JawaPos.com - Polda Jawa Timur mengerahkan dua helikopter untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban KMP Mutiara Sentosa II, yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Minggu (2/8).
Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto saat meninjau korban KMP Mutiara Sentosa di Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya, Senin (3/8).
"Dari Polda satu (helikopter), dan dari Mabes Polairud juga satu. Sama, untuk membantu teman-teman melakukan kegiatan pencarian. Mudah-mudahan semuanya bisa diselamatkan," tuturnya.
Baca Juga: Ras Ajai, Aktor Film Bob Marley: One Love Tewas Ditembak di Bagian Kepala
Irjen Pol Nanang menegaskan, fokus utama saat ini adalah menyelamatkan seluruh korban yang masih dalam proses evakuasi. Ia berharap seluruh penumpang yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi dengan selamat.
"Jadi dari awal kita sampaikan, kita bersama teman-teman dari Basarnas, Angkatan Laut, dan semua stakeholder sudah melakukan kegiatan yang sama, yaitu untuk pertolongan korban dulu, itu yang penting," imbuhnya.
Terkait lima korban KMP Mutiara Sentosa II yang meninggal dunia, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim telah melakukan proses ante mortem untuk mengidentifikasi identitas korban.
"Sedangkan yang lain (korban selamat) ini kan masih dalam perjalanan. Jadi biarkan kami konsentrasi dulu pada penyelamatan ini. Kita fokus dulu pada pertolongan korban selamat," tegas Nanang.
Kronologi singkat
KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Kapal tersebut melayani rute utama Surabaya - Makassar dengan waktu tempuh 40 jam.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit mengatakan laporan awal insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 diterima Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya dari pihak Syahbandar Tanjung Perak dan PT ALP.
"Petugas Siaga Kantor SAR Surabaya terima telepon pukul 08.24 WIB dari Petugas Siaga Syahbandar Tanjung Perak bahwa ada kapal terbakar di perairan utara Sumenep, Madura," ujarnya.
Semenit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran menghubungi Kantor SAR Surabaya. Perusahaan melaporkan KMP Mutiara Sentosa 2 dengan sekitar 250 penumpang mengalami kebakaran saat berlayar menuju Makassar.
"Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nahkoda bahwa kapal terbakar di ujung utara madura sekitar pukul 06.00 - 07.00 WIB dan setelah itu nahkoda tidak dapat dihubungi kembali," imbuh Nanang.
Kepanikan para penumpang terekam jelas dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, penumpang tampak berkumpul di geladak kapal sambil mengenakan jaket pelampung berwarna oranye.
Sementara asap hitam pekat membumbung dan menyelimuti sebagian lambung. Beberapa penumpang nekat menceburkan diri ke laut, sebagian penumpang lainnya memilih tetap di dek menunggu pertolongan.
Hingga pukul 05.28 WIB, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 234 korban, dengan rincian 229 korban selamat dan 5 korban meninggal dunia. Penyebab kecelakaan masih belum diketahui. (*)