JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya memastikan proyek gorong-gorong di 100 titik untuk mengatasi banjir ditargetkan rampung pada bulan Oktober.
Kepala Bidang Drainase DSDABM Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan, proyek gorong-gorong itu tersebar di wilayah Surabaya Selatan, Timur dan Barat.
"Saluruan kami usahakan Oktober selesai sehingga kami juga siap untuk menghadapi musim penghujan ya," kata Adi saat dikonfirmasi, Selasa (25/8).
Adi menjelaskan bahwa pembangunan proyek gorong-gorong itu fokus memperlebar saluran agar mampu menampung lebih banyak air ketika hujan.
Baca Juga: Polres Tanjung Perak Surabaya Ungkap 23 Kasus Narkoba, 27 Tersangka Ditangkap
"Saluran yang dulu bisa menampung air, kini sudah enggak bisa. Makanya dilebarkan. Kalau misalnya melebarkan itu bukan melebarkan saja termasuk kami meninggikan jalannya juga," jelasnya.
Dengan daya tampung saluran yang makin besar, diharapkan tidak sampai muncul genangan di jalanan saat hujan.
Kalaupun terjadi genangan akibat curah hujan yang amat tinggi, diharapkan bisa cepat surut.
Karena itu, dia meminta pengertian masyarakat jika memang dalam proses pengerjaan membuat masyarakat tidak nyaman, karena banyaknya debu yang dihasilkan.
"Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk menangani masalah banjir dengan melakukan pembangunan saluran konektivitas salurannya itu gitu loh, supaya menyambung semua," jelasnya.
Baca Juga: Pameran Mobil Bekas Digelar di Surabaya, Target Kredit Tumbuh 30–40 Persen
Selain gorong-gorong, pengerjaan rumah pompa juga ditargetkan rampung antara bulan Oktober hingga November.