← Beranda
4 Korban KMP Mutiara Sentosa II Belum Ditemukan, Basarnas Buka Peluang Pencarian Kembali
Novia HerawatiJumat, 7 Agustus 2026 | 20.43 WIB
Petugas SAR gabungan saat melakukan persiapan evakuasi korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Madura, Minggu (2/8). (Dokumentasi Basarnas Surabaya)

JawaPos.com - Basarnas resmi menghentikan operasi SAR korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II di Perairan Utara Sumenep, Pulau Madura pada Selasa (4/8).

Di tengah keputusan tersebut, sejumlah keluarga korban mendatangi Posko Penanganan Penumpang KMP Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka berharap anggota keluarganya dapat segera ditemukan.

JawaPos.com menghimpun ada empat keluarga korban yang melaporkan kehilangan. Nama mereka tidak tercantum dalam daftar 338 korban yang terevakuasi, baik korban selamat maupun korban meninggal dunia.

Empat korban tersebut, yakni Bustam Sanusi (sopir ekspedisi), Andik Herman (sopir ekspedisi), Abdul Manan (koki atau kru KMP Mutiara Sentosa II), dan Abdurrahman (sopir mobil boks).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit menjelaskan bahwa operasi SAR tidak serta merta diakhiri, melainkan dialihkan ke operasi rutin kesiapsiagaan.

Selama masa operasi kesiapsiagaan, posko terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak telah dibubarkan dan setiap instansi mengoperasikan posko di kesatuannya masing-masing.

"Meski demikian, apabila ada laporan korban (kebakaran KMP Mutiara Sentosa II) yang perlu dievakuasi maka akan dikomunikasikan ke semua unsur posko sesuai fungsi masing-masing" tutur Nanang.

Bagi keluarga korban yang merasa kehilangan sanak saudara dapat membuat laporan pengaduan ke Polres Tanjung Perak dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Pelabuhan Tanjung Perak.

Berikut hotline pengaduan yang bisa dihubungi keluarga korban:

  1. Posko Aduan Polres Tanjung Perak: +62 857-1230-0616
  2. PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku erusahaan Kapal: +62 812-1396-7955
    Jl. Perak Timur No.206, Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur 60164 (031) 3284800

"Keluarga yang merasa kehilangan sanak saudaranya (dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II) bisa melapor dan nantinya akan di verifikasi datanya oleh KSOP Tanjung Perak dan pihak perusahaan kapal," imbuhnya.

Basarnas masih menunggu data resmi yang telah divalidasi KSOP dan perusahaan pemilik kapal. Jika laporan tersebut diterima, pencarian akan kembali dilakukan berdasarkan data resmi yang disampaikan kedua pihak tersebut.

"Basarnas akan kembali melakukan pencarian (korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II) berdasarkan dengan data yang sudah dilaporkan atau diberikan oleh KSOP ataupun perusahaan kapal," pungkas Nanang.

Kronologi singkat

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya - Makassar, mengalami kecelakaan laut di Perairan Utara Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur pada Minggu pagi (2/8).

Laporan awal insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Madura, diterima Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya dari pihak Syahbandar Tanjung Perak dan PT ALP pada Minggu (2/8) pukul 08.24 WIB.

Sementara pihak perusahaan kapal mendapat info dari nahkoda bahwa kapal terbakar di ujung utara madura sekitar pukul 06.00 - 07.00 WIB dan setelahnya nahkoda tidak dapat dihubungi kembali.

Pada hari ketiga pencarian, Selasa siang (4/8), Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 238 korban KMP Mutiara Sentosa II, dengan rincian, 233 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia.

Kepala Basarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii mengatakan jumlah tersebut sudah sesuai dengan data manifes yang dilaporkan KSOP, perusahaan operasi kapal, dan keterangan nahkoda kapal.

"Karena itu, secara resmi saya sampaikan bahwa operasi SAR secara khusus dalam penanganan kedaruratan KM Mutiara Sentosa II secara resmi saya alihkan kepada operasi rutin oleh Kantor SAR Surabaya," tutur Syafii.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra