← Beranda
Gas LPG Bocor Picu Ledakan di Rumah Warga Surabaya, Pemilik Luka Bakar 90 Persen
Ardini PramithaJumat, 21 Agustus 2026 | 03.39 WIB
Kondisi rumah warga di Jalan Juwingan usai ledakan LPG. (Istimewa)

JawaPos.com - Ledakan terjadi di sebuah rumah di Jalan Juwingan 72-D, Surabaya, Kamis (20/8) sekitar pukul 03.00 WIB. 

Insiden tersebut menyebabkan pemilik rumah, Kholis Badrizaman (51), mengalami luka bakar serius.

Kholis kini menjalani perawatan di rumah sakit setelah tubuhnya terbakar akibat ledakan yang diduga dipicu kebocoran gas LPG.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Besok Jumat, 21 Agustus 2026: Cinta, Karier, Keuangan, dan Kesehatan

Anak korban, Chusaini Agus Naim, menuturkan kejadian bermula saat salah seorang anggota keluarganya mencium bau gas yang menyengat dari area kompor.

Bahkan, terdengar suara gas keluar dari saluran LPG. Kondisi itu kemudian dilaporkan kepada Kholis yang berusaha memperbaiki bagian yang mengalami kebocoran.

“Awalnya kakak saya mencium bau LPG, seperti suara nggeos. Kemudian ayah dipanggil untuk membetulkan LPG,” kata Chusaini.

Persoalan justru berujung petaka ketika kompor kembali dinyalakan setelah perbaikan. Diduga, gas yang sudah terlanjur memenuhi ruangan tersulut api hingga memicu ledakan.

Baca Juga: Kamu Punya Salah Satunya? 6 Hobi Unik Ini Ternyata Tanda IQ Tinggi dan Cuma Dinikmati Orang Kaya!

Chusaini yang saat itu sedang tidur di lantai atas rumah langsung terbangun mendengar suara ledakan. Warga sekitar pun berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Korban kemudian dievakuasi dari dalam rumah dan dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan keterangan keluarga, luka bakar yang dialami Kholis mencapai sekitar 90 persen pada bagian tubuhnya.

“Sekarang bapak di rumah sakit. Kata dokter lukanya sekitar 90 persen, seluruh badan,” ujarnya.

Ledakan tersebut juga menimbulkan kerusakan pada bagian rumah. Sejumlah kaca di lantai bawah dilaporkan pecah akibat kuatnya hentakan.

Tetangga korban, Khoirul, mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras pada dini hari. Warga bahkan sempat mengira suara tersebut menyerupai gempa.

“Kejadiannya sekitar jam tiga malam. Suaranya keras sekali, duar. Seperti gempa,” ungkapnya.

Usai kejadian, warga turut mengamankan tabung LPG dari lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya lanjutan.

EDITOR: Bintang Pradewo