← Beranda
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Telan 5 Korban Jiwa, KNKT Cari Bukti Penyebab Insiden
Novia HerawatiRabu, 5 Agustus 2026 | 02.48 WIB
Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT, Alaik Nurwahyudi memastikan pihaknya akan terus mencari bukti untuk mengungkap penyebab insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II, yang menewaskan lima orang.

Investigator Keselamatan Pelayaran KNKT, Alaik Nurwahyudi mengatakan proses penyelidikan tidak mudah karena tim harus lebih dulu menemukan keberadaan bangkai kapal yang telah tenggelam di Perairan Utara Sumenep. 

"Idealnya memang kita harus menemukan sampai ke evidence (barang bukti) yang akan mendukung analisis kita, terutama kondisi kapalnya," ucapnya dalam konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (4/8).

Dari penuturan pihak Basarnas, KMP Mutiara Sentosa II sudah tidak ada di permukaan lagi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi KNKT dalam pencarian bukti-bukti insiden kebakaran tersebut. 

"Pertama kita harus memastikan di mana dulu posisi kapalnya, kemudian bagaimana kita melakukan pemeriksaan bawah airnya kalau kapalnya memang ketemu di bawah air, bukan di permukaan," imbuhnya.

Alaik menyebut penyelidikan juga tidak hanya berfokus pada pemeriksaan fisik bangkai kapal, tetapi mencakup aspek lain yang berkaitan dengan penyebab insiden.

Meski pada kejadian sebelumnya kapal berhasil ditemukan di perairan berarus kuat, situasi kali ini dinilai lebih menantang. Karena itu, KNKT memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar investigasi dapat berjalan optimal

"Jadi tentunya ini tidak mudah dengan kondisi seperti ini, di laut terbuka, kedalaman sekitar 50 meter. Resource tentunya akan lebih besar lagi kalau dibandingkan dengan kejadian tahun kemarin," pungkas Alaik.

Kejadian yang dimaksud adalah insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa I pada Mei 2017 di Timur Laut Kepulauan Masalembo, Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur. 

Kronologi singkat

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II mengalami kecelakaan laut di Perairan Utara Sumenep, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur pada Minggu pagi (2/8). 

KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Kapal tersebut melayani rute utama Surabaya - Makassar dengan waktu tempuh 40 jam atau 1 hari 16 jam. 

Laporan awal insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Madura, diterima Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya dari pihak Syahbandar Tanjung Perak dan PT ALP pada Minggu (2/8) pukul 08.24 WIB. 

Sementara pihak perusahaan kapal mendapat info dari nahkoda bahwa kapal terbakar di ujung utara madura sekitar pukul 06.00 - 07.00 WIB dan setelahnya nahkoda tidak dapat dihubungi kembali. 

Pada hari ketiga pencarian, Selasa (4/8), Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 238 korban KMP Mutiara Sentosa II, dengan rincian, 233 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia. 

Kepala Basarnas, Marsdya TNI Mohammad Syafii mengatakan jumlah tersebut sudah sesuai dengan data manifes yang dilaporkan KSOP, perusahaan operasi kapal, dan keterangan nahkoda kapal.

"Karena itu, secara resmi saya sampaikan bahwa operasi SAR secara khusus dalam penanganan kedaruratan KM Mutiara Sentosa II secara resmi saya alihkan kepada operasi rutin oleh Kantor SAR Surabaya," tutur Syafii. 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra