JawaPos.com - Basarnas mengakhiri operasi SAR korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II di perairan Sumenep, Selasa (4/8). Selanjutnya, pencarian akan dialihkan ke operasi rutin.
Hal tersebut disampaikan Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii dalam konferensi pers di Posko Penanganan Penumpang KMP Mutiara Sentosa II di Terminal GSN, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Syafii menjelaskan, keputusan mengakhiri operasi SAR diambil setelah data manifest dan jumlah korban yang terevakuasi dinyatakan telah sinkron, yakni 238 orang. Terdiri atas 233 selamat dan 5 meninggal dunia.
"Karena itu, secara resmi saya sampaikan bahwa operasi SAR secara khusus dalam penanganan kedaruratan KM Mutiara Sentosa II secara resmi saya alihkan kepada operasi rutin," tutur Syafii.
Baca Juga: Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II Tuntas, 5 Meninggal, 233 Selamat
Operasi rutin tersebut merupakan operasi kesiapsiagaan yang berada di bawah kendali Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya.
Meski berstatus operasi rutin, Basarnas tetap memfokuskan pemantauan di perairan lokasi kebakaran.
Posko pengaduan juga tetap dibuka untuk mengantisipasi laporan adanya korban yang belum ditemukan.
"Kita semuanya berharap tidak sampai ada pengaduan keluarga yang belum ditemukan. Dan andai saja ada pengaduan, kita akan buka operasi lagi untuk melaksanakan pencarian," pungkas Syafii.
Sebagai informasi, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II mengalami kecelakaan laut di Perairan Utara Sumenep, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur pada Minggu pagi (2/8).
Baca Juga: 62 Korban Selamat KMP Mutiara Sentosa II Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).
Kapal tersebut melayani rute utama Surabaya-Makassar dengan waktu tempuh 40 jam atau 1 hari 16 jam.
Laporan awal insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Madura, diterima Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya dari pihak Syahbandar Tanjung Perak dan PT ALP pada Minggu (2/8) pukul 08.24 WIB.
Sementara pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara madura sekitar pukul 06.00 - 07.00 WIB dan setelahnya nakhoda tidak dapat dihubungi kembali. (*)
Baca Juga: KMP Mutiara Sentosa II Kebakaran, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Total Sistem Transportasi Laut