← Beranda
DPC PDIP Surabaya Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa asal NTT yang Terdampak Gempa
Ardini PramithaMinggu, 23 Agustus 2026 | 05.57 WIB
DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyalurkan bantuan sembako kepada mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menempuh pendidikan di Surabaya. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menyalurkan bantuan sembako kepada mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menempuh pendidikan di Surabaya.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga mahasiswa terdampak gempa di daerah asal mereka.

Penyaluran bantuan dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Ia bersama Forum Komunikasi Pemuda NTT (FKP NTT) Surabaya, Sabtu (22/8) memberikan bantuan.

Ratusan paket sembako disiapkan lewat gotong royong kader PDI Perjuangan Surabaya. Bantuan diharapkan bantu mahasiswa yang kesulitan memenuhi kebutuhan akibat keluarga mereka di NTT.

Armuji mengatakan, gempa yang melanda NTT berdampak ke mahasiswa yang ada di Surabaya. Sebagian dari mereka masih mengandalkan dukungan ekonomi keluarga di kampung halaman.

“Banyak keluarga mahasiswa di NTT yang terdampak gempa. Komunikasi terhambat, listrik padam, aktivitas ekonomi juga terganggu. Karena itu kami bergotong royong mengumpulkan bantuan sembako untuk meringankan beban adik-adik mahasiswa yang sedang kuliah di Surabaya,” kata Armuji.

Selain sembako, DPC PDI Perjuangan Surabaya buka posko di kantor partai di Jalan Setail. Posko dapat dimanfaatkan mahasiswa NTT untuk menyampaikan kebutuhan maupun berkomunikasi.

Armuji menyebut perhatian terhadap mahasiswa NTT adalah tanggung jawab bersama. Mereka jauh dari keluarga jadi butuh dukungan saat daerah asal bencana.

“Sebagai kepala daerah dan Ketua DPC PDIP Surabaya, saya bertanggung jawab terhadap adik-adik yang datang jauh dari NTT. Jika ada kesulitan, silakan berkomunikasi dengan kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tindak lanjut instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Instruksi untuk membantu masyarakat terdampak gempa NTT.

Armuji mengajak masyarakat Surabaya memberikan dukungan kepada warga NTT. Dia berharap penanganan bencana berjalan cepat supaya kondisi warga kembali normal.

“Yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga. Kami berdoa agar saudara-saudara kita di NTT diberi kekuatan, kesehatan, dan kondisi segera pulih kembali,” pungkasnya.

Sekretaris Wilayah Forum Pemuda NTT, Filmon Lai, mengatakan kondisi di beberapa wilayah Flores belum pulih sepenuhnya. Gempa susulan masih terasa di Nagekeo, Ende, Manggarai, hingga Maumere.

Kondisi ini berpengaruh ke mahasiswa NTT di Surabaya. Putusnya komunikasi dan listrik mengakibatkan keluarga sulit mengirim biaya kuliah dan kebutuhan hidup.

“Banyak mahasiswa yang orang tuanya terdampak langsung. Komunikasi masih putus-sambung karena listrik padam. Otomatis pengiriman biaya kuliah dan kebutuhan hidup juga terganggu, apalagi mendekati masa pengisian KRS semester baru,” kata Filmon.

Dia mengapresiasi kepedulian DPC PDI Perjuangan Surabaya yang bantu mahasiswa NTT. Dukungan ini selain memenuhi kebutuhan sehari-hari juga beri ketenangan pada mahasiswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Armuji dan DPC PDIP Surabaya yang hadir dan memikirkan kondisi mahasiswa NTT. Ini bukan hanya bantuan materi, tapi juga dukungan moral bagi kami,” tuturnya.

Filmon berharap pemerintah beri perhatian kepada mahasiswa yang terdampak tidak langsung akibat bencana. Salah satunya dengan stimulus atau keringanan biaya pendidikan.

Baca Juga: Sudah Terima 1.541 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT, BNPB: Lebih dari 954 Ton Terdistribusi

"Salah satunya melalui stimulus atau keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa," tandasnya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan