JawaPos.com - Kebakaran hebat menghanguskan 3 lapak dan 1 rumah di Jalan Dukuh Kupang Gang 29, Kecamatan Dukuh Pakis, Kota Surabaya, pada Minggu (19/7). Kobaran api diduga berasal dari tabung LPG.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya M Rokhim membenarkan adanya kebakaran di wilayah tersebut. Laporan warga diterima pada pukul 19.12 WIB.
"Setelah menerima laporan, Unit Tempur Pos Pakis TVRI langsung menuju ke lokasi kejadian dan tiba pukul 19.18 WIB. Petugas kami langsung melakukan pemadaman," ujar Rokhim dalam keterangannya, Minggu (19/7).
Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Jastip Tiket Konser BTS Berlanjut, ARMY Lapor Polisi
Setelah kurang lebih satu jam petugas berjibaku, api pokok berhasil dihadapkan dan TKP dinyatakan kondusif pada pukul 20.44 WIB. Rokhim memastikan tak ada kornan jiwa dalam insiden tersebut.
"Jadi yang mengalami kebakaran ini 3 lapak pedagang dan 1 rumah dengan luas kurang lebih 8 meter x 15 meter. Korban jiwa nihil, tetapi seluruh bangunan hangus terbakar," sambung M Rokhim.
Adapun korban adalah S selaku pemilik rumah di Jalan Dukuh Kupang 29/3, ACF, 21, penjaga Kios Nasi Goreng; TMF, 21, penjaga Kios Parfum; dan A, 27, penjaga Kios Warkop.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Awasi Ketat Parkir Mal hingga Kafe, Tarif Wajib Berizin dan Transparan
Rokhim mengatakan, DPKP Kota Surabaya mengerahkan 9 unit tempur dan 6 unit tim rescue untuk menangani insiden kebakaran yang melanda lapak dan rumah di Jalan Dukuh Kupang Gang 29.
Rinciannya: 2 Unit Tempur Pos Pakis TVRI, 1 Unit Tempur Poskotis Joyoboyo, 1 Unit Tempur Pos Grudo, 2 Unit Tempur Rayon 4 Wiyung, 1 Unit Tempur Rayon 1 Pasar Turi, 1 Unit Tempur Rayon 5 Margomulyo. Kemudian 1 Unit Tempur Pos Jambangan, 6 Unit Tim Rescue.
"Penyebab kebakaran diduga dari LPG Lapak (yang mengalami kebocoran). Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," tandas Rokhim.