan total air 8.000 liter.
"Pada tanggal 21 (Jumat) sebetulnya api sempat padam. Tetapi karena cuaca di Arjuno yang mudah berubah, api menyala lagi. Mulai saat itulah kita laksanakan water bombing," tutur Kalaksa BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Libra 26 Agustus 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jawa Timur, hingga Selasa sore (25/8), area terdampak kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Arjuna - Welirang telah mencapai 146,85 Hektare.
Sebagai informasi, karhutla di kawasan Tahura Raden Soerio pertama kali dilaporkan pada Selasa (18/8). Saat itu, terdeteksi tiga titik api di bagian puncak dan lapangan kotak Gunung Arjuno-Welirang.
Akibat peristiwa tersebut, manajemen Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo menutup seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang, sejak Rabu (19/8) hingga waktu yang belum ditentukan. (*)